2 years ago
4 mins read

Laksamana Sukardi (1): Insinyur yang Bankir dan Politikus

Politikus Senior Laksamana Sukardi. (Foto: Totalpolitik.com)

JAKARTA – Sosok ini dulu dikenal dekat dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri. Bersama sejumlah politikus lama PDI-P, ia banyak berperan dalam ‘mengawal’ Putri Bung Karno itu menghadapi pelbagai rintangan.

Karier politik insinyur lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang jadi bankir ini di PDI-P, termasuk cemerlang.

Berkat perannya dalam memenangkan PDI-P pada Pemilu 1999, Laks—panggilan akrabnya—terpilih sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Kabinet Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Walau memenangkan pemilu, Megawati yang kala itu jadi Ketum PDI-P tak otomatis melenggang jadi presiden. Maklum, saat itu belum ada sistem pemilihan presiden secara langsung.

Drama soal pilih-memilih presiden bergantung pada proses politik di DPR/MPR. Megawati harus ikhlas menjadi Wakil Presiden, dan Gus Dur—pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)—sebagai presidennya.

Berhubung negara dalam kondisi yang tak baik-baik saja secara ekonomi, Laks berupaya melakukan privatisasi beberapa BUMN. Ia banyak dihantam kritik atas tindakannya itu. Tak hanya kritik, bahkan juga tuduhan korupsi hingga membuatnya jadi tersangka.

Gus Dur memberhentikan Laks sebagai Menteri BUMN secara tiba-tiba karena dituding korup selama mengelola BUMN. Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) yang saat itu dijabat Jusuf Kalla (JK), juga dipecat Gus Dur.

“Saya dipanggil Gus Dur bersama JK waktu itu,” tutur Laks. “Saat itu, saya sedang berada di kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).”

JK menelepon, “Laks, ada panggilan ke Istana. Kita bareng aja, ya!”

“Iya, siap. Saya salat Ashar dulu ya,” jawab Laks. Setelah itu, ia berangkat ke Istana.

Begitu tiba di Istana, Gus Dur sudah duduk menunggu. Gus Dur meminta Laks duduk, dan bicara empat mata. “Saya akan menggunakan hak prerogatif saya,” ucap Gus Dur. “Jadi saudara tidak boleh debat. Saudara dipecat karena korupsi!”

Laks diam saja. Gus Dur lantas melanjutkan ucapannya. “Tapi saya masih punya jatah Duta Besar (Dubes), ada lima. Saudara boleh pilih.”

Namun, Laks tak tertarik jadi Dubes. “Saya mau ngapain jadi Dubes. Kita kan berjuang buat mengubah negara. Emang perjuangannya itu kan masih ada. Ngapain jadi Dubes? Akhirnya, saya dipecat,” tutur Laks kepada Totalpolitik.com.

Berikut perbincangan dengan insinyur yang jadi bankir dan politikus ini, saat ditemui di kantornya di kawasan Jakarta Selatan.

Apa kesibukan Pak Laks saat ini?

Saya nggak terlalu sibuk ya. Tapi ada (pekerjaan) konsultan, ada proyek. Dan ada beberapa fokus di bidang information technology (IT). Saya ada aplikasi, sudah lama di-launch. Digital Democracy atau Digital Parliament. Ini platform yang menarik.

Apa kegunaan platform ini?

Platform untuk semua masyarakat yang peduli dengan demokrasi, bisa mendaftarkan diri. Punya ID yang unik. Kalau Whatsapp kan bisa satu orang bisa punya lima akun kan. Kayak X (Twitter) juga bisa saja buka akun lagi. Ini nggak bisa. Satu orang satu akun. Jadi ada Normor Induk Kependudukan (NIK)-nya. Based on NIK. Terus based on biometrics dan face recognition.

Terus saat waktu daftar pakai On Time Password (OTP). Jadi otentikasinya benar. Nah, setelah itu dia punya ID. Dia punya akun ‘Demokrasi’, terdaftar ya. Ada barcode segala.

Jadi kalau ada isu, kita langsung saja lempar ke masyarakat. Semacam polling atau aspirasi, kita bisa publikasi apa yang dipikirkan oleh rakyat. Per daerah per isunya apa. Ketahuan semuanya.

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Penuhi Hak Jawab PDIP, Zulfan Lindan dan Total Politik Sampaikan Permintaan Maaf

JAKARTA — Zulfan Lindan menyampaikan permintaan maaf kepada Ketua Umum PDI

Ketika Demokrasi Diperjuangkan: Membaca Indonesia Melalui Autobiografi Erros Djarot

“Sebuah bangsa tidak kehilangan demokrasinya dalam satu malam. Demokrasi mulai
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88