4 months ago
9 mins read

Kisah Petugas Haji: Ketika Allah Memanggil Dua Kali

Ferdi Setiawan, anggota MCH 2026 Daker Bandara. (Foto: MCH 2026)

MADINAH – Musim haji selalu menghadirkan cerita yang berbeda bagi setiap orang. Bagi sebagian jemaah, perjalanan ke Tanah Suci menjadi penantian yang akhirnya terbayar setelah belasan hingga puluhan tahun menunggu. Bagi para petugas, musim haji justru menjadi waktu ketika mereka harus mendahulukan ribuan orang lain sebelum memikirkan dirinya sendiri. 

Di antara mereka, ada Ferdi Setiawan, seorang jurnalis yang untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Arab Saudi bukan hanya untuk berhaji, tetapi juga mengemban amanah sebagai Petugas Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja Bandara.

Hari-harinya di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah dan Bandara Amir Mohammad bin Abdul Azis (AMAA), Madinah nyaris tak pernah benar-benar lengang. Sejak pagi hingga malam, ia bersama petugas lain mengikuti arus  kedatangan dan kepulangan jemaah Indonesia, memastikan setiap informasi tersampaikan dengan baik kepada masyarakat di tanah air. 

Bagi sebagian orang, tugas itu mungkin hanya sebatas pekerjaan jurnalistik. Namun bagi Ferdi, setiap hari yang dijalani di Tanah Suci adalah kesempatan untuk melayani tamu-tamu Allah dengan kemampuan yang ia miliki.

Ia tidak pernah membayangkan akan berada di posisi itu. Beberapa tahun sebelumnya, Ferdi dan istrinya telah mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji reguler. Seperti jutaan umat Islam Indonesia lainnya, mereka bersiap menunggu antrean panjang yang diperkirakan baru akan berakhir pada 2034.

Penantian itu tidak pernah ia keluhkan. Baginya, panggilan ke Baitullah bukan semata soal nomor porsi, melainkan sepenuhnya berada dalam kehendak Allah.

Keyakinan itu semakin menguat ketika pada pengujung 2024 ia berkesempatan menunaikan ibadah umrah bersama putra sulungnya. Di depan Ka’bah, di tengah lautan manusia yang datang dari berbagai penjuru dunia, Ferdi memanjatkan doa yang sangat sederhana. 

Ia berharap Allah kembali memperkenankannya datang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Tidak ada target waktu, tidak ada syarat apa pun. Ia hanya menitipkan harapan itu kepada Sang Pemilik Baitullah.

Doa serupa rupanya juga dipanjatkan sahabatnya sesama jurnalis, Aiman Witjaksono. Saat berada di Multazam, Aiman mendoakan agar Ferdi segera mendapat kesempatan berhaji. Ketika mengingat kembali momen itu, Ferdi selalu merasa bahwa ada banyak doa yang bekerja dalam diam, jauh sebelum dirinya menerima kabar sebagai petugas haji.

“Rasanya seperti tidak percaya. Saya pernah berdoa saat umrah agar bisa kembali ke Tanah Suci. Mas Aiman juga mendoakan saya di Multazam. Ketika akhirnya benar-benar berada di sini, saya hanya bisa mengucapkan Alhamdulillah,” kenangnya.

Kesempatan itu datang bukan melalui jalur yang selama ini ia bayangkan. Setelah bergabung sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Sinpo TV dan Sinpo.id, namanya dipercaya menjadi bagian dari Media Center Haji. Penugasan itu sekaligus menjadi jawaban atas doa yang pernah dipanjatkannya beberapa bulan sebelumnya.

Ferdi melihat semua itu bukan sebagai kebetulan. Ia percaya Allah selalu memiliki cara sendiri untuk mempertemukan seorang hamba dengan rumah-Nya. Terkadang jalan itu datang melalui antrean panjang, terkadang melalui pengabdian.

Seorang lelaki biasa
Keyakinan seperti itulah yang selama ini menjadi pegangan Ferdi dalam menjalani hidup. Di luar pekerjaannya sebagai jurnalis, ia mengaku tidak memiliki kisah yang istimewa. Paginya dimulai dengan mengantar dua anak perempuannya ke sekolah, sementara putra sulungnya menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren di Banten. 

Setelah itu, ia memimpin aktivitas redaksi, mengajar mahasiswa komunikasi di Universitas Dian Nusantara Jakarta, lalu pulang untuk kembali menjadi suami dan ayah bagi keluarganya.

“Tidak ada yang spesial dari saya. Saya hanya menjalani kehidupan sederhana, bekerja, mengurus keluarga, mengajar, dan berusaha menjalankan kewajiban sebaik mungkin,” ujarnya.

Di tengah kesibukan itu, ada tiga prinsip hidup yang selalu ia pegang. Pertama, menjaga silaturahmi tanpa membedakan siapa pun. Kedua, tidak pernah meremehkan orang lain. Ketiga, berbuat baik tanpa menghitung untung rugi. Ketiga prinsip itu sederhana, tetapi justru menjadi fondasi yang membentuk perjalanan hidupnya selama bertahun-tahun.

“Saya percaya silaturahmi akan menambah berkah dan rezeki. Jangan pernah meremehkan orang lain, karena di hadapan Allah semua sama. Siapa pun yang kita temui harus dihargai,” katanya.

Ia tidak pernah menghitung apakah prinsip-prinsip itu akan membawanya ke mana. Namun ketika akhirnya dipercaya menjadi petugas haji, Ferdi merasa semua perjalanan hidupnya seperti dirangkai menjadi satu.

Pengalaman sebagai wartawan, kebiasaannya bertemu banyak orang, hingga keyakinannya untuk selalu menjaga hubungan baik dengan siapa pun, perlahan menemukan maknanya di Tanah Suci.

Di antara tugas di Daker Bandara. (Foto: MCH 2026)

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88