MAKKAH — Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berjalan. Memasuki hari ke-42 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, ribuan jemaah secara bertahap telah kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan proses pemulangan berlangsung sesuai rencana dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran layanan bagi seluruh jemaah.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan hingga hari kesepuluh fase pemulangan, mayoritas jemaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan baik dan pergerakan jemaah berjalan lancar.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berjalan lancar. Hingga hari ini, sebanyak 168 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dengan total 65.466 jemaah dan 671 petugas. Dengan demikian, jumlah yang telah dipulangkan mencapai 66.137 orang,” ujar Ichsan Marsha pada Kamis (11/6/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 162 kelompok terbang (kloter) telah mendarat di Indonesia. Total jemaah yang sudah tiba di berbagai embarkasi mencapai 63.167 orang dengan 646 petugas yang turut mendampingi.
Dengan demikian, jumlah keseluruhan yang telah kembali ke Tanah Air hingga saat ini mencapai 63.813 orang.
Di sisi lain, operasional haji belum sepenuhnya berakhir. Pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah masih terus berlangsung sebagai bagian dari tahapan akhir pelayanan sebelum kepulangan ke Indonesia.
Menurut Ichsan, hingga hari ini sebanyak 69 kloter telah diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah dengan total 26.550 jemaah dan 276 petugas.
“Sebanyak 69 kloter dengan 26.550 jemaah dan 276 petugas telah diberangkatkan ke Madinah, atau total sebanyak 26.826 orang.”
Sementara itu, untuk jemaah haji khusus, proses pemulangan juga berjalan bertahap. Hingga saat ini tercatat 15.802 orang telah kembali ke Indonesia, terdiri dari 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Haji tak berakhir di Tanah Suci
Di tengah proses pemulangan yang masih berlangsung, Kemenhaj mengingatkan bahwa makna ibadah haji tidak berhenti ketika jemaah meninggalkan Makkah dan Madinah.
Menurut Ichsan, keberhasilan haji tidak hanya diukur dari tuntasnya seluruh rangkaian ritual ibadah, tetapi juga dari kemampuan jemaah menjaga nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.
“Keberhasilan haji tidak hanya diukur dari selesainya seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, tetapi juga dari bagaimana nilai-nilai haji terus hidup dalam keseharian setelah kembali ke Tanah Air. Karena itu, kami mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kemabruran haji dengan memperkuat akhlak, memperbanyak amal saleh, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan haji sejatinya tidak berakhir di bandara kedatangan. Justru setelah kembali ke rumah, para jemaah diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan pribadi maupun sosialnya.
Jaga kesehatan hingga tiba di rumah
Kemenhaj juga mengingatkan jemaah yang masih berada di Arab Saudi agar tetap menjaga kondisi fisik selama menunggu jadwal kepulangan maupun menjalani ibadah di Madinah.
Cuaca panas dan aktivitas yang padat masih menjadi tantangan yang perlu diantisipasi hingga akhir masa operasional haji.
“Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga pola istirahat, memperbanyak minum air, dan menghindari aktivitas yang berlebihan agar tetap sehat hingga kembali berkumpul bersama keluarga di Indonesia,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Ichsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah yang telah menjaga ketertiban selama proses penyelenggaraan haji tahun ini.
Menurutnya, kedisiplinan, kesabaran, dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan para jemaah menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional haji Indonesia.
“Terima kasih kepada seluruh jemaah yang telah menunjukkan kedisiplinan, kesabaran, dan semangat kebersamaan selama menjalankan ibadah haji. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur dan menjadi teladan kebaikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.*
