JAKARTA – Organisasi Kerakyatan DPP Projo, menggelar acara rutin setiap Ramadhan dengan buka puasa bersama dan memberi santunan kepada anak yatim dan duafa.
Dalam kegiatan itu, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengatakan di bulan Ramadhan yang baik ini, DPP Projo tetap konsisten untuk berbakti kepada kaum rentan seperti anak yatim dan kaum duafa.
Dalam suasana hangat dan kebersamaan, Budi Arie juga memberi arahan kepada pimpinan Projo di daerah terkait pandangan DPP Projo dalam melihat situasi nasional akhir-akhir ini.
“Kita harus jujur pada realitas bahwa situasinya memang tidak mudah. Ini bukan hanya di Indonesia. Banyak negara juga menghadapi situasi yang sama bahkan lebih parah akibat ketegangan global,” kata Budi Arie, dalam acara buka bersama DPP Projo yang diselingi kegiatan santunan yatim piatu dan kaum duafa, Selasa (10/3/2026).
Meskipun begitu, Budi Arie terus mengajak kader-kader Projo untuk tetap membangun optimisme, bahkan turun tangan membantu pemerintah dengan segala keterbatasan organisasi. Karena dirinya memiliki tanggung jawab moril untuk menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo.
“Projo ini bukan saja organ pendukung Prabowo-Gibran. Kita melampaui dari itu, ya inisiator, ya martir. Dan kepada teman-teman daerah saya berterima kasih terhadap konsistensi membantu program prioritas Presiden Prabowo. Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada pada kita,” lanjut Budi Arie.
Hal ini, sambung Budi Arie, sejalan dengan Presiden Prabowo yang menegaskan semua pihak tentu menyadari kondisi bangsa yang saat ini masih menghadapi banyak kendala, kesulitan, dan kekurangan.
“Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas,” kata Prabowo.
Prabowo tidak menampik dan mengakui mereka yang memiliki kinerja luar biasa. Tetapi di sisi lain, kepala negara memberikan sorotan terhadap mereka yang mengecewakan.
Dalam pernyataan ini Presiden Prabowo juga sangat menyadari bahwa banyak jajaran pembantu Presiden (Kementerian) yang tidak layak dan gagal menjalankan program prioritas Presiden.*
