JAKARTA — Operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Jakarta musim haji 1447 H/2026 M resmi dimulai dengan kedatangan Kloter JKG-01 asal Jakarta Timur di Tanah Air, Senin (1/6/2026) malam.
Kloter pertama tersebut membawa 391 orang yang terdiri atas 387 jemaah haji dan empat petugas kloter. Pesawat yang mengangkut rombongan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 22.29 WIB atau lebih cepat dari jadwal semula yang diperkirakan pukul 22.45 WIB.
Setibanya di Indonesia, jemaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses keimigrasian melalui skema layanan baru yang diklaim mampu memangkas waktu tunggu secara signifikan.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan pemerintah melakukan sejumlah penyesuaian layanan guna mempercepat proses kepulangan jemaah dari bandara menuju asrama haji.
“Jika sebelumnya rangkaian proses sejak jemaah turun dari pesawat hingga menuju bus dapat memakan waktu lebih dari satu jam, kini seluruh tahapan dapat diselesaikan dalam 30 hingga 45 menit. Penyesuaian ini kami lakukan untuk memudahkan mobilitas jemaah, mengurangi kelelahan, dan memastikan mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang dengan lebih nyaman,” ujar Maria.
Layanan debarkasi dipercepat
Salah satu perubahan yang diterapkan adalah pemindahan titik penjemputan bus dari area air side ke terminal bus umrah yang dinilai lebih dekat dan mudah diakses jemaah.
Setelah menyelesaikan seluruh proses di bandara, jemaah Kloter JKG-01 tiba di Asrama Haji Kelas I Jakarta pada Selasa dini hari (2/6/2026) pukul 00.53 WIB. Kedatangan mereka disambut Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Jakarta bersama perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh proses kedatangan berlangsung tertib, lancar, dan terkendali. Untuk mendukung kenyamanan jemaah, sebanyak 24 orang mendapatkan layanan kursi roda selama proses debarkasi.
Selain itu, setiap jemaah menerima satu galon air zamzam berisi lima liter yang dibagikan di Asrama Haji Kelas I Jakarta sebagai bagian dari layanan pemulangan resmi pemerintah.
Jemaah apresiasi pelayanan
Sejumlah jemaah menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang mereka terima selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Salah satu jemaah Kloter JKG-01, Saefullah, mengaku petugas haji selalu responsif ketika jemaah membutuhkan informasi maupun bantuan.
“Apa yang kami tanyakan selalu dijelaskan dengan baik. Saat membutuhkan informasi maupun bantuan, petugas cepat merespons dan melayani,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Budiono yang menilai kualitas layanan selama musim haji tahun ini berjalan baik, mulai dari akomodasi hingga transportasi.
“Dari fasilitas, hotel, konsumsi, hingga transportasi semuanya sangat baik. Alhamdulillah, pelayanan yang kami terima selama menjalankan ibadah haji sangat memuaskan,” katanya.
Awal fase pemulangan
Pada musim haji 1447 H/2026 M, Debarkasi Jakarta dijadwalkan melayani kepulangan 32 kloter dengan total 13.656 orang, terdiri atas 13.528 jemaah dan 128 petugas kloter.
Kedatangan Kloter JKG-01 menjadi penanda dimulainya rangkaian pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Jakarta yang akan berlangsung secara bertahap hingga akhir Juni 2026.
Pemerintah memastikan seluruh proses kepulangan akan terus dikawal agar berjalan aman, tertib, dan nyaman hingga jemaah terakhir tiba kembali di Tanah Air.*
