58 minutes ago
1 min read

47 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, 20 Persen Lansia

Jemaah haji Indonesia di Bandara AMAA, Madinah. (Foto: MCH 2026)

MADINAH — Arus kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah terus meningkat. Hingga Rabu (29/4/2026) pukul 06.15 Waktu Arab Saudi (WAS), tercatat sebanyak 132 kelompok terbang (kloter) dengan total 47.737 jemaah telah mendarat di Tanah Suci.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basyir, menyebut dari jumlah tersebut sebanyak 10.196 jemaah merupakan lanjut usia. Artinya, sekitar 20 persen jemaah yang telah tiba di Madinah masuk kategori lansia dan membutuhkan perhatian layanan khusus.

“Untuk update hari ini, sebanyak 132 kloter dengan total 47.737 jemaah sudah landing di Madinah. Dari jumlah tersebut, jemaah lansia mencapai 10.196 orang atau sekitar 20 persen,” ujar Basyir.

Ia juga memastikan seluruh jemaah dari kloter BTH telah tiba dengan lancar. Sebanyak 440 jemaah mendarat pada pukul 20.22 WAS dan langsung diberangkatkan menuju hotel tanpa ada yang tertinggal.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah BTH sudah landing dan langsung diberangkatkan ke Madinah tepat waktu. Ada satu jemaah yang sempat diobservasi kesehatannya, namun setelah itu kondisinya membaik dan bisa kembali bergabung dengan kloternya,” katanya.

Basyir mengungkapkan puncak kedatangan jemaah haji gelombang pertama diprediksi terjadi pada 6 Mei 2026, dengan total 21 kloter yang akan tiba dalam satu hari. Jumlah ini lebih tinggi dibanding hari-hari sebelumnya yang rata-rata berkisar 18 hingga 19 kloter.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya menyiapkan strategi layanan berbasis data, khususnya terkait jumlah jemaah lansia dan kebutuhan kursi roda.

“Kami akan cek data dari 21 kloter itu, berapa jumlah jemaah lansia dan yang membutuhkan kursi roda, sehingga bisa dipersiapkan dengan baik. Peran petugas harus maksimal karena titik layanan cukup berjauhan, dari fast track ke terminal haji hingga area zero,” jelasnya.

Selain itu, PPIH juga mulai menyiapkan skema transisi dari gelombang pertama ke gelombang kedua. Pada 7 Mei 2026, jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai mendarat di Jeddah, sementara layanan di Madinah masih tetap berjalan.

“Kami akan membagi personel agar layanan untuk jemaah yang landing di Makkah maupun Madinah tetap optimal dan terlayani dengan baik,” tutup Basyir.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Bus Jemaah di Madinah, Kemenhaj Tegaskan Disiplin KBIHU

JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia bergerak cepat merespons

47 Ribu Jemaah Berangkat, Kemenhaj Tekankan Keselamatan

JAKARTA — Memasuki hari ke-9 operasional haji 1447 H/2026 M, Kementerian
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88