2 years ago
2 mins read

Hasan Nasbi Klarifikasi Berita Prabowo Anggap Infrastruktur Tak Berguna

Anggota Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi. (Foto: Totalpolitik.com)

JAKARTA – Pernyataan Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang menyinggung pembangunan infrastruktur mengundang kontroversi.

Prabowo membuat pernyataan tersebut ketika memberikan pembekalan kepada 906 calon perwira remaja (capaja) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) 2024.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan pekerjaan yang telah dipilih para capaja menuntut pengorbanan yang besar.

“Saya harus ingatkan bahwa profesi yang Anda pilih menuntut pengorbanan yang besar serta kerelaan yang sebesar-besarnya yang menuntut jiwa dan ragamu,” katanya, Jumat (12/7/2024).

Prabowo juga menyampaikan bahwa nasib bangsa dan rakyat berada di pundak capaja yang sedang mendengarkan pidatonya. Mereka harus membela tanah air Indonesia nantinya.

“Nasib bangsa dan rakyatmu berada di pundakmu. Kau dipilih, kau diseleksi, kau digembleng untuk pada saatnya kau harus membela Tanah Airmu,” sambungnya.

Kemudian, ia menjelaskan bahwa tugas para capaja yang terutama adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia. Yang mana pembangunan fisik yang juga meliputi infrastruktur tidak ada maknanya jika negara tidak aman.

“Baru memajukan kesejahteraan. Pertama, melindungi, baru mencerdaskan, baru pendidikan. Melaksanakan ketertiban dunia, untuk apa kita bangun gedung-gedung, bandara, kereta api, waduk kalau negara ini tidak utuh, tidak aman, tidak terlindungi,” ujarnya.

Prabowo menjelaskan bahwa tujuan awal nasional dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 adalah melindungi segenap bangsa.

“Yang pertama melindungi, baru memajukan kesejahteraan. Jadi ekonomi, kemakmuran itu kedua, pertama melindungi, baru mencerdaskan, baru pendidikan, melaksanakan ketertiban dunia,” jelasnya.

Menurut Prabowo, pembangunan menjadi sia-sia kalau negara tidak mampu melindungi rakyatnya.

“Untuk apa, kita bangun gedung-gedung, untuk apa kita bangun pelabuhan, bandara untuk apa kita bangun kereta api, untuk apa kita bangun jalan raya, untuk apa kita bangun waduk kalau negara ini tidak utuh tidak aman tidak terlindungi,” katanya.

‘Keberlanjutan’

Anggota Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, menjelaskan maksud dari pernyataan Prabowo tersebut. Hasan mengatakan bahwa pernyataan itu keluar dalam konteks memberikan arahan.

“Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan arahan kepada perwira remaja TNI-Polri agar menjalankan peran dan fungsi mereka dalam pembangunan. Jika komponen lain melaksanakan tugas membangun infrastruktur, membangun ekonomi, dan mencerdaskan bangsa, maka TNI-Polri berperan dalam melindungi bangsa, menjaga keamanan, termasuk menjaga hasil-hasil pembangunan,” jelasnya, Minggu (14/7/2024).

Menurut Hasan, pernyataan Prabowo tidak bisa dinilai sebagai bentuk penyesalannya. Malahan, ia sedang memberikan perintah kepada TNI-Polri untuk melaksanakan peran mereka.

“Itu sama sekali tidak tepat jika digambarkan sebagai penyesalan. Beliau justru sedang memberikan perintah kepada TNI-Polri untuk mengabdi menjalankan peran mereka, yaitu menjaga keamanan dan keutuhan negara, agar hasil-hasil pembangunan tidak sia-sia,” sambungnya.

Hasan menjelaskan maksud Prabowo adalah keamanan penting bagi pembangunan di masa depan. Dan pembangunan-pembangunan yang sudah dilakukan tidak akan maksimal dampaknya kalau keamanan dan keutuhan negara tidak terjaga.

“Prabowo Subianto justru mau mengatakan bahwa keamanan itu penting jika kita mau terus membangun di masa depan. Begitu juga sebaliknya, semua hasil-hasil pembangunan yang sudah ada tidak akan maksimal manfaatnya jika keamanan dan keutuhan negara tidak terus dijaga. Sebab pembangunan dan keamanan itu beriringan,” lanjutnya.

Kemudian, Hasan menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran adalah keberlanjutan. Prabowo juga telah berbicara mengenai pentingnya pembangunan dalam beberapa kesempatan.

“Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nanti adalah keberlanjutan. Dalam berbagai pidato, Prabowo Subianto sangat menekankan pentingnya keberlanjutan pembangunan, bukan membelokkan arah pembangunan,” papar Hasan.

“Makanya beliau mengajak kita untuk berterima kasih kepada seluruh Presiden yang pernah memimpin. Sebab pencapaian Indonesia saat ini adalah hasil dari kerja keras dan jasa presiden-presiden sebelumnya,” ia menegaskan.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: Viva Yoga: Semua Presiden Punya Visi yang Sama

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Syahganda Nainggolan: Sosialisme À la Prabowo dan Gagasan Politik Tukar Tambah Gibran dengan 3 Orang

JAKARTA – Bagaimana Presiden Prabowo Subianto dapat bergerak cepat dengan

Di Balik Rumor Agustus: Menguji Kapasitas Ketahanan Rezim Prabowo

Sejak dilantik pada Oktober 2024, Presiden Prabowo menapaki arena kekuasaan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88