2 months ago
4 mins read

Kisah Petugas Haji: Antara Tanah Suci dan Ruang Bersalin

Hasyim Arfah, anggota MCH 2026 Daker Bandara. (Foto: MCH 2026)

MADINAH — Kalimat itu terdengar sederhana. Diucapkan seorang pramugari sesaat sebelum pesawat mendarat di bandara Jeddah. “Selamat datang di Arab Saudi.”

Namun bagi Hasyim Arfah, kalimat tersebut terasa berbeda.

Di balik jendela pesawat, hamparan gurun mulai terlihat. Untuk pertama kalinya dalam hidup, ia menginjakkan kaki di negeri yang selama ini hanya dikenalnya dari buku sejarah Islam.

Sebagai editor di Tribun Timur Makassar, Hasyim terbiasa menyaksikan berbagai peristiwa penting dalam kehidupan orang lain. Ia menulis cerita tentang banyak orang. Namun kali ini, ia sedang menjalani salah satu peristiwa terpenting dalam hidupnya sendiri.

Untuk pertama kalinya datang ke Arab Saudi. Untuk pertama kalinya melihat langsung tanah tempat sejarah Islam dibangun. Dan untuk pertama kalinya mengemban amanah sebagai anggota Media Center Haji (MCH) 2026 Daker Bandara dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.

Saat pesawat benar-benar menyentuh landasan, ada satu perasaan yang sulit ia jelaskan. Perasaan bahwa dirinya sedang berada di tempat yang selama ini hanya hadir dalam doa.

Doa orang tua
Jika ditanya apa yang membuatnya sampai ke titik ini, Hasyim tidak menyebut kecerdasan, pengalaman jurnalistik, atau keberuntungan. Ia justru menyebut satu kalimat sederhana: berbakti kepada orang tua.

“Saya merasa yang paling berpengaruh adalah bakti kepada orang tua. Mungkin karena doa orang tua juga sehingga saya bisa sampai ke sini,” ujarnya.

Kalimat itu lahir dari perjalanan hidup yang tidak selalu mudah. Ia tidak lahir dari keluarga berada. Tidak tumbuh dalam kemewahan. Hidupnya dipenuhi perjuangan sebagaimana kebanyakan keluarga Indonesia lainnya.

“Kami bukan keluarga ningrat. Hidup kami penuh perjuangan,” tuturnya.

Meski keluarganya memiliki beberapa warisan, Hasyim mengaku tidak pernah bergantung padanya. Ia memilih bekerja, berusaha, dan menjalani hidup dengan caranya sendiri.

Dari situlah ia belajar bahwa setiap pencapaian selalu memiliki harga yang harus dibayar. Dan salah satu harga terbesar itu harus ia bayar menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci.

Meninggalkan istri yang hamil
Di rumah, seseorang sedang menunggu. Bukan hanya menunggu kepulangannya. Tetapi juga sedang menunggu kelahiran seorang anak. Saat mendapat amanah menjadi petugas haji, istri Hasyim sedang mengandung enam bulan.

Itu menjadi keputusan paling berat yang harus diambil sebelum berangkat ke Arab Saudi. Di saat banyak suami memilih mendampingi istri yang memasuki masa-masa akhir kehamilan, Hasyim justru harus berangkat ribuan kilometer meninggalkan rumah demi menjalankan amanah sebagai petugas haji.

“Keputusan terbesar sebelum berangkat adalah meninggalkan istri yang sedang hamil enam bulan,” katanya.

Beberapa minggu setelah musim haji berakhir, anak mereka diperkirakan lahir. Artinya, sebagian masa-masa penting menjelang kelahiran harus ia lewati dari kejauhan. Namun amanah tetap harus dijalankan.

Dan seperti banyak kisah pengabdian lainnya, selalu ada orang-orang yang ikut berkorban di belakang layar. Dalam kisah Hasyim, orang itu adalah istrinya. “Alhamdulillah, istri mengizinkan,” ujarnya.

Kalimat sederhana yang menyimpan banyak makna. Ada kepercayaan, keikhlasan, juga doa yang mungkin tak pernah diketahui orang lain. Selain itu, ada pula pengorbanan lain yang harus dijalani. 

Sebagai peserta seleksi dari Makassar, ia harus mengeluarkan biaya sendiri untuk mengikuti berbagai tahapan tes. Waktu bekerja juga harus dikorbankan demi mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi yang panjang. Namun semua itu terasa kecil dibanding kesempatan yang akhirnya datang.

Belajar dari para lansia
Sebagai anggota MCH Daker Bandara, Hasyim menghabiskan banyak waktunya di titik pertama kedatangan jemaah Indonesia. Di sana ia menyaksikan berbagai wajah. Ada yang tersenyum, ada yang menangis. Ada pula yang langsung mengangkat tangan berdoa begitu menjejakkan kaki di Tanah Suci.

Namun ada satu pemandangan yang selalu membuatnya berhenti sejenak. Melihat para jemaah lansia turun dari pesawat. “Momen yang paling menyentuh ketika melihat jemaah lansia tiba dan berjuang melaksanakan ibadah haji,” ungkapnya.

Di wajah-wajah yang dipenuhi keriput itu, Hasyim melihat perjalanan panjang yang tidak sederhana. Dengan pelbagai kendala yang dihadapi, mereka tetap berangkat. Tetap datang memenuhi panggilan Allah.

Pemandangan itu membuatnya berkali-kali merenung. Bahkan yang paling membuat hatinya tersentuh adalah ketika melihat para jemaah yang wafat di Tanah Suci. Bagi Hasyim, setiap jemaah membawa cerita perjuangannya sendiri. Dan setiap cerita selalu menyisakan pelajaran.

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88