2 years ago
1 min read

Lima Kriteria Demokrasi Robert Dahl

Robert A Dahl. (Foto: Facts)

JAKARTA – Pada era modern ini, banyak negara mengklaim diri sebagai demokratis. Beberapa bahkan menambahkan kata ‘demokratik’ dalam nama negaranya. Seperti halnya Republik Demokratik Rakyat Aljazair dan Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara (Korut).

Secara etimologis, demokrasi merupakan gabungan dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu ‘demos’ yang berarti rakyat dan ‘kratos’ yang berarti berkuasa.

Dalam rangka mewujudkan itu, dibuat suatu bentuk pemerintahan dengan mekanisme-mekanisme politik yang dibuat sedemikian rupa untuk memungkinkan keterlibatan rakyat banyak dalam proses pembuatan kebijakan.

Mudahnya, demokrasi mensyaratkan adanya pemilihan umum (pemilu) yang dilakukan secara bebas dan jujur secara berkala untuk memastikan peralihan kekuasaan dari waktu ke waktu terjadi.

Lima kriteria demokrasi

Tapi tidak segampang itu memaknai demokrasi. Robert A Dahl dalam buku On Democracy mengungkapkan proses demokrasi memiliki beberapa kriteria.

Pertama, demokrasi harus memungkinkan keterlibatan yang efektif bagi rakyatnya dalam proses pembuatan kebijakan. Setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan yang setara dan efektif dalam menyampaikan pandangannya terhadap suatu kebijakan.

Kedua, demokrasi harus disertai dengan kesetaraan dalam memberikan suara atau votes. Setiap orang harus memiliki kesempatan yang setara dan efektif untuk menyuarakan pilihannya. Dan setiap pilihan harus dihitung setara.

Ketiga, demokrasi harus memiliki anggota masyarakat yang tercerahkan pemahamannya. Mereka harus punya kesempatan yang setara dan efektif untuk mempelajari alternatif-alternatif dan konsekuensi-konsekuensi suatu kebijakan.

Keempat, demokrasi harus memungkinkan semua orang memegang kendali atas agenda pembuatan kebijakan yang berlangsung. Mereka harus punya kesempatan menentukan agenda apa yang akan dilakukan.

Kelima dan terakhir, demokrasi harus melibatkan semua anggota masyarakatnya yang sudah dewasa dalam pelaksanaan empat poin sebelumnya.

Jika dirangkum, maka demokrasi harus memberikan kesempatan kepada orang-orang untuk berpartisipasi secara efektif, menggunakan hak suaranya secara setara, mendapatkan pencerahan, mengendalikan agenda pemerintahan. Dan pelaksanaan semua kriteria itu melibatkan seluruh orang yang sudah dewasa.

Menurut Dahl, pemenuhan empat kriteria tersebut oleh anggota-anggota masyarakat yang sudah dewasa merupakan prasyarat sebuah perkumpulan, seperti negara, bisa disebut telah diatur secara demokratis.

“Agar para anggota mempunyai kesetaraan politik dalam memerintah urusan perkumpulannya (masyarakat), ia harus memenuhi keempat kriteria tersebut. tampaknya kita telah menemukan kriteria yang harus dipenuhi oleh sebuah perkumpulan jika ingin diatur melalui proses demokratis,” katanya.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: Menyelisik Asal-Usul Demokrasi

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Krisis Kepemimpinan dan Solusi Pemilihan

JAKARTA – Salah satu sebab terjadinya krisis kredibilitas kepemimpinan nasional

Gen Z Indonesia Merasa Demokrasi Sudah Nyaman dan Tak Perlu “Diselamatkan”?

JAKARTA – Ada paradoks yang semakin sulit diabaikan dalam demokrasi
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88