4 months ago
6 mins read

Kisah Petugas Haji: Allah yang Memampukan

Ahsan Fauzi, anggota MCH 2026 Daker Bandara. (Foto: MCH 2026)

MADINAH – Ahsan Fauzi tidak pernah membayangkan dirinya bisa berdiri di Tanah Suci sebagai petugas haji. Jurnalis Digtara.com dan DMI TV yang bertugas di Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja Bandara itu mengaku, jika hanya mengandalkan kemampuan pribadi, terutama dari sisi ekonomi, dirinya belum mampu berangkat ke Makkah dan Madinah.

Karena itu, ketika akhirnya mendapat amanah menjadi anggota MCH pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, ada satu keyakinan yang terus ia ulang setiap kali menceritakan perjalanan tersebut.

“Semua karena Allah. Saya meyakini saya bisa sampai di sini, bisa sampai di Tanah Suci, bisa mendapat amanah yang luhur menjadi petugas haji bidang Media Center Haji. Tanpa izin Allah, tanpa kehendak Allah, tidak mungkin saya sampai di sini,” ungkapnya.

Keyakinan itu lahir dari perjalanan hidup yang tidak mudah. Ahsan berasal dari keluarga petani di kampung. Ia mengaku tumbuh dalam keluarga sederhana sehingga sejak masih kuliah sudah berusaha membiayai pendidikannya sendiri tanpa bergantung kepada orang tua.

“Saya termasuk kategori hidup yang penuh perjuangan. Saat mahasiswa saya bisa dikatakan mandiri, cari penghidupan sendiri, cari beasiswa sendiri untuk biaya kuliah,” tuturnya.

Berbagai pekerjaan pernah dijalani agar tetap bisa bertahan hidup dan menyelesaikan kuliah. Ia berjualan koran, menjual air mineral, hingga mengerjakan berbagai pekerjaan serabutan.

“Apapun saya lakukan. Jual koran, jual Aqua, kerja-kerja serabutan saya lakukan demi menyambung hidup, demi bisa survive, bisa kuliah hingga lulus,” ujarnya.

Pengalaman itu membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan. Berasal dari keluarga petani membuatnya tidak pernah menganggap perjalanan ke Tanah Suci sebagai sesuatu yang mudah diwujudkan.

“Kalau bicara mampu secara pribadi, secara finansial, bisa dipastikan saya belum mampu.”

Namun jalan yang datang justru berbeda dari yang dibayangkannya. Ia dipercaya menjadi anggota Media Center Haji PPIH Arab Saudi. Amanah itu, menurut Ahsan, menjadi jalan yang Allah bukakan sehingga dirinya dapat berangkat ke Tanah Suci.

“Karena mendapat panggilan lewat PPIH Arab Saudi, lewat MCH, akhirnya dimampukan dari sisi perjalanan, dari sisi pembiayaan,” kata dia.

Bagi Ahsan, kesempatan tersebut bukan hanya kesempatan berhaji. Sebagai seorang jurnalis, menjadi anggota Media Center Haji juga memiliki arti tersendiri dalam perjalanan profesinya.

“Kita sudah bisa liputan di mana-mana, di berbagai kota, berbagai provinsi, bahkan berbagai negara. Tapi kalau belum bisa liputan haji, rasanya sebagai jurnalis kurang sempurna,” katanya.

Pertama kali menatap Ka’bah
Perjalanan itu membawanya bersama rombongan Daerah Kerja Bandara menuju Arab Saudi. Setibanya di sana, mereka langsung menuju Makkah untuk menunaikan umrah wajib.

Bagi Ahsan, momen itu sulit dijelaskan dengan kata-kata. “Rasanya seperti tidak percaya. Seperti mimpi. Ini benar-benar di Tanah Suci? Ini benar-benar Ka’bah?”

Selama bertahun-tahun ia hanya mengenal Ka’bah melalui layar televisi dan foto. Kini bangunan yang selama ini hanya hadir dalam bayangannya benar-benar berada di depan mata.

Ketika pandangannya pertama kali tertuju ke Ka’bah, air matanya tidak lagi dapat dibendung. Namun yang pertama kali muncul dalam pikirannya bukan dirinya sendiri, melainkan perjalanan Nabi Ibrahim AS.

“Begitu melihat Ka’bah, yang terlintas adalah Nabi Ibrahim. Karena bicara haji, bicara Ka’bah adalah sejarah Nabi Ibrahim. Di situ ada perjuangan Nabi Ismail dan juga Siti Hajar,” ujarnya.

Pengalaman serupa kembali ia rasakan ketika memasuki Masjid Nabawi. Kali ini pikirannya tertuju kepada Rasulullah SAW yang menyebarkan Islam dari kota tersebut.

“Di sinilah tempat Rasulullah berdakwah. Di sinilah tempat Rasulullah menyebarkan agama Allah.”

Baginya, berdiri di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi merupakan impian yang sejak lama ia simpan. “Ini yang saya impikan, saya dambakan, dan baru kesampaian bisa sampai di Nabawi.”

Tugasku adalah ibadahku
Menjadi anggota Media Center Haji membuat Ahsan tidak hanya datang ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah. Sejak awal, ia menanamkan keyakinan bahwa tugas jurnalistik yang diembannya juga merupakan bagian dari ibadah.

“Tugasku adalah ibadahku.”

Kalimat itu terus dipegangnya selama menjalankan tugas di Daerah Kerja Bandara. Setiap hari ia meliput berbagai aktivitas penyelenggaraan haji di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, mulai dari kedatangan hingga kepulangan jemaah Indonesia.

Bagi Ahsan, pekerjaan tersebut bukan sekadar rutinitas profesi. Ia memandang tugas di Media Center Haji sebagai bagian dari pelayanan kepada tamu-tamu Allah.

Kesempatan itu juga membuatnya bertemu dengan banyak jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. Masing-masing datang dengan cerita dan perjuangannya sendiri untuk bisa menunaikan ibadah haji.

Di sela-sela tugas peliputan, Ahsan berusaha memanfaatkan kesempatan yang ada untuk memperbanyak ibadah. Ketika bertugas di Arafah, misalnya, ia memilih berhenti sejenak dari aktivitas peliputan untuk melaksanakan shalat dan memanjatkan doa.

Menurutnya, kesempatan berada di tempat-tempat mustajab seperti Arafah tidak datang setiap saat sehingga ia ingin memanfaatkannya sebaik mungkin.

Selain bertemu dengan jemaah, Ahsan juga mengaku banyak belajar dari rekan-rekan sesama petugas haji. Selama berada di Arab Saudi, ia melihat setiap orang menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya masing-masing agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar.

Pengalaman itu membuat keyakinannya semakin kuat bahwa amanah sebagai petugas haji bukan sekadar pekerjaan yang harus diselesaikan, melainkan kesempatan untuk mengabdi.

Ahsan Fauzi di Madinah. (Foto: MCH 2026)

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88