2 months ago
7 mins read

Kisah Petugas Haji: Melayani Jemaah Seperti Ayah dan Ibu Sendiri

Ardhi Wahdan, Anggota MCH 2026 Daker Madinah. (Foto: MCH 2026)

MADINAH – Kesempatan menjadi petugas haji tidak datang pada percobaan pertama bagi Ardhi Wahdan. Wartawan Harian Kedaulatan Rakyat itu baru dinyatakan lolos sebagai anggota Media Center Haji (MCH) setelah lima kali mendaftar. Penantian yang tidak singkat itu membuat kabar kelulusannya memiliki arti tersendiri. 

Karena itulah, ketika menerima pesan bahwa dirinya lolos sebagai petugas haji, orang pertama yang langsung ia hubungi bukanlah rekan kerja ataupun atasannya di kantor, melainkan ibunya.

“Langsung terlintas ibu. Begitu mendapat pesan informasi lolos sebagai petugas haji, saat itu juga telepon ibu,” kenangnya.

Bagi Ardhi, momen itu menjadi awal dari perjalanan yang sama sekali belum pernah ia bayangkan sebelumnya. Ini adalah kali pertama ia bertugas di Tanah Suci. 

Selama berada di Madinah, tugas utamanya tidak berbeda dengan pekerjaan yang selama ini ia jalani sebagai jurnalis, yakni melakukan peliputan, menulis berita, lalu menerbitkannya melalui media tempat ia bekerja. 

Namun semakin lama menjalankan amanah sebagai petugas haji, ia merasakan bahwa pekerjaannya tidak lagi sekadar menghasilkan berita. 

Ada banyak keadaan yang membuatnya harus hadir sebagai petugas yang melayani, mendampingi, sekaligus membantu jemaah yang membutuhkan pertolongan.

Perasaan itu paling sering muncul ketika memasuki fase Armuzna. Menurut Ardhi, hampir setiap hari ia bertemu dengan jemaah yang kebingungan mencari jalan kembali ke tenda di Mina seusai melempar jumrah. 

Di tengah jutaan orang yang bergerak menuju arah yang sama, tidak sedikit jemaah yang terpisah dari rombongan, lupa arah, atau tidak lagi mengenali jalan pulang. 

“Hampir setiap momen memiliki keharuan,” ujar anggota MCH 2026 Daker Madinah ini.

Semua jemaah adalah orang tua
Pengalaman-pengalaman itulah yang perlahan membentuk cara pandangnya selama bertugas. Ardhi mengaku sejak awal ia selalu berusaha memandang setiap jemaah yang ditemuinya sebagai orang tua sendiri. 

Cara pandang itu bukan muncul begitu saja. Ia berkaitan dengan pengalaman hidup yang sangat pribadi.

“Semua jemaah yang saya layani, sejak awal selalu saya jadikan tameng sebagai orang tua. Qadarullah, ayah saya sudah menghadap Sang Khalik. Sehingga beberapa kali ada orang tua yang berjalan sendirian dan lupa arah pulang, segera saya hampiri. Bagaimanapun, mereka sudah menjadi ayah dalam benak saya. Sosok yang harus dijaga, dilayani, dan dilindungi sekuat tenaga kami,” ungkapnya.

Kalimat itu bukan sekadar ungkapan. Ardhi benar-benar berusaha menjalankannya setiap kali bertugas di lapangan. Karena itulah, ketika melihat seorang jemaah lansia berjalan sendirian atau tampak kehilangan arah, ia merasa terpanggil untuk segera menghampiri. 

Baginya, para jemaah itu bukan lagi orang asing yang baru ditemui di Tanah Suci, melainkan sosok ayah dan ibu yang membutuhkan pertolongan.

Salah satu pengalaman yang paling membekas terjadi ketika fase Armuzna. Hari sudah gelap ketika ia melihat sepasang suami istri duduk bersimpuh di pinggir jalan. Keduanya baru selesai melempar jumrah, tetapi tidak lagi mengetahui jalan kembali menuju tenda di Mina. 

Di tengah lalu lintas jemaah yang masih ramai, pasangan lansia itu memilih berhenti karena tidak tahu harus melangkah ke mana. Melihat keadaan tersebut, Ardhi segera menghampiri mereka. Ia kemudian menggandeng tangan sang suami dan memapahnya berjalan menuju tenda di Mina. 

Perjalanan itu berlangsung hampir satu jam. Tidak ada jalan pintas yang bisa ditempuh. Yang terpenting baginya saat itu hanyalah memastikan pasangan lansia tersebut dapat kembali bertemu dengan rombongannya.

Setelah akhirnya tiba di tenda, suasana yang semula dipenuhi kebingungan berubah menjadi haru. Pasangan lansia itu berulang kali mengucapkan doa sambil memeluk Ardhi dengan erat sebagai ungkapan terima kasih karena telah mengantarkan mereka kembali.

Bahkan, satu peristiwa yang hingga kini masih ia ingat terjadi sesaat kemudian. “Saya masih ingat betul, beliau menyodorkan uang 500 riyal.”

Ardhi menolak pemberian itu dengan halus. Ia menyampaikan bahwa membantu jemaah memang sudah menjadi tugas petugas haji dan meminta agar uang tersebut digunakan untuk keperluan mereka sendiri selama berada di Tanah Suci.

“Saya sampaikan bahwa ini sudah menjadi tugas kami. Mohon dengan sangat supaya uang tersebut digunakan untuk kebutuhan jemaah.”

Mendengar jawaban itu, pasangan lansia tersebut kembali memeluknya sambil terus memanjatkan doa. Ardhi mengaku memilih segera berpamitan. Bukan karena pekerjaannya telah selesai. Melainkan karena ia tidak ingin orang lain melihat air matanya mulai menetes.

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius
Go toTop

Jangan Lewatkan

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak

Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45 Persen

JAKARTA — Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) 2026 mencapai 91,45
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88