14 hours ago
1 min read

Pemilu Tanpa Sirkulasi Elit

Ilustrasi Pemilu (Foto: Istimewa/ Total Politik/ Aryafernandes.com)

JAKARTA – Indonesia telah melaksanakan 6 kali pemilihan umum sejak 1999. Namun, pemilu belum banyak mengubah siapa yang mengendalikan partai politik. Pemerintahan datang dan pergi, sementara elite yang mengendalikan proses rekrutmen politik relatif tetap.

Mengapa penting: Pemilu menjadi siklus elektoral semata, sejumlah elite politik yang sama dalam jangka panjang menentukan siapa yang akan memimpin (capres/cawapres, kepala daerah, anggota legislatif) serta pimpinan lembaga negara.

  • Sirkulasi elite yang tersumbat di partai politik membuat alternatif kepemimpinan nasional menjadi terbatas.
  • Konsentrasi kekuasaan politik yang berada pada satu atau sekelompok orang mengakibatkan terjadinya konsentrasi kewenangan, penguasaan akses terhadap sumber daya politik dan finansial.

Gambaran umum: UU Partai Politik tidak mengatur masa dan periode jabatan ketua umum partai. Berbeda dengan jabatan publik yang memiliki masa jabatan tetap (fixed term) dan batasan periode masa jabatan (term limit).

  • Presiden dan wakil presiden menjabat selama 5 tahun dan dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.
  • Lembaga negara seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Yudisial, Komnas HAM, dan Ombudsman memiliki masa jabatan 5 tahun dan hanya dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan.

Sisi lain: karakteristik partai mempengaruhi model sirkulasi dan rekrutmen pemimpin.

  • Sejumlah partai parlemen, nonparlemen, serta partai baru mengalami personalisasi politik dan kewenangannya dimiliki oleh satu atau beberapa orang.
  • Variasi sirkulasi kepemimpinan antarpartai: kompetisi (Golkar), pemilu internal (PKS), dan kekerabatan (Demokrat).
  • Beberapa partai mempertahankan elite yang sama sebagai simbol dan pemersatu partai.

Kemungkinan yang akan terjadi: Guncangan politik dapat memicu regenerasi kepemimpinan partai, seperti penurunan suara partai, konflik internal yang tidak terselesaikan, kepemimpinan yang tidak efektif, atau kejenuhan kader. Perubahan kepemimpinan juga dapat didorong oleh kebutuhan internal partai.

  • PDI Perjuangan: Megawati masih memegang kendali penuh dan menjadi simbol ideologi partai. Menjelang 2029, mulai terjadi pembagian peran di antara dua penerus Megawati: yaitu Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
  • Gerindra: menunjukkan pembagian peran yang jelas melalui posisi Ketua Harian yang dijabat oleh Sufmi Dasco Ahmad serta pergantian Sekretaris Jenderal. Namun, Prabowo Subianto tetap menjadi simbol dan aset elektoral utama bagi partai.
  • Nasdem: Prananda Paloh berpotensi menjadi salah satu figur utama dalam proses suksesi partai.
  • PKB dan PAN: Muhaimin Iskandar dan Zulkifli Hasan masih menjadi figur dominan di kedua partai dalam dua siklus pemilu ke depan.
  • PSI: Jokowi akan berperan lebih besar dalam kepemimpinan partai.

Kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh seberapa rutin pemilu dilaksanakan, tetapi juga seberapa terbuka dan tersedia mekanisme sirkulasi kepemimpinan di internal partai.

Arya Fernandes. Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial, CSIS

Sumber: www.aryafernandes.com. https://www.aryafernandes.com/pemilu-tanpa-sirkulasi-elite/

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Bambang Harymurti: Otoriter Tapi Kenyang atau Demokrasi Tapi Lapar?

JAKARTA – Filipina memberi kita satu pertanyaan yang agaknya semakin

Krisis Kepemimpinan dan Solusi Pemilihan

JAKARTA – Salah satu sebab terjadinya krisis kredibilitas kepemimpinan nasional
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88