2 years ago
5 mins read

Jazilul Fawaid: Akademikus dan Politikus

Wakil Ketua MPR RI dan Waketum PKB, Jazilul Fawaid. (Foto: Totalpolitik.com)

Kesannya DPR lebih banyak bekerja daripada MPR, bagaimana Anda menjelaskan hal ini?

Karena kerja MPR itu bukan kerja teknis. Tidak membuat undang-undang, tidak mem-product undang-undang, tidak melakukan pengawasan kepada pemerintah. Beda dengan DPR. DPR membuat undang-undang, melakukan controlling terhadap kinerja pemerintah termasuk budgeting.

Kalau MPR kan nggak. Dia sosialisasi 4 pilar. Dan itu hampir sama, hanya beda tempat dan beda lokasi, materinya sama. Sebenarnya yang kemarin dianggap akan menjadi legacy itu kalau jadi amandemen kelima, dengan memasukkan PPHN. Tapi itu tidak terjadi di dalam dua periode ini.

Apa kendalanya?

Dari hasil diskusi sih, kita sudah banyak menerima masukan pro-kontra dari masyarakat. Tapi energi masyarakat juga biasa saja, tidak ada dorongan yang kuat. Bahkan banyak variasi (kepentingan) untuk memasukkan ke dalam poin amandemen. Jadi akhirnya (pembahasan) tidak terbuka.

Ada juga yang bilang ‘kalau dibuka, pintu amandemen, maka semacam membuka kotak pandora, akan banyak pasal-pasal.’ Padahal kalau di Pasal 33 Undang-Undang Dasar itu kan harus jelas, amandemen itu harus jelas pasalnya, tidak boleh semau-maunya. Tapi kan tetap saja, kalau dibuka amandemen, pasal-pasal tertentu bisa juga dimasukkan oleh fraksi maupun kelompok DPD yang lain, atau aspirasi masyarakat. Misalkan ingin lagi di DPR ada utusan golongan.

Jadi kelompok-kelompok khusus yang anggap, kan gini, DPD elektoral, pemilihannya lewat mekanisme elektoral, DPR (juga) elektoral. Harus ada kelompok-kelompok minoritas yang tidak dipilih secara elektoral. Karena kalau dipilih secara elektoral, mereka tetap tidak akan terpilih. Makanya ada kelompok-kelompok minoritas yang dia bisa menjadi anggota DPR dengan utusan golongan.

Sebenarnya, pemikiran baik boleh juga. Karena kan kelompok-kelompok adat tertentu itu bisa dimasukkan dengan komposisi tadi, berapa persen mereka. Jadi kinerja MPR dan kinerja DPR berbeda. Memang berbeda. Kecuali ada sidang istimewa begitu, baru MPR (naik panggung). Selama itu nggak terjadi ya, MPR hanya sosialisasi 4 pilar dan membuat kajian.

Seberapa penting amandemen UUD 1945?

Ya satu sisi, sekelompok mengatakan ini urgent terkait dengan PPHN. Pertama, karena semenjak otonomi daerah, visi-misi bupati dan wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur, dan presiden kadang tidak sinkron. Makanya sebenarnya, GBHN ini menjadi arah saja. Bukan kayak program kerja detail, (tapi) arah pembangunan Indonesia ada tahap-tahap yang terarah, bagi yang menyetujui perubahan.

Sementara yang lain bilang kalau hanya itu bisa diwujudkan dalam bentuk undang-undang yang ada seperti sekarang. (Seperti) undang-undang pembangunan jangka menengah, jangka panjang. Jadi, dianggap tidak urgent. Kurang urgentmasuk melalui pintu amandemen. Cukup dengan undang-undang yang dibuat oleh DPR.

Jadi, pro-kontranya di situ. Dan energi masyarakat juga biasa saja, ya boleh iya, boleh nggak. Karena memang ini berkaitan dengan hal yang sifatnya ke depan, bukan hari ini. Bukan kenaikan minyak gitu, bukan kenaikan harga pangan di mana masyarakat berteriak kalau nggak segera dibuat regulasinya.

Ini menyangkut masa depan Indonesia. Ini kan penting juga, menyangkut arah pembangunan Indonesia yang tidak boleh bablas. Harus jelas jati diri (nya), arahnya. Nah itu dibuat di dalam PPHN. Kalau sekarang kan lewat panduan aja.

Jadi tiap presiden terpilih bisa berbuat apa saja sekarang?

Iya, termasuk juga memindah ibu kota cukuplah tidak melalui MPR, (tapi) melalui undang-undang. Melalui undang-undang yang dibuat oleh DPR kan sudah cukup. Tidak melalui forum MPR. Kalau GBHN memberikan arah saja, haluan, panduan terhadap kerja pemerintahan, baik tingkat dua, provinsi, dan pusat (nasional). Jadi, sekarang kan provinsi punya sendiri, kabupaten sendiri. Wah, ini dianggap harus ada satu yang menjadi arahan, dan itu disebutnya GBHN.

Bagaimana dinamika amandemen UUD di MPR periode ini?

Separuh-separuh waktu itu. Jadi, separuh fraksi mendukung amandemen, separuh fraksi tidak. Masih imbang. Ada separuh fraksi bilang cukuplah lewat undang-undang, tidak harus membokar undang-undang dasar. Karena undang-undang cukup yang saya sebut tadi. Jadi, disebut urgent, untuk sebagian urgent, bagi sebagian yang lain masih bisa diatasi lewat jalur parlemen.

Selanjutya: Jazilul Fawaid: PKB di Dua Era

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

IKA PMII Masuk Bursa Ketua PKB Bekasi

BEKASI – Gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Legislator PKB Siap Kawal Ketat Dua Syarikah Penyelenggara Haji 2026

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88