5 days ago
1 min read

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

Doa dan Zikir Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Silang Monumen Nasional (Monas). (Foto: Kemenhaj)

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), Sabtu (1/8/2026).

Melalui kegiatan tersebut, Kemenhaj berharap semangat persatuan, pengabdian, dan gotong royong terus menguat di tengah masyarakat. Acara diikuti berbagai elemen lintas agama, mulai dari pelajar, mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga.

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan kehadiran ASN Kemenhaj dalam agenda tersebut menegaskan komitmen kebangsaan dalam mengemban amanah pelayanan haji, baik di Tanah Air maupun di Tanah Suci.

“Doa dan zikir kebangsaan ini merupakan ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT, sekaligus permohonan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan perlindungan, persatuan, dan kekuatan untuk terus melangkah bersama mengisi kemerdekaan,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, semangat nasionalisme perhajian tidak berhenti pada simbol atau seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam setiap aspek penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, integritas aparatur, profesionalisme petugas, serta pelayanan yang semakin berkualitas menjadi fondasi utama penyelenggaraan haji.

“Nasionalisme perhajian adalah ketika setiap elemen bekerja dengan penuh integritas, memastikan setiap jemaah memperoleh pelayanan terbaik, baik sejak proses persiapan di Tanah Air hingga menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci,” tegasnya.

Teguh juga menyampaikan transformasi penyelenggaraan haji harus terus diarahkan pada tata kelola yang semakin akuntabel, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi pada jemaah. Menurutnya, semangat kemerdekaan menjadi energi penting untuk membangun budaya kerja yang inovatif dan kolaboratif.

“Dari Monas, kita satukan niat dan ikhtiar untuk menyongsong era baru penyelenggaraan haji Indonesia yang lebih prima, akuntabel, transparan, dan bermartabat di mata dunia. Semangat kemerdekaan harus menjadi inspirasi bagi seluruh insan perhajian untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan haji yang berorientasi pada jemaah. Langkah tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.*

Komentar

Your email address will not be published.

Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kisah Petugas Haji: Belajar Menahan Diri di Tanah Suci

MAKKAH — Abdul Rahman Ahdori tidak pernah membayangkan akhirnya bisa menginjakkan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88