2 years ago
16 mins read

Indonesia Memasuki Tahun ‘Vivere Pericoloso’

Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden pertama Indonesia, Ir Sukarno. (Foto: Web)

Politik harus di re-tool

Masalah ekonomi sudah penulis bahas, Masalah keamanan yang lekat dengan geopolitik juga disurvei secara agak panjang. Kini, penulis ingin membahas alat-alat politik domestik yang perlu diperhatikan juga. Kesehatan dari alat-alat politik di Tanah Air, beserta politiknya, menentukan apakah Indonesia ke depannya bisa menghadapi tantangan-tantangan dunia di sekitarnya.

Itu juga yang disinggung oleh Sukarno dalam pidatonya yang berjudul “Tahun Vivere Pericoloso” tepat hari ini, genap 60 tahun yang lalu. Saat itu, ia berkata kepada rakyat Indonesia kalau alat-alat politik harus diubah. Mengacu kepada Manifesto Politik (Manipol) sebelumnya, mereka harus di-retool agar bisa memberikan dampak baik yang optimal bagi kehidupan rakyat banyak di Indonesia.

“Seperti kukatakan di dalam Manipol, yang harus diritul (re-tool) adalah ‘semua alat-alat perjuangan; badan eksekutif, yaitu Pemerintah, kepegawaian, dan lain sebagainya, vertikal dan horizontal; badan legislatif, yaitu DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)’…” ujar Sukarno.

Esensi dari politik menurut Sukarno adalah machtsvorming dan machtsaanwending. Kalau diterjemahkan, maka politik adalah ‘pembentukan kekuatan’ dan ‘penggunaan kekuatan’ itu demi mencapai suatu tujuan. Itu dijelaskan dalam pidato-pidato dan tulisan-tulisannya yang lain dari pidato “Tahun Vivere Pericoloso”. Tapi itu lah esensi politik menurut Sukarno.

Hingga kini, baik machtsvorming maupun machtsaanwending tetap dilakukan. Derap langkah politisi-politisi dari tingkat desa hingga nasional yang sebisa mungkin mengupayakan manunggaling atau bersatu dengan rakyat masih mengupayakan itu.

Akan tetapi, pemandangan politik di Republik yang mana penulis kini menjadi salah satu warga negaranya kian hari semakin memperlihatkan pembentukan kekuatan yang pada akhirnya digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan yang jauh dari kepentingan rakyat.

Pada saat tulisan ini dikarang, dari jauh-jauh hari sebetulnya untuk mengejar momentum perayaan HUT RI ke-79, masyarakat dan jagat maya dihebohkan oleh manuver beberapa politisi yang menunjukkan betapa jauhnya laku mereka dari kehendak rakyat kebanyakan.

Seorang calon kepala daerah dengan tingkat elektabilitas terkuat di suatu daerah terancam untuk gagal maju karena tidak mendapatkan dukungan partai. Adapun partai-partai yang awalnya menyuarakan dukungan mereka kepadanya menarik diri secara teratur.

Tidak sedikit yang menyalahkan partai-partai karena mereka seolah-olah membuang begitu saja aspirasi kebanyakan warga di daerah tersebut ke dasar laut. Tapi tidak salah juga kalau ada orang-orang yang menyalahkan sang calon karena punya keengganan bergabung dengan salah satu partai politik pendukungnya agar perhitungan partai secara politik pun jadi lebih mudah.

Itu tentunya tanpa mengesampingkan adanya kabar bahwa semua partai saling terkunci oleh kekuasaan eksisting yang khawatir akan potensi sang calon menjadi oposisi yang tangguh ke depannya.

Selain itu, seorang ketua umum (ketum) partai yang berhasil membawa kemenangan gemilang bagi partainya dalam pemilihan legislatif (pileg) lalu juga mengundurkan diri secara tiba-tiba. Setelahnya, banyak kabar yang beredar kalau ia menjadi sasaran dari operasi politik kekuasaan yang hendak memperpanjang cengkeramannya kepada pemerintahan yang akan datang.

Tapi bukan itu inti permasalahannya. Masalahnya terletak di laku elite-elite partai politik beserta politisi-politisi yang tidak menunjukkan kesesuaian dengan kehendak rakyat kebanyakan.

Ada kegagalan dalam hal kekuasaan, yaitu meliputi eksekutif dan legislatif, atau pemerintahan dan parlemen, untuk memahami kehendak rakyat dan bertindak sesuai dengannya. Di sisi lain, ada ketidakdewasaan dari tidak sedikit politisi, termasuk sang calon kepala daerah yang punya elektabilitas tinggi itu, untuk menyikapi politik sebagai urusan yang ‘lebih besar daripada diri mereka’.

Dalam hal kehidupan politik di negara ini, bukan hanya partai politik-partai politik yang harus diminta perubahan sikap dan lakunya. Tapi jari telunjuk juga perlu diarahkan kepada rakyat yang hingga kini masih memungkinkan ‘politik uang’.

Memang, tidak bisa nafikan kalau tidak sedikit dari rakyat Indonesia yang menerima politik uang karena kondisi hidup yang mengitari mereka. Akan tetapi, politik uang merupakan terus mendistorsi pelaksanaan demokrasi yang harusnya berjalan atas dasar aspirasi rakyat jadi sesuatu yang bisa ditentukan oleh faktor uang.

Demikian, instrumen-instrumen politik harus di re-tool. Perlu disusun sistem yang sedemikian rupa agar supaya machtsvorming dan machtsaanwending bisa dilakukan secara dewasa dan bertanggungjawab demi menjawab tuntutan ‘Amanat Penderitaan Rakyat’. Sekurang-kurangnya, machtsvorming dan machtsaanwending politik bisa mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.

Selain itu, bangsa Indonesia, yaitu pemerintah dan rakyatnya, juga harus di re-tool agar supaya bisa menggunakan alat-alat politik mereka secara dewasa dan bertanggungjawab dalam mewujudkan tujuan-tujuannya.

Jikalau selama ini permasalahan ekonomilah yang menjadi batu ganjalan politik dilakukan secara sehat dan konstruktif, seperti politik uang yang memengaruhi pengambilan keputusan orang banyak di setiap pemilihan umum-pemilihan umum, maka tepat kemakmuran, kesejahteraan, kekayaan itu yang juga harus diupayakan. Di sini, permasalahan politik berkaitan erat dengan masalah ekonomi yang dibahas sebelumnya.

Ever onward, never retreat!

Vivere Pericoloso, atau dalam bahasa asli Italianya Vivere Pericolosamente, hidup penuh bahaya. Bahtera Republik Indonesia kita ini sedang menghadapi samudera tahun hidup penuh bahaya. Dan bukan cuma tahun, tapi tahun-tahun penuh bahaya.

Ekonomi dunia menunjukkan gejala-gejala perlambatan, bellum in perpetua, bukan pacis in perpetua terjadi di beberapa tempat, dan politik dalam negeri jauh dari kata ‘beres’.

Semua masalah itu mengintai kehidupan bangsa Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya sudah terjadi. Dan semuanya itu terjadi secara bersamaan, tidak memberikan jeda bagi bangsa Indonesia untuk menyandarkan badan sejenak untuk beristirahat.

Tapi bukan solusi apabila bangsa Indonesia mengabaikan atau bahkan kabur dari permasalahan-permasalahan itu. Sebetulnya, bangsa Indonesia tidak bisa melarikan diri dari fakta yang menancap sebagai kenyataan memagari kehidupannya saat ini. Permasalahan-permasalahan itu harus dihadapi dengan badan, terutama kepala yang tegak.

1 Comment

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Anis Matta: Dunia Sedang Mencari Tatanan dan Tata Kelola Baru

JAKARTA – Dunia, menurut Anis Matta, sedang berada dalam masa

Salah Asuhan Penyebab Indonesia Karut-Marut

JAKARTA – Kenapa Indonesia bisa mengalami keadaan yang begitu karut-marut
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88