54 minutes ago
1 min read

Makkah Siap Sambut Jemaah Gelombang Pertama dari Madinah

Kepala Daerah Kerja Makkah, Ihsan Faisal. (Foto: MCH 2026)

MAKKAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah memastikan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Madinah. Kedatangan perdana dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026.

Kepala Daerah Kerja Makkah, Ihsan Faisal, menyampaikan bahwa pada hari pertama akan ada 12 kloter yang diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah. Sektor 7 di wilayah Misfalah menjadi titik awal penerimaan jemaah.

“Insyaallah, Daker Makkah akan menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Madinah pada 30 April 2026. Data yang kami miliki, ada 12 kloter yang akan diberangkatkan pada hari pertama,” ujar Ihsan, Rabu (29/4/2026).

Proses pemberangkatan jemaah dilakukan menggunakan bus antar kota antar provinsi (AKAP) sesuai standar operasional prosedur yang berlaku di Arab Saudi. Jadwal keberangkatan diatur mulai pukul 07.00 pagi hingga batas akhir sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Kloter pertama yang dijadwalkan berangkat adalah YIA 1 dari embarkasi Yogyakarta, yang akan meninggalkan Madinah pukul 07.00 dan diperkirakan tiba di Makkah sekitar pukul 13.00.

Setibanya di Makkah, jemaah tidak langsung turun dari bus. Petugas terlebih dahulu melakukan verifikasi identitas, termasuk pemeriksaan kartu Nusuk dan dokumen perjalanan yang telah dikelola oleh petugas.

“Setelah pemeriksaan selesai, petugas akan naik ke bus untuk memberikan arahan kepada jemaah terkait langkah-langkah yang harus dilakukan saat pertama tiba di Makkah,” kata Ihsan.

Dalam skema layanan yang disiapkan, pengambilan kunci kamar dilakukan oleh ketua rombongan (karom). Setelah itu, jemaah baru diarahkan turun dari bus dan langsung menuju kamar masing-masing dengan pendampingan petugas sektor.

Menariknya, seluruh barang bawaan jemaah ditangani oleh petugas khusus dari pihak markaz dan hotel, sehingga jemaah tidak perlu membawa bagasi sendiri sejak turun dari bus hingga ke kamar.

“Barang-barang bagasi akan ditangani oleh petugas. Jemaah bisa langsung masuk kamar dengan nyaman tanpa harus mengurus bagasi,” jelasnya.

Setelah tiba dan beristirahat, jemaah akan mendapatkan informasi lanjutan terkait pelaksanaan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.

Dengan skema layanan tersebut, PPIH berharap proses kedatangan jemaah di Makkah berjalan tertib, nyaman, dan minim kendala, sekaligus memastikan kesiapan jemaah dalam menjalankan ibadah utama di Tanah Suci.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

Dapur Nusantara di Tanah Suci Jaga Kualitas Konsumsi Jemaah Haji

MADINAH — Di balik ribuan porsi makanan yang tersaji untuk

88 Kloter Berangkat ke Tanah Suci, Layanan Jemaah di Madinah Berjalan Lancar

JAKARTA — Pemerintah menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88