2 months ago
7 mins read

Kisah Petugas Haji: Keraguan yang Mengantarnya Menjadi Pelayan Tamu Allah

Maya Puspitasari, anggota MCH 2026 Daker Makkah. (Foto: MCH 2026)

Ujian diri
Ada pelajaran lain yang juga ia rasakan selama menjalankan ibadah haji. Sebelum datang ke Tanah Suci, Maya tentu sudah sering mendengar bahwa ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik. 

Namun baru setelah menjalaninya sendiri ia memahami mengapa begitu banyak orang mengatakan bahwa haji adalah ibadah yang menguji seluruh diri manusia.

“Ibadah haji mengajarkan bahwa perjalanan menuju Allah bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga perjalanan fisik,” katanya.

Selama berada di Tanah Suci, ia merasakan sendiri bagaimana jemaah harus berjalan kaki dalam jarak yang jauh, menghadapi cuaca yang sangat panas, berdesakan dengan jutaan manusia, menahan rasa lelah, bahkan berkali-kali harus mengalahkan ego sendiri. Semua itu menjadi bagian dari perjalanan yang harus dijalani.

“Saya jadi memahami mengapa orang-orang mengatakan bahwa haji adalah ibadah yang menguji seluruh diri kita. Bukan hanya hati, tetapi juga tubuh, kesabaran, dan keikhlasan.”

Kalimat itu lahir dari pengalaman yang ia jalani sendiri selama bertugas.

Perjalanan tersebut juga membuat Maya merasa lebih mudah menitikkan air mata. Ia tidak sedang berbicara tentang satu peristiwa tertentu. Air mata itu justru datang dalam banyak kesempatan.

“Selama di Tanah Suci, saya mudah sekali menitikkan air mata,” katanya. “Mengingat dosa-dosa, saya menangis. “Pun saat mengingat begitu banyak kebaikan Allah dalam hidup saya.”

Baginya, perjalanan ke Tanah Suci menghadirkan ruang untuk melihat kembali perjalanan hidup yang telah ia jalani selama ini.

Ia merasa Allah sedang memberikan kesempatan yang mungkin belum tentu datang untuk kedua kalinya.

“Saya merasa Allah sedang memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri, memperbaiki hubungan dengan-Nya, memperbaiki ibadah saya, dan juga memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.”

Kesempatan itulah yang ingin ia manfaatkan sebaik mungkin selama berada di Tanah Suci.

Di tengah tugasnya sebagai petugas haji, Maya juga menemukan pelajaran lain yang tidak kalah penting. Ia belajar bahwa melayani jemaah dengan tulus juga merupakan bagian dari ibadah.

“Sebagai petugas haji, saya belajar bahwa melayani jemaah dengan tulus juga merupakan bentuk ibadah,” tuturnya.

Menurut Maya, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk selalu berada di shaf terdepan ketika salat atau berlama-lama beribadah di masjid. Akan tetapi, ketika seorang petugas membantu jemaah yang kebingungan, menenangkan mereka yang sedang cemas, atau memudahkan urusan mereka, di situlah ia belajar memahami makna hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia).

“Bahwa mencintai Allah juga harus tercermin dalam cara kita memperlakukan manusia.”

Kalimat itu menjadi salah satu pelajaran yang paling ia rasakan selama bertugas. Sebab baginya, perjalanan spiritual tidak pernah berdiri sendiri. Hubungan manusia dengan Allah juga tercermin dari bagaimana seseorang memperlakukan manusia lainnya.

Berharap akhir yang baik
Di pengujung masa tugasnya di Tanah Suci, ada satu doa yang semakin sering hadir dalam renungan Maya. Doa itu sebenarnya bukan doa baru.

Ia mengatakan bahwa doa tersebut sudah lama ia panjatkan. Namun setelah menjalani perjalanan haji, doa itu terasa memiliki makna yang berbeda.

“Perjalanan ini juga membuat saya banyak merenungkan doa yang selama ini sering saya panjatkan, semoga Allah memberikan akhir kehidupan yang khusnul khatimah,” ujarnya.

Maya mengaku tidak pernah tahu apakah kesempatan datang ke Tanah Suci merupakan jawaban atas doa itu. Namun perjalanan ini membuatnya merasa sedang diingatkan tentang sesuatu yang sangat mendasar.

“Saya tentu tidak tahu apakah perjalanan ini adalah jawaban dari doa itu. Tetapi saya merasa Allah sedang mengingatkan saya, bahwa jika benar saya menginginkan akhir yang baik, maka yang harus saya benahi bukan hanya akhir hidup saya, melainkan cara saya menjalani hidup sejak hari ini,” ujarnya.

Bagi Maya, perjalanan haji bukan hanya mengajarkannya tentang rangkaian ibadah yang dijalankan di Makkah dan Madinah. Perjalanan itu juga mengajaknya melihat kembali apa yang selama ini dikejar dalam kehidupan.

Di hadapan Ka’bah, ia merasa seperti diingatkan kembali pada kenyataan yang sering terlupakan. “Bahwa dunia ini bukan tujuan, melainkan tempat singgah.”

Kalimat itu menjadi penutup dari seluruh perenungan yang ia bawa selama berada di Tanah Suci. Ia menyadari bahwa jabatan, pekerjaan, penghargaan, bahkan berbagai hal yang selama ini dikejar dengan sungguh-sungguh pada akhirnya akan ditinggalkan.

“Yang benar-benar akan menemani kita hanyalah amal.”

Kesadaran itu tidak membuat Maya berhenti mencintai pekerjaannya ataupun mengurangi tanggung jawabnya sebagai seorang istri dan ibu. Justru sebaliknya, ia merasa perjalanan ini mengajarkannya untuk menjalani semua peran itu dengan kesadaran yang berbeda.

Baginya, bekerja tetap penting. Menjalankan tanggung jawab terhadap keluarga juga tetap penting. Namun semua itu pada akhirnya harus bermuara pada satu tujuan yang sama, yaitu menjadi amal yang bernilai di hadapan Allah.

Karena itulah, ketika ditanya apa yang ingin ia bawa pulang dari perjalanan ini, Maya tidak berbicara tentang pengalaman meliput penyelenggaraan haji ataupun kesempatan berada di Tanah Suci.

Ia ingin membawa perubahan dalam cara memandang hidup. Perubahan yang membuatnya lebih berhati-hati dalam menentukan prioritas. Perubahan yang membuatnya terus memperbaiki hubungan dengan Allah sekaligus hubungan dengan sesama manusia. Perubahan yang mengingatkannya bahwa kehidupan di dunia hanyalah persinggahan.

Di akhir perbincangan, Maya Puspitasari menutup kisahnya dengan doa yang sederhana, tetapi merangkum seluruh harapannya selama berada di Tanah Suci.

“Semoga Allah menerima amal ibadah kita. Shalat kita, sujud kita, rukuk kita, puasa dan haji kita.”

Ia lalu mengakhiri kalimat itu dengan lirih. “Amin, ya Rabbal Alamin.”*

Komentar

Your email address will not be published.

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global
Go toTop

Jangan Lewatkan

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak

Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45 Persen

JAKARTA — Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) 2026 mencapai 91,45
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88