9 months ago
2 mins read

Dua Animator Alami Kriminalisasi dan Pemerasan

Ilustrasi. (Foto: ABC)

JAKARTA – CL dan TA, dua orang pelaku animasi berpengalaman dari Indonesia dan Korea, menjadi korban kriminalisasi dan korban pemerasan dalam proses hukum. 

Kriminalisasi terhadap CL dan TA bermula dari mundurnya mereka dari sebuah perusahaan animasi (SSE) tempat mereka bekerja karena tidak puas dengan kondisi perusahaan dan pimpinan yang berfoya-foya menghamburkan uang perusahaan. 

CL dan TA tetap diberikan akses email dan google drive karena masih dimintai bantuan oleh mantan pimpinan dan pekerja di SSE. CL bahkan sempat meminjamkam uang untuk membayar internet perusahaan. 

Namun, situasi berubah ketika perusahaan terus merugi sehingga CL dan TA dijadikan kambing hitam dan dilaporkan ke Mabes Polri dengan tuduhan melakukan akses ilegal yang melanggar Pasal 32 ayat (1) jo Pasal 48 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman 8 tahun penjara.

Dalam menjalani proses hukum tersebut, CL dan TA justru menjadi korban pemerasan oleh jaksa yang berkomplot dengan pengacara dan penerjemah. CL dan TA diminta untuk menyerahkan uang, jika tidak maka akan ditahan, kasus dipersulit, dan hukuman diperberat. 

Sebanyak total Rp 2.400.000.000 kemudian telah diserahkan, dan jaksa RZ meminta kembali uang sebesar Rp 500.000.000. Karena CL dan TA enggan memberikan uang, patut diduga proses hukum menjadi berlarut.  

Total sudah 290 hari kasus ini disidangkan di PN Tangerang. Tuntutan bahkan ditunda 6 kali dengan alasan jaksa belum siap dengan tuntutan. Hal yang sangat janggal dalam kasus pidana tuntutan ditunda hingga 6 kali persidangan.

AMAR Law Firm and Public Interest Law Office (AMAR) kemudian melaporkan hal tersebut kepada Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas) dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Pada 17 Desember 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemudian menangkap jaksa RZ pelaku pemerasan bersama penerjemah dan mantan pengacara CL dan TA. KPK kemudian menyerahkan kasus tersebut untuk diproses oleh Kejaksaan Agung. Dua orang jaksa lain kemudian juga ditangkap dan ditahan. 

Pada 9 Desember 2025, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menuntut CL dan TA dengan tuntutan 1 tahun dan denda 400 juta rupiah. Pada 22 Desember 2025, kuasa hukum mengajukan nota pembelaan (pleidoi) yang menegaskan bahwa CL dan TA merupakan korban kriminalisasi dan sudah sepatutnya dibebaskan. 

Adapun pembelaan setidaknya berdasarkan tiga alasan. Pertama, terdapat keterangan dan bukti percakapan yang menunjukkan bahwa CL dan TA dimintai bantuan oleh Direktur SSE sehingga membutuhkan akses email dan drive. 

Kedua, keterangan beberapa saksi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perlakuan oleh SSE terhadap pekerja yang lain. Hal mana setiap pekerja yang sudah tidak bekerja di SSE langsung diputus akses ke email dan juga google drive. 

Ketiga, keterangan dua ahli yang menyatakan bahwa tidak terdapat mens rea dan unsur perbuatan melawan hukum dalam kasus CL dan TA.

Berdasarkan hal tersebut di atas, AMAR sebagai kuasa hukum mendesak beberapa hal sebagai berikut:

  1. Kejaksaan Agung untuk memproses kasus pemerasan oleh jaksa RZ dkk dengan profesional dan transparan.
  2. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih kasus pemerasan di Kejaksaan Agung jika Kejaksaan Agung tidak professional dan transparan.
  3. Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung untuk mengawasi kasus ini hingga berkekuatan hukum tetap.
  4. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberi perlindungan terhadap semua saksi dalam kasus pemerasan oleh jaksa RZ dkk.
  5. Majelis hakim untuk membebaskan atau setidaknya melepaskan CL dan TA yang merupakan korban kriminalisasi.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU PT. Pertamina

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan tiga tersangka

Membunuh Reputasi Tanpa Menuduh

JAKARTA – Mengapa juru bicara lembaga penegak hukum wajib menyampaikan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88