4 months ago
1 min read

KBRI Tunis Angkat Diplomasi sebagai Seni Dialog

Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tunis. (Foto: KBRI Tunis)

TUNIS — Diplomasi tak selalu hadir dalam ruang formal yang kaku. Di Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tunis justru mengangkat pendekatan berbeda: dialog santai yang sarat makna. 

Melalui diskusi buku Dialog Santai di Pinggir Danau yang digelar di Elkram, Tunis, pada 27 April 2026, diplomasi ditampilkan sebagai seni percakapan yang membumi.

Buku ini merupakan hasil dialog antara wartawan senior Tunisia, Muhammad Mathri Shumayda, dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi. Sekitar 100 pertanyaan diajukan dan dijawab secara komprehensif, mencakup berbagai isu lintas sektor.

Antusiasme publik terlihat jelas. Ratusan warga Tunisia memadati Paviliun Indonesia yang tampil sebagai Tamu Kehormatan dalam ajang literasi internasional tersebut. Diskusi ini menjadi salah satu magnet yang memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi budaya.

Dalam paparannya, Zuhairi menekankan bahwa inti diplomasi terletak pada kemampuan berdialog secara setara dan terbuka.

“Dalam buku ini, yang ditekankan adalah dialog. Diplomasi pada hakikatnya seni berdialog, bernegosiasi, dan mencari titik-temu. Sebab itu, diperlukan kesetaraan, ketulusan, dan keterbukaan,” ujarnya, Senin (27/4/2026). 

“Dialog santai, bagi seorang diplomat, merupakan skill penting, dan fokus pada substansi. Jika diplomasi dipahami sebagai upaya untuk mendikte, mengalahkan, apalagi menjajah, maka hampir dipastikan diplomasi akan mengalami kegagalan,” lanjut Dubes yang dikenal humoris itu.

Ia juga menyoroti konteks global saat ini yang dinilainya mengalami kemunduran dalam praktik diplomasi.

“Ketika perang dijadikan pilihan, maka diplomasi mati atau sengaja dimatikan. Sebab itu, pilihan untuk melakukan dialog santai dari hati ke hati menjadi pilihan terbaik. Dialog santai dalam buku ini mengurai banyak hal perihal diplomasi sebagai seni berdialog,” kata dia.

Seorang diplomat, lanjut Zuhari, mesti menguasai banyak hal, karena tema diplomasi sangat luas. Mulai dari soal politik, ekonomi, kebudayaan, pendidikan, pariwisata, ketenagakerjaan, dan hukum.

Sementara itu, penulis Muhammad Mathri Shumayda mengaku menikmati proses dialog yang menjadi ruh buku tersebut. Ia melihat diplomasi bukan sekadar praktik antarnegara, tetapi juga nilai kemanusiaan yang universal.

“Kami bisa melihat dan merasakan langsung, bahwa diplomasi merupakan seni yang sangat terkait dengan memanusiakan manusia. Diplomasi adalah kehidupan, dan menjadikan kehidupan lebih adil, nyaman, dan damai,” ujarnya.

Melalui forum ini, Indonesia tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan secara simbolik, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya dialog di tengah dunia yang kian diwarnai konflik.*

Komentar

Your email address will not be published.

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global
Go toTop

Jangan Lewatkan

Dubes Zuhairi: Mahasiswa Indonesia Harus Bersiap Bangun Peradaban Bangsa

TUNIS — Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi,

80 Ribu Pengunjung Serbu Paviliun Indonesia di Pameran Buku Tunisia

TUNIS — Paviliun Indonesia mencatat capaian impresif dalam ajang Pameran
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88