2 years ago
1 min read

Tantangan Anies Membuat Parpol Baru

Politikus Senior Zulfan Lindan. {Foto: Totalpolitik.com)

JAKARTA – Politisi senior, Zulfan Lindan, memberikan saran kepada mantan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Anies Baswedan, untuk tidak mendirikan partai politik (parpol) baru.

Menurutnya, Anies akan berhadapan dengan masalah pendanaan apabila mendirikan parpol baru. Kemudian, Zulfan juga menyorot persaingan yang akan terjadi antara parpol baru Anies dengan parpol-parpol yang sudah ada dalam memperebutkan dukungan.

“Kita sarankan janganlah. Ya, biayanya mahal kan, satu. Kedua, apa Anies punya uang sekitar Rp 2 triliun lebih. Udahlah, kalau dia maju sebagai cagub atau capres itu banyak yang nyumbang,” katanya dalam Total Politik.

“Partai ini kan lihat yang lain PPP (Partai Persatuan Pembangunan) aja nyungsep, yang udah begitu, Anies pula (mau bikin partai) lagi. Kan community-nya itu-itu juga. Nanti paling kan dari Partai Ummat pindah ke situ, ya kan. PBB pindah ke situ. Partai Buruh belum tentulah, belum tentu kalau Partai Buruh,” sambungnya.

Zulfan menyarankan agar Anies melanjutkan kontribusinya terhadap negara dengan membangun lembaga ilmu pengetahuan yang mengumpulkan para cendekiawan dari seluruh belahan dunia untuk menyumbangkan pemikiran-pemikiran mereka kepada Indonesia.

“Ya, jangan bikin partai. Udah dia bikin institut satu yang serius. Kemudian institut itu menjadi tempat berkumpulnya cendekiawan-cendekiawan besar di dunia ini, ya kan. Dari berbagai negara, kan hebat,” ujarnya.*

Baca juga: Maju Pilpres Lagi, Anies Harus Jadi Oposisi

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Go toTop

Jangan Lewatkan

PDIP Bantah Klaim Zulfan Lindan soal Permintaan Khusus Megawati ke Prabowo

JAKARTA — Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) Pusat

Menakar Ide Koalisi Permanen

JAKARTA – Pada pertemuan dengan Koalisi Indonesia Maju Plus (KIM
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88