3 months ago
9 mins read

Kisah Petugas Haji: Ia Datang untuk Meliput, Lalu Belajar Melayani

Jihan Novitasari, anggota MCH 2026 Daker Madinah. (Foto: MCH 2026)

MADINAH – Selama bertahun-tahun menjadi jurnalis, Jihan Novitasari terbiasa berdiri di balik kamera untuk mengabarkan berbagai peristiwa kepada publik. Pekerjaannya menuntutnya hadir di lokasi, mengumpulkan fakta, lalu menyusunnya menjadi laporan yang utuh agar masyarakat memahami apa yang sedang terjadi.

Ketika dipercaya menjadi bagian dari Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja Madinah pada penyelenggaraan ibadah haji 2026, ia mengira penugasan itu tidak akan jauh berbeda. Bedanya hanya lokasi liputan berpindah ke Tanah Suci. 

Ia tetap datang sebagai jurnalis yang bertugas mengabadikan perjalanan jutaan tamu Allah dan mengirimkan setiap perkembangan kepada masyarakat Indonesia. Namun, perjalanan selama 77 hari itu perlahan mengubah cara pandangnya memaknai pekerjaan.

“Belum pernah saya membayangkan bahwa suatu hari langkah ini akan membawa saya begitu dekat dengan Tanah Suci. Hingga pada akhirnya Allah memperkenankan saya menjalaninya, mengemban amanah sebagai pelayan Tamu Allah,” tuturnya.

Bagi Jihan, kesempatan itu bukan sekadar penugasan profesi. Ia percaya amanah tersebut tidak datang semata karena kemampuan yang dimilikinya. Ada doa-doa yang terus dipanjatkan keluarga hingga akhirnya ia dipercaya menjadi bagian dari pelayanan haji di Madinah.

Jika harus memilih satu penugasan paling berharga sepanjang karier jurnalistiknya, ia mengaku perjalanan itulah jawabannya. Setelah bertahun-tahun mengabarkan berbagai peristiwa, kali ini ia berada di tengah peristiwa terbesar umat Islam.

“Tugas utama saya adalah meliput, mengabadikan, lalu menyampaikan setiap rangkaian ibadah haji kepada jutaan pemirsa Kompas TV dan masyarakat Indonesia,” kata Jihan.

Hari-harinya dipenuhi ritme yang nyaris sama seperti liputan-liputan lain. Bersama rekan-rekan di Media Center Haji, ia membagi tugas, mengambil gambar, menyusun laporan, lalu mengirimkannya ke Indonesia agar masyarakat dapat mengikuti penyelenggaraan ibadah haji dari Tanah Suci.

Di balik beberapa menit tayangan yang muncul di layar televisi, menurutnya, ada proses panjang yang tidak pernah terlihat oleh pemirsa. Seluruh anggota tim bekerja tanpa mengenal waktu. Mereka saling melengkapi agar setiap informasi dapat segera sampai ke ruang redaksi dan diteruskan kepada masyarakat.

Semakin lama berada di Madinah, Jihan mulai merasakan bahwa pekerjaannya tidak lagi hanya tentang menghasilkan berita.

“Seiring waktu saya menyadari bahwa amanah ini jauh melampaui sekadar menghasilkan berita,” kata dia.

Kesadaran itu tidak muncul ketika kamera menyala atau saat laporan langsung ditayangkan. Ia justru tumbuh dari perjumpaan-perjumpaan sederhana yang hampir tidak pernah menjadi bagian dari liputan.

Setiap hari ia bertemu dengan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang dengan usia, latar belakang, dan cerita perjuangan yang berbeda. Ada yang telah menunggu belasan bahkan puluhan tahun untuk bisa berangkat haji. 

Ada yang datang dengan keterbatasan fisik, tetapi tetap menyimpan semangat besar untuk menyempurnakan rukun Islam kelima. Semula, mereka adalah orang-orang yang ia temui sebagai bagian dari penugasan jurnalistik. Lama-kelamaan, hubungan itu berubah.

“Dari merekalah saya belajar untuk lebih peka terhadap kesulitan orang lain, lebih sigap saat mereka membutuhkan pertolongan, lebih sabar ketika menghadapi situasi yang tidak mudah, dan lebih ikhlas dalam memberikan bantuan,” ungkapnya.

Tak sekadar satu amanah
Pelajaran itu kemudian hadir dalam kesehariannya. Di Madinah, ia mulai membiasakan diri menyapa lebih dahulu ketika melihat jemaah yang tampak kebingungan. Pertanyaan sederhana, “Apa yang bisa saya bantu?”, menjadi bagian dari rutinitas yang tidak pernah tertulis dalam daftar pekerjaannya.

Ia membantu jemaah mencari hotel. Mengantar mereka yang tersesat. Mendampingi lansia yang membutuhkan bantuan. Hingga menemani mereka berbincang ketika memiliki waktu luang.

Baginya, menjadi bagian dari Media Center Haji ternyata berarti menjalankan dua amanah sekaligus. Yang pertama adalah mengabarkan. Yang kedua adalah melayani. Dua amanah itu berjalan berdampingan hampir setiap hari.

Tanpa disadari, para jemaah tidak lagi ia pandang sebagai orang-orang yang ditemui untuk kepentingan liputan. Mereka perlahan menjadi sosok yang ingin ia bantu sebagaimana ia membantu keluarganya sendiri.

“Saya memandang mereka sebagaimana saya memandang orang tua bahkan kakek dan nenek saya sendiri.”

Perasaan itu semakin kuat ketika dua kali, di waktu yang berbeda, ia bertemu dengan jemaah lansia yang ternyata memiliki nama persis seperti nama almarhumah neneknya. 

Peristiwa itu membuatnya terdiam. Ia mengaku tidak mampu menahan haru ketika berbincang dengan salah seorang di antaranya. Bukan karena perempuan tersebut mengenalnya, melainkan karena ia merasa Allah sedang mengingatkannya bahwa kasih sayang dapat hadir melalui cara-cara yang tidak pernah diduga.

“Dari sanalah saya memahami bahwa tugas di Tanah Suci bukan hanya tentang bekerja, namun perjalanan untuk mengenal manusia, mengenal diri sendiri, sekaligus belajar mencintai sesama dengan lebih tulus,” ujar Jihan.

Jihan bersama jemaah haji asal Sulawesi Selatan. (Foto: MCH 2026)

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88