6 months ago
5 mins read

Serangan ke Sekolah Perempuan di Iran Diduga Kesengajaan

Seorang demonstran memegang foto gadis kecil yang tewas dalam pemboman sekolah dasar di Minab, Iran, selama unjuk rasa solidaritas di Belgrade, Serbia, 10 Maret 2026. (Foto: Aljazeera)

TEHERAN – Serangan rudal yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran selatan pada akhir Februari lalu kini memicu pertanyaan serius. Investigasi mendalam yang dilakukan oleh Aljazeera menyimpulkan bahwa pemboman tersebut berpotensi bukan sekadar kesalahan perang, melainkan kemungkinan serangan yang disengaja.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026, di Kota Minab, Provinsi Hormozgan. Saat itu puluhan siswi tengah memulai aktivitas belajar di sekolah perempuan Shajareh Tayyebeh.

Namun pagi yang semula berjalan seperti hari sekolah biasa berubah menjadi tragedi. Rudal menghantam kompleks sekolah, merobohkan bangunan dan menyebabkan atap runtuh menimpa para siswa serta guru yang berada di dalamnya.

Otoritas Iran menyatakan 165 orang tewas, sebagian besar anak perempuan berusia antara 7 hingga 12 tahun. Setidaknya 95 orang lainnya mengalami luka-luka.

 Dampak dari serangan Israel terhadap sebuah sekolah di Minab, Iran. (Foto: Aljazeera)

Ketika foto-foto kehancuran mulai menyebar di media sosial, pemerintah Israel dan Amerika Serikat langsung mengambil jarak dari insiden tersebut. Juru bicara militer kedua negara mengatakan kepada majalah Time dan kantor berita Associated Press bahwa mereka tidak mengetahui adanya sekolah yang menjadi target serangan.

Di sisi lain, sejumlah akun dan situs yang berafiliasi dengan Israel mengklaim bahwa lokasi tersebut sebenarnya merupakan bagian dari pangkalan militer Iran. Namun investigasi digital Aljazeera menemukan cerita yang jauh berbeda.

Tangkapan layar menunjukkan rudal Tomahawk AS—menurut para ahli—yang menghantam sekolah putri Shajareh Tayyebeh di Minab, Iran, pada 28 Februari 2026. (Foto: Aljazeera)

Minab dan target strategis militer
Untuk memahami mengapa Minab masuk dalam daftar target serangan awal, kota ini harus dilihat dari sudut pandang geopolitik.

Minab berada di Provinsi Hormozgan, wilayah strategis yang menghadap langsung ke Selat Hormuz—jalur pelayaran minyak paling vital di dunia. Kawasan ini menjadi pusat aktivitas Angkatan Laut Garda Revolusi Iran—Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Unit angkatan laut IRGC dikenal mengandalkan strategi perang asimetris, dengan menggunakan kapal cepat, drone, serta rudal pesisir untuk menghadapi kekuatan militer yang lebih besar.

Di Minab berdiri kompleks militer Sayyid al-Shuhada, yang menjadi salah satu fasilitas penting bagi operasi angkatan laut IRGC. Kompleks tersebut juga menampung markas Brigade Rudal Asif, salah satu unit serangan utama militer Iran.

Peta yang menunjukkan lokasi geografis strategis Kota Minab di Provinsi Hormozgan yang menghadap Selat Hormuz. (Foto: Aljazeera)

Sekolah Shajareh Tayyebeh berada tidak jauh dari kompleks militer tersebut. Sekolah ini memang memiliki hubungan administratif dengan jaringan pendidikan yang terkait dengan Angkatan Laut IRGC. Lembaga pendidikan ini berstatus nirlaba dan terutama melayani anak-anak keluarga personel militer.

Namun menurut hukum humaniter internasional, hubungan administratif semacam itu tidak otomatis mengubah status sekolah menjadi target militer. Anak-anak yang belajar di sana tetap dianggap sebagai warga sipil yang dilindungi.

Organisasi hak asasi manusia Euro-Med Human Rights Monitor bahkan menyebut pemboman sekolah tersebut sebagai kejahatan mengerikan dan bukti runtuhnya perlindungan terhadap warga sipil.

Serangan di tengah aktivitas normal
Serangan pada Sabtu pagi itu berlangsung ketika kehidupan di Minab masih berjalan relatif normal. Anak-anak tetap pergi ke sekolah dan aktivitas lalu lintas di sekitar kota masih terlihat biasa.

Citra satelit menunjukkan bangunan sekolah masih utuh hingga sekitar pukul 10.23 pagi waktu setempat. Namun menurut sumber lokal dan otoritas Iran, sekitar 10.45 pagi sebuah rudal berpemandu menghantam sekolah secara langsung.

Untuk memverifikasi kejadian tersebut, tim investigasi digital Aljazeera menganalisis dua video yang diunggah ke Telegram tak lama setelah ledakan terjadi. Video pertama memperlihatkan asap yang muncul dari kompleks militer Sayyid al-Shuhada, menegaskan bahwa pangkalan tersebut memang menjadi target serangan.

Namun video kedua memperlihatkan sesuatu yang jauh lebih penting: dua kepulan asap hitam tebal muncul hampir bersamaan. Satu kepulan berasal dari pangkalan militer.
 Kepulan lainnya muncul dari lokasi sekolah perempuan yang terpisah secara geografis.

Temuan ini membantah klaim bahwa kerusakan sekolah disebabkan oleh serpihan dari serangan terhadap pangkalan militer. Sebaliknya, sekolah kemungkinan terkena serangan langsung.

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Houthi di Tengah Konflik Yaman dan Arab Saudi: Dinamika Keamanan Regional, Konflik Proksi, dan Kapabilitas Aktor Non-Negara di Timur Tengah

Houthi di Yaman dan Arab Saudi merupakan salah satu manifestasi

‘Kudeta’ Netanyahu Ancam Perang Gaza Tanpa Akhir

Penolakan pemimpin Israel terhadap peta jalan yang dipimpin AS akan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88