2 months ago
2 mins read

Saqifah Bani Saidah, Pendopo yang Menentukan Arah Kepemimpinan Umat Islam

Lokasi Saqifah Bani Saidah di dekat Masjid Nabawi yang kini dalam tahap renovasi. (Foto: Chairul Akhmad/MCH 2026)

MADINAH – Ribuan jemaah haji setiap hari melintasi kawasan di sekitar Masjid Nabawi. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa di salah satu sudut kawasan itu berdiri sebuah lokasi bersejarah yang menjadi saksi lahirnya kepemimpinan pertama umat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Tempat itu adalah Saqifah Bani Saidah. Dalam bahasa Arab, saqifah berarti pendopo atau balai pertemuan. Pada masa Rasulullah SAW, bangunan sederhana itu menjadi tempat berkumpul kaum Anshar, penduduk asli Madinah, untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan masyarakat dan pemerintahan. 

Mutowif sekaligus mahasiswa Universitas Islam Madinah (UIM) yang juga bertugas sebagai petugas MCH PPIH Arab Saudi 2026, Ibrohim Faddlanul Haq, menjelaskan Saqifah Bani Saidah memiliki posisi penting dalam sejarah Islam karena menjadi lokasi musyawarah yang menentukan khalifah pertama sepeninggal Rasulullah SAW.

Menurut Ibrohim, kisah itu bermula ketika Rasulullah SAW mengalami sakit yang semakin berat hingga akhirnya tidak lagi mampu memimpin shalat berjamaah di Masjid Nabawi. Dalam kondisi tersebut, Rasulullah SAW memerintahkan Abu Bakar ash-Shiddiq menjadi imam shalat menggantikan beliau.

Saat Abu Bakar memimpin shalat, Rasulullah SAW sempat sadar dan membuka tirai rumahnya yang berdampingan dengan Masjid Nabawi. Beliau melihat umat Islam tetap bersatu dalam saf shalat di bawah kepemimpinan Abu Bakar.

“Beliau memberikan isyarat, lanjutkan shalat kalian. Karena beliau sudah nggak mampu lagi untuk menjadi imam,” tutur Ibrohim.

Keesokan harinya, Rasulullah SAW wafat di pangkuan istrinya, Aisyah RA. Kabar duka itu mengguncang Madinah. Banyak sahabat tidak percaya Rasulullah telah wafat, termasuk Umar bin Khattab yang sempat menolak kabar tersebut.

Situasi berubah ketika Abu Bakar ash-Shiddiq datang dan menyampaikan pidato yang kemudian menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan umat Islam.

Ia mengingatkan bahwa Nabi Muhammad adalah seorang rasul yang juga akan meninggal sebagaimana para nabi sebelumnya, sementara Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Hidup dan tidak akan pernah mati. 

Mendengar uraian Abu Bakar tersebut, Umar bin Khattab tersadar dan menerima kenyataan bahwa Rasulullah SAW telah wafat.

Meski demikian, jenazah Rasulullah SAW belum langsung dimakamkan. Menurut Ibrohim, saat itu umat Islam menghadapi persoalan yang jauh lebih mendesak, yakni menentukan siapa yang akan melanjutkan kepemimpinan umat.

Kaum Anshar kemudian berkumpul di Saqifah Bani Saidah untuk bermusyawarah memilih pengganti Rasulullah SAW. Mereka sempat mengusulkan Sa’ad bin Ubadah sebagai pemimpin dari kalangan Anshar.

Mendengar kabar itu, Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab segera mendatangi Saqifah Bani Saidah. Dalam musyawarah tersebut, Abu Bakar mengingatkan sabda Rasulullah SAW bahwa kepemimpinan umat berada di tangan kaum Quraisy.

Alih-alih mengajukan dirinya sendiri, Abu Bakar justru menawarkan Umar bin Khattab dan Abu Ubaidah bin Jarrah sebagai calon pemimpin. Namun Umar menolak dan menilai Abu Bakar adalah sosok yang paling layak memimpin umat karena menjadi orang pertama yang membenarkan dakwah Rasulullah SAW, menemani hijrah ke Madinah, serta dipercaya menjadi imam shalat ketika Rasulullah sakit.

Di lokasi itulah Umar bin Khattab kemudian membaiat Abu Bakar ash-Shiddiq. Baiat tersebut diikuti kaum Muhajirin dan Anshar hingga akhirnya keesokan harinya Abu Bakar secara resmi ditetapkan sebagai khalifah pertama dalam sejarah Islam.

Baru setelah kepemimpinan umat dipastikan, Rasulullah SAW dimakamkan di rumah Aisyah RA, yang kini berada di kawasan Raudhah, Masjid Nabawi.

Bagi Ibrohim, Saqifah Bani Saidah bukan sekadar bangunan bersejarah di sekitar Masjid Nabawi. Tempat itu menjadi simbol bahwa pergantian kepemimpinan dalam Islam ditempuh melalui musyawarah, dialog, dan kesepakatan bersama di tengah situasi paling genting yang pernah dihadapi umat Islam.*

Komentar

Your email address will not be published.

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global
Go toTop

Jangan Lewatkan

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak

Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45 Persen

JAKARTA — Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) 2026 mencapai 91,45
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88