4 days ago
1 min read

Armada GSF 2.0 Tetap Berlayar ke Gaza Usai Badai

Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 kembali melanjutkan pelayaran di perairan Laut Mediterania setelah sempat tertahan akibat badai. (Foto: GSF)

BARCELONA – Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 2026 kembali melanjutkan pelayaran menuju Jalur Gaza setelah sempat tertunda akibat cuaca buruk yang melanda perairan Mediterania. Misi internasional ini tetap berjalan sebagai bentuk solidaritas global untuk menembus blokade dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.

Dalam keterangan resmi yang dirilis penyelenggara, armada flotilla telah kembali bertolak dari Barcelona, Spanyol, setelah sebelumnya mengalami penundaan akibat badai. Kondisi cuaca yang tidak bersahabat sempat memaksa sejumlah kapal menunda perjalanan demi keselamatan awak dan relawan di dalamnya.

Pelayaran ini merupakan bagian dari upaya sipil internasional untuk mengirimkan bantuan sekaligus membuka perhatian dunia terhadap krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza. Armada ini terdiri dari puluhan kapal yang membawa relawan dari berbagai negara, termasuk tenaga medis, aktivis, serta bantuan logistik penting.

Selain itu, dalam perjalanan ini, flotilla juga dilaporkan bergabung dengan kapal-kapal kemanusiaan lainnya, termasuk dukungan dari organisasi internasional seperti Greenpeace dan Open Arms, guna memperkuat misi kemanusiaan tersebut.

Misi Global Sumud Flotilla bukan tanpa risiko. Pada pelayaran sebelumnya, sejumlah kapal sempat dihadang dan peserta mengalami penahanan. Namun demikian, para relawan tetap berkomitmen melanjutkan aksi ini sebagai bentuk perlawanan damai terhadap blokade yang telah berlangsung lama di Gaza.

Secara lebih luas, inisiatif ini menjadi simbol solidaritas masyarakat sipil dunia terhadap rakyat Palestina. Dengan melibatkan ratusan hingga ribuan relawan dari berbagai negara, flotilla diharapkan mampu menembus hambatan dan menghadirkan bantuan nyata bagi warga Gaza yang menghadapi keterbatasan akses pangan, obat-obatan, dan layanan dasar lainnya.

Di tengah tantangan cuaca dan potensi risiko keamanan, pelayaran ini menegaskan tekad kuat komunitas internasional untuk terus mengupayakan jalur kemanusiaan bagi Gaza sebuah wilayah yang hingga kini masih berada dalam tekanan krisis berkepanjangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam misi kemanusiaan jalur laut tersebut dua Warga Negara Indonesia (WNI). Yakni, Maimoen Herawati salah satu anggota Steering Committe GSF, dan Influncer Chiky Fawzi ikut berlayar dengan puluhan kapal dan ratusan aktivis dari berbagi negara.*

Komentar

Your email address will not be published.

Go toTop

Jangan Lewatkan

Flotilla Gaza: Aksi Global Tembus Blokade

JAKARTA – Upaya menembus blokade Jalur Gaza melalui jalur laut

Serangan Drone Israel Tewaskan Warga Gaza

GAZA – Eskalasi kekerasan di Jalur Gaza kembali memakan korban jiwa.
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88