2 years ago
1 min read

JPPI Temukan Kecurangan di PPDB 2024

Ilustrasi makan siang di sekolah. (Foto: Americanprogress.org)

JAKARTA – Peringatan Hari Anak 2024 diperingati oleh sambut senyum dan ceria anak-anak yang berhasil lolos Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. Tapi di saat yang sama ada tangisan juga dari kawan-kawan mereka yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai sistem PPDB belum berkeadilan. Karena itu terjadi fenomena rebutan bangku sekolah yang tidak adil dan memicu terjadinya kecurangan di berbagai daerah.

“Sistem PPDB yang belum berkeadilan bagi semua, dan juga proses yang diwarnai dengan banyak kecurangan, membuahkan kekecewaan dan melukai hak dasar anak untuk mendapatkan pendidikan,” kata Koordinator Nasional (Koornas) JPPI, Abdullah Ubaid Matraji, Selasa (23/7/2024).

Menurut Ubaid, pendidikan masih jadi barang yang mewah di Indonesia. Padahal, kemewahan itu harusnya jadi barang publik yang bisa dinikmati oleh semua anak-anak.

“Di negeri ini, sekolah saja masih menjadi barang mewah. Padahal, sekolah adalah barang publik yang mestinya bisa dinikmati oleh semua anak, tanpa terkecuali,” sambungnya.

PPDB 2024 dilanda kecurangan

Adapun PPDB 2024 dilanda oleh berbagai jenis kecurangan. Pemantauan JPPI menemukan ada banyak sekali ragamnya, mulai dari pungutan liar (pungli) sampai dengan manipulasi kartu keluarga (KK).

Lima jenis kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan PPDB 2024 adalah cuci rapor (19 persen), sertifikat palsu (16 persen), jual beli kursi (15 persen), permainan kuota bangku yang tersedia (11 persen), dan manipulasi KK (10 persen).

Cuci rapor dan pemalsuan sertifikat itu sendiri merupakan cara lama kecurangan yang bertambah marak pada tahun ini. Sementara itu, manipulasi KK hanya terjadi di jalur PPDB 2024 zonasi.

Berikutnya, kasus jual beli kursi yang diiringi suap dan permainan kuota bangku terjadi di semua jalur PPDB 2024, mulai dari prestasi, zonasi, hingga afirmasi.

Berbagai kecurangan yang terjadi itu membuat pupus harapan anak-anak untuk lanjut bersekolah. Beberapa memang berhasil lanjut di sekolah-sekolah swasta. Tapi masih ada banyak anak lainnya yang tidak bisa menempuh pendidikan lagi.

“Memang, sebagian anak-anak yang tidak lulus PPDB ini, ada yang berhasil melanjutkan pendidikan di sekolah swasta hingga lulus tuntas. Tapi, pada sisi lain, ternyata masih ada jutaan anak Indonesia yang harus gigit jari dan menelan pil pahit karena tidak bisa sekolah,” ujar Ubaid.

Baca juga: JPPI Sorot PPDB 2024 yang Bermasalah

1 Comment

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

JPPI Ingatkan Presiden Jangan Gonta Ganti Buku Pelajaran

JAKARTA — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengingatkan Presiden Prabowo Subianto

JPPI Kritik Program Makan Gratis untuk Anak Sekolah

JAKARTA – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengkritik kebijakan makan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88