2 months ago
4 mins read

Kisah Petugas Haji: Antara Tanah Suci dan Ruang Bersalin

Hasyim Arfah, anggota MCH 2026 Daker Bandara. (Foto: MCH 2026)

Gurun yang mengajarkan kesabaran
Sebelum berangkat, Hasyim tidak memiliki gambaran yang utuh tentang Arab Saudi. Ia belum pernah umrah. Belum pernah menginjakkan kaki di Tanah Suci. Karena itu, ketika pertama kali merasakan panas gurun, kesan yang muncul begitu kuat. “Panas gurun seperti menembus kulit,” ujarnya.

Namun panas itu justru membawanya pada satu pemikiran lain. Ia membayangkan bagaimana beratnya perjuangan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat ketika menyebarkan Islam di tanah yang keras dan panas seperti ini.

Kesadaran itu membuatnya melihat ibadah haji dari sudut pandang yang berbeda. Bahwa haji bukan hanya perjalanan fisik. Tetapi juga latihan kesabaran. Latihan menahan diri. Juga latihan mengendalikan ego. 

Cara Allah memanggil
Bagi Hasyim, haji adalah perjalanan spiritual. Puncak dari perjalanan seorang Muslim dalam menyempurnakan rukun Islam. Namun tahun ini ia datang bukan sebagai jemaah. Ia datang sebagai petugas. Datang untuk bekerja, untuk melayani. Dan justru dari sanalah ia menemukan makna yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Saat bertugas di berbagai titik operasional haji, ketika membantu jemaah, ketika mengamati perjuangan para lansia, ketika berdiri di tengah jutaan manusia yang bergerak menuju tujuan yang sama, Hasyim merasakan sesuatu yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. “Saya merasa ini mungkin cara Allah memanggil kita,” katanya.

Melalui tugas, pengabdian, dan pelayanan. Ia bersyukur karena dari amanah itu, Allah juga memberinya kesempatan untuk menyempurnakan ibadah hajinya sendiri. Kesempatan yang mungkin tidak pernah ia rencanakan sebelumnya.

Musim haji suatu saat akan berakhir. Hasyim akan kembali ke Makassar. Kembali ke ruang redaksi. Kembali menulis berita dan menjalani rutinitas jurnalistiknya. Ia juga akan pulang menemui istri dan menyambut kelahiran anak yang sejak awal musim haji sudah dinantikannya.

Namun ada satu pelajaran yang akan terus ia bawa pulang dari Tanah Suci. Bahwa manusia sesungguhnya sangat kecil di hadapan Allah. Bahwa seluruh pencapaian hidup tidak pernah lepas dari campur tangan-Nya. 

Dan bahwa menjadi pelayan tamu Allah adalah nikmat yang tidak semua orang memperoleh kesempatan untuk merasakannya. “Sekarang saya merasa harus lebih banyak bersyukur.”

Sebab di antara jutaan manusia yang datang memenuhi panggilan Allah, ada sebagian kecil orang yang dipilih untuk membantu perjalanan mereka. Dan Hasyim Arfah merasa menjadi salah satu orang yang beruntung itu.

Seorang jurnalis dari Makassar yang datang ke Tanah Suci untuk bertugas, lalu pulang dengan keyakinan bahwa setiap langkah hidup—sejauh apa pun perjalanannya—selalu berada dalam genggaman Allah.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88