2 years ago
1 min read

Viva Yoga: Semua Presiden Punya Visi yang Sama

Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN, Viva Yoga Mauladi. (Foto: FB Viva Yoga)

JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat, mengenai pemimpin negara yang kini menyiapkan menantu hingga anak untuk maju di kontestasi elektoral.

Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN, Viva Yoga Mauladi, mengatakan setiap presiden mempunya ciri khas dan kepribadian masing-masing.

“Presiden memiliki gaya, memiliki ciri khas dalam melakukan komunikasi politik dan memiliki pribadi masing-masing,” katanya, Jumat (12/7/2024).

Akan tetapi, mereka semua punya visi yang sama untuk menjadikan Indonesia bangsa yang adil dan makmur.

“Tapi dalam soal visi, perjuangan, pandangan, cita-cita sebagai presiden tentu sama yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang masyarakat adil makmur, berdaulat secara politik, mandiri ekonomi, memiliki kepribadian dalam kebudayaan seperti yang disampaikan oleh Bung Karno,” sambungnya.

Viva memandang semua model kepemimpinan yang dijalankan oleh Presiden-presiden Indonesia hingga kini memiliki kesamaan, yaitu keinginan untuk membangun negara.

“PAN menilai bahwa model kepemimpinan dari presiden pertama Bung Karno sampai sekarang Jokowi seluruhnya presiden memiliki kesamaan pandangan politik yaitu ingin mencapai membangun, meningkatkan, menjalankan, memberikan harapan agar cita-cita kemerdekaan ini bisa terlaksana dengan baik. Yaitu adil makmur, sandang pangan papan bisa terjangkau dan bahagia,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan kalau semua presiden yang pernah memimpin Indonesia punya komitmen yang sama. Mereka juga tidak main-main dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Jadi saya rasa seluruh presiden di Indonesia memiliki kesetaraan politik yang relatif sama, komitmen yang sama, jadi presiden tidak main-main, dan memiliki pengorbanan yang tiada tara yang tidak bisa dihitung dengan uang,” tegasnya.

Protes keras Djarot

Sebelumnya, Djarot mengatakan baru pada masa kini, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), anak hingga mantu yang menjadi bagian dari keluarga disiapkan untuk terlibat dalam politik.

“Sejak masa Pak Jokowi ini lah ya, anak-anak dan menantu sama keluarga terdekatnya itu terlibat aktif di dalam politik,” katanya, Kamis (11/7/2024).

Djarot menilai fenomena itu baru terjadi sekarang ini. Tidak pernah terjadi sebelumnya dimulai dari Presiden Sukarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Sejak Presiden Sukarno, Bung Karno, Pak Harto, Habibie, Gus Dur, Bu Mega, Pak SBY, baru kali ini,” lanjutnya.

Sekarang, banyak anggota keluarga yang disiapkan untuk terlibat dalam politik praktis. Djarot mengatakan dalam politik harus ada etika dan moral yang diperhatikan.

“Mulai dari anaknya, menantunya, mungkin cucunya, mungkin saudaranya akan disiapkan. Di dalam demokrasi prosedural, oke boleh. Tapi di dalam demokrasi, di dalam politik itu ada etika, ada moral,” sambungnya.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: Panel Projo Nilai Djarot Kecewa Habis Kalah Pilpres

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Ketika Demokrasi Diperjuangkan: Membaca Indonesia Melalui Autobiografi Erros Djarot

“Sebuah bangsa tidak kehilangan demokrasinya dalam satu malam. Demokrasi mulai

Kudatuli: Sudahkah Bangsa Ini Belajar?

JAKARTA – Setiap tanggal 27 Juli, ingatan bangsa ini kembali
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88