2 months ago
6 mins read

Kisah Petugas Haji: Di Tangga Darurat, Ia Belajar Arti Melayani Tamu Allah

Bhery Hamzah, anggota MCH 2026 Daker Madinah. (Foto: MCH 2026)

Jauh dari rumah, dekat dengan jemaah
Bhery bertugas di Madinah lebih dari 70 hari. Selama itu pula ia meninggalkan anak dan istrinya di rumah. Ada satu momen yang terus ia ingat sebelum berangkat: anak pertamanya yang masih kecil menangis dan melarang ayahnya pergi. Beberapa hari sebelum keberangkatan, anak itu bahkan berkali-kali berkata bahwa papanya tak boleh berhaji.

Kenangan itu kerap muncul di sela-sela tugas. Saat malam mulai sepi. Saat tubuh lelah. Saat melihat jemaah-jemaah sepuh yang membuatnya teringat keluarga di rumah. Ia rindu anak, istri, suasana rumah, obrolan biasa, bahkan masakan keluarga. 

Tetapi mungkin justru karena jauh dari rumah itulah, jemaah-jemaah Indonesia yang ia temui di Madinah perlahan berubah menjadi keluarga kedua. Ada bapak yang harus diantar karena lupa hotel. Ada jemaah yang kehilangan sandal di pelataran Nabawi. Ada yang terpisah dari rombongan dan hanya bisa bicara bahasa daerah. Ada yang kebingungan karena kartu kamarnya tertinggal di dalam.

Bagi Bhery, membantu mereka membuat keberadaannya di Madinah terasa punya makna yang sangat konkret. Ia tidak sekadar ada untuk mengirim berita. Ia ada untuk berguna.

Bertugas sepenuh hati
Mungkin di situlah musim haji mengubah cara Bhery memandang ibadah. Sebelum datang ke Tanah Suci, ibadah mungkin lebih mudah dibayangkan dalam bentuk shalat, doa, atau ritual-ritual yang akrab bagi seorang Muslim. 

“Di Madinah saya menemukan bentuk lain dari ibadah. Meminjamkan sandal, mengantar jemaah pulang ke hotel, mencarikan kursi roda, membuka kamar, atau sekadar menemani orang tua yang ketakutan karena terpisah dari rombongan,” ujarnya.

Ia belajar bahwa pelayanan tidak selalu hadir dalam momen-momen besar. Kadang ia justru datang dalam pekerjaan yang nyaris tak terlihat, yang selesai dalam hitungan menit, dan yang tak akan pernah dianggap penting kalau dikerjakan di luar Tanah Suci. Tetapi di Madinah, di tengah tubuh-tubuh lelah yang datang dari perjalanan panjang, hal kecil semacam itu bisa berarti banyak. 

Bhery tak sedang menyelamatkan dunia ketika naik ke lantai tujuh untuk mengantar kunci kamar seorang jemaah. Ia juga tak sedang melakukan sesuatu yang heroik saat membantu membawa konsumsi ke lantai enam. 

Ia hanya hadir di saat yang tepat, untuk orang yang sedang membutuhkan bantuan. Mungkin itu saja. Tetapi justru dari situ ia belajar bahwa melayani tamu Allah bukan pertama-tama soal jabatan, seragam, atau pembagian tugas. Ia adalah kesediaan untuk tidak menutup mata ketika ada orang lain yang sedang kesulitan.

Dan kadang, pelajaran itu datang di tempat yang tak terduga. Di lorong hotel. Di pelataran Nabawi. Di samping kursi roda seorang ibu yang tetap ikhlas meski baru kehilangan banyak hal. Atau di tangga darurat Hotel Front Taiba, ketika lift penuh, tubuh lelah, dan satu-satunya pilihan adalah terus naik.

Bhery Hamzah datang ke Tanah Suci sebagai jurnalis yang ditugaskan meliput operasional haji. Tetapi ia pulang dengan sesuatu yang lebih sunyi dan lebih dalam: keyakinan bahwa kerja-kerja kecil yang dilakukan dengan ikhlas bisa menjadi bentuk pengabdian yang paling jujur. Bahwa melayani tamu Allah, pada akhirnya, mungkin memang sesederhana itu.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88