MADINAH — Jemaah haji Indonesia Gelombang II mulai berdatangan ke Madinah usai menjalani Armuzna di Kota Suci Makkah. Sebelum memasuki Kota Madinah, seluruh bus jemaah yang membawa jemaah harus mampir dulu di Terminal Hijrah untuk menjalani pemeriksaan.
Petugas Sektor Khusus Terminal Hijrah Madinah melakukan pengawasan terhadap kedatangan jemaah haji Indonesia yang masuk ke Kota Nabi dari Makkah. Setiap bus yang melintas diperiksa secara cepat untuk memastikan kesesuaian data dan tujuan akomodasi jemaah.
Kepala Sektor Khusus Terminal Hijrah, Divia Ardianto, mengatakan pihaknya pada Minggu (7/6/2026) menerima kedatangan 140 bus yang membawa jemaah menuju Madinah.
Menurut Divia, seluruh bus yang membawa jemaah wajib melewati titik pemeriksaan di Terminal Hijrah sebelum melanjutkan perjalanan ke hotel masing-masing.
“Di sini kami mencatat nomor bus, nomor kontrak, dan jumlah jemaah yang ada di dalam bus,” kata Divia saat ditemui di Terminal Hijrah.
Ia menjelaskan proses pemeriksaan dilakukan dengan sangat cepat karena setiap bus hanya diperbolehkan berhenti selama dua hingga tiga menit.
Setelah proses verifikasi selesai, bus langsung diarahkan menuju sektor tujuan tanpa harus menurunkan jemaah di terminal. “Jemaah tidak turun di sini. Istilahnya murur, langsung menuju sektor masing-masing,” katanya.
Selain memeriksa identitas bus, petugas juga memastikan validitas data akomodasi yang menjadi tujuan jemaah. Menurut Divia, persoalan yang paling sering diantisipasi adalah ketidaksesuaian nomor kontrak hotel.
“Biasanya ada data yang tidak valid, terutama nomor kontrak. Padahal nomor kontrak itu menunjukkan tujuan tempat jemaah akan diturunkan,” ujarnya.
Jika ditemukan ketidaksesuaian data, petugas Terminal Hijrah segera berkoordinasi dengan tim akomodasi untuk melakukan pembaruan data dan memberikan informasi kepada sopir maupun koordinator bus.
“Kami langsung berkoordinasi dengan bagian akomodasi sehingga perubahan bisa segera dilakukan, lalu disampaikan kepada sopir dan koordinator,” kata Divia.
Meski demikian, hingga saat ini proses kedatangan jemaah di Madinah berjalan lancar.
“Alhamdulillah, sampai saat ini sudah tiga kloter yang masuk ke Madinah dan belum ada kendala. Data yang kami terima juga sejauh ini sesuai,” tandas Divia.*
