4 months ago
8 mins read

Kisah Petugas Haji: Lelaki yang ‘Menjaga Madinah’ dari Belakang Layar

Mohammad Tohir, tenaga pendukung PPIH Arab Saudi 2026 Daker Madinah. (Foto: Chairul Akhmad/MCH 2026)

Ibadah yang bernama siaga
Ada satu kata yang berulang kali muncul ketika Tohir menjelaskan pekerjaannya: standby. Bagi tenaga pendukung, bekerja di musim haji berarti selalu siap. Siap dipanggil kapan saja. Siap membantu siapa saja. Siap bergerak bahkan ketika tubuh sebenarnya ingin beristirahat.

“Kami harus selalu siap, selalu standby. Meskipun tidak bersentuhan dengan jemaah langsung, kami selalu siap melayani petugas reguler yang membutuhkan kami,” katanya.

Standby, dalam bahasa Tohir, bukan hanya soal menunggu. Ia adalah bentuk kesiapsiagaan yang aktif. Ketika rapat mendadak digelar, ia harus bergerak. Ketika kamar perlu dibersihkan untuk petugas yang baru datang, ia harus bergerak. Ketika konsumsi harus dikirim ke sektor, ia harus bergerak. Ketika ada kebutuhan alat, belanjaan, atau pengaturan ruang, ia harus bergerak.

Karena itu, Tohir tidak melihat pekerjaannya semata-mata sebagai rutinitas teknis. Ia meniatkannya sebagai ibadah.

“Kami niatkan pekerjaan ini sebagai ibadah kepada Allah,” ujarnya. “Setiap langkah yang kami gerakkan adalah bagian dari ibadah.”

Kalimat itu menjelaskan banyak hal tentang cara Tohir bertahan sembilan musim haji. Ia mungkin lelah, tapi ia punya alasan untuk tetap bertahan. Ia mungkin tidak selalu terlihat, tapi ia tahu pekerjaannya punya tempat dalam rangkaian pelayanan yang lebih besar. Ia mungkin bukan pengambil keputusan, tetapi ia percaya keputusan-keputusan baik untuk jemaah tak akan lahir dari ruang yang kacau dan orang-orang yang kelelahan tanpa dukungan.

Mengapa tenaga pendukung itu penting
Tohir tahu, di mata publik tenaga pendukung (Tepung)—dulu disebut tenaga musiman (Temus)—sering dianggap lapisan paling belakang dalam struktur pelayanan haji. Padahal, menurutnya, justru ada fungsi penting yang hanya bisa dijalankan oleh orang-orang seperti mereka.

Salah satunya adalah pengetahuan lapangan. “Tenaga pendukung itu tahu medan, tahu wilayah,” kata dia.

Di Arab Saudi, terutama pada masa operasional haji, pengetahuan tentang medan bukan perkara sepele. Ia menyangkut rute, lokasi, ritme kota, pola pergerakan, hingga kebiasaan di lapangan. Sopir-sopir tenaga pendukung tahu jalan, tim lapangan tahu kebutuhan sektor, dan orang-orang seperti Tohir—yang memang bermukim di Arab Saudi—tahu ritme operasional di Daker dari tahun ke tahun. 

Karena itu, meski tidak membuat kebijakan, mereka adalah orang-orang yang membantu kebijakan itu benar-benar berjalan.

Tohir mengaku salah satu koordinasi yang paling sering dilakukan dengan sektor, kloter, atau bandara adalah soal konsumsi dan kebutuhan perlengkapan. Kadang sektor datang langsung ke Daker, kadang Daker mengirim kebutuhan ke sektor, kadang semua harus diputuskan cepat agar operasional tidak tersendat.

Di situlah tenaga pendukung bekerja: menambal kekurangan, menghubungkan kebutuhan, memastikan detail-detail kecil tidak jatuh ke lantai dan dilupakan.

Pelajaran dari Madinah
Sembilan musim haji membuat Tohir mengumpulkan banyak pelajaran. Ia tidak menyebutnya dengan istilah-istilah besar. Ia hanya menyebut hal-hal yang menurutnya paling terasa: disiplin, kesabaran, dan pengetahuan bahwa ilmunya masih jauh dari cukup.

“Setelah berada di Daker Madinah, bertemu dengan bapak-bapak dan ibu-ibu dari pusat, kami merasa ilmu kami ternyata masih jauh,” ujarnya.

Bagi Tohir, musim haji bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga tempat belajar. Belajar melihat bagaimana para pengambil keputusan bekerja, belajar mengelola tekanan, belajar menahan diri ketika berhadapan dengan otoritas Saudi, belajar menjaga sikap di tengah suasana yang kadang tegang, dan belajar bahwa pelayanan haji adalah kerja besar yang tidak bisa ditopang oleh satu dua orang saja.

Ia juga merasakan sendiri perubahan penyelenggaraan haji tahun ini. Menurutnya, operasional 2026 terasa lebih tertata dibanding tahun sebelumnya. Salah satu yang paling ia rasakan adalah penyederhanaan Muassasah—penyelenggara haji di Saudi—yang membuat urusan perhotelan dan perpindahan barang lebih tertib.

“Sekarang lebih teratur, lebih bagus,” ujarnya. “Jauh lebih enak daripada tahun lalu.”

Namun, sebaik apa pun sistem bekerja, Tohir tetap percaya bahwa musim haji pada akhirnya bertumpu pada manusia-manusia yang bersedia menjaga satu sama lain. Dari petugas yang mengambil keputusan, sopir yang mengantar, tenaga pendukung yang membersihkan kantor, hingga jemaah yang berusaha tertib mengikuti arahan.

Lelaki yang ingin kembali lagi
Jika diberi kesempatan kembali bertugas tahun depan, Tohir tidak perlu berpikir lama. “Insya Allah kami sangat bersedia,” katanya.

Bahkan, menurutnya, setiap tahun ia memang selalu mendaftar. Alasannya tidak rumit. Ia ingin terus mengabdi kepada jemaah. Ia ingin tetap menjadi bagian dari pelayanan, pembinaan, dan perlindungan bagi jemaah haji Indonesia. Ia ingin terus merasakan bahwa pekerjaan yang tampak kecil itu ternyata bisa menjadi jalan ibadah dan pengabdian kepada negara.

Barangkali, di mata orang lain, Tohir hanyalah lelaki yang menyiapkan minuman, membersihkan kantor, memeriksa kamar, atau membuatkan mi instan untuk petugas yang terlalu sibuk hingga tak sempat turun makan. Tetapi di dalam musim haji, ia adalah bagian dari simpul yang membuat semuanya tetap berjalan.

Ia tahu, tak semua pekerjaan harus berdiri di depan. Ada yang memang ditakdirkan bekerja dari belakang, memastikan yang di depan tetap tegak.

Dan selama kantor Daker Madinah harus bersih, ruang rapat harus siap, petugas harus ditopang, dan jemaah harus dilayani, Mohammad Tohir tampaknya akan tetap datang dengan keyakinan yang sama: bahwa bahkan pekerjaan yang paling sunyi pun bisa menjadi jalan untuk mengabdi kepada tamu-tamu Allah.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88