2 months ago
1 min read

Delapan Kloter Masuk Madinah, Jemaah Langsung Tempati Kamar

Jemaah haji Indonesia tiba di Hotel Astoneast Madinah. (Foto: Chairul Akhmad/MCH 2026)

MADINAH – Sektor 1 Madinah mulai menerima kedatangan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah dengan menerapkan sistem penempatan kamar baru yang diklaim lebih tertata dan mempercepat proses layanan setibanya jemaah di hotel.

Kepala Sektor 1 Madinah, Ramlan Sudarto, mengatakan pada Senin (8/6/2026), pihaknya menerima total delapan kelompok terbang (kloter) yang datang secara bertahap dari Makkah menuju Madinah.

“Hari ini kita menerima dua kloter, yaitu YIA 12 dan KNO 14. Namun durasi kedatangannya berbeda. YIA datang lebih dulu, kemudian KNO menyusul sekitar satu jam kemudian,” kata Ramlan.

Menurut dia, pengalaman pada gelombang pertama menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan pola pelayanan saat kedatangan jemaah gelombang kedua.

Ramlan menjelaskan, begitu jemaah turun dari bus, mereka langsung diarahkan menuju kamar masing-masing yang sebelumnya telah ditentukan berdasarkan nama dan kelompok penempatan.

“Pola dan sistem kerja ini sudah kita dapatkan. Jadi begitu jemaah datang dari Makkah, turun dari bus, langsung kita arahkan ke kamar masing-masing karena kamarnya sudah by name dan by address,” ujarnya.

Dengan sistem tersebut, kata dia, tidak ada lagi jemaah yang kebingungan mencari kamar atau tempat tidur saat tiba di hotel. “Jadi tidak ada istilahnya tidak dapat kamar dan tidak dapat kasur.”

Ramlan menyebutkan, selain dua kloter yang tiba pada siang hari, sektor yang dipimpinnya juga dijadwalkan menerima sejumlah kloter lain hingga malam hari.

“Hari ini total ada delapan kloter. Jam dua menerima dua kloter, jam empat ada tiga kloter, kemudian jam lima sore satu kloter, dan terakhir nanti jam sembilan malam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem penempatan kamar pada gelombang kedua berbeda dengan pola saat kedatangan jemaah dari bandara pada gelombang pertama. Saat itu, komposisi rombongan dalam satu hotel masih bercampur sehingga penataan kamar lebih kompleks.

“Gelombang pertama kita menerima dari bandara secara acak. Kalau sekarang sudah sesuai dengan rombongan, sehingga kita bisa membuat sistem yang lebih tertata,” jelas Ramlan.

Dalam skema baru tersebut, setiap kamar telah dilengkapi daftar nama penghuni. Penempatan juga dilakukan berdasarkan jenis kelamin, dengan laki-laki ditempatkan bersama laki-laki dan perempuan bersama perempuan.

“Setiap kamar sudah ada nama jemaahnya. Yang laki-laki dengan laki-laki, yang perempuan dengan perempuan. Jadi tidak akan ada lagi persoalan penempatan kamar,” ujarnya.

Ramlan menegaskan pengaturan kamar sepenuhnya dilakukan oleh petugas sesuai arahan pimpinan, bukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). “Kita yang mengatur sesuai arahan Wamen, bukan KBIHU,” katanya.

Selain itu, informasi mengenai lokasi kamar dan lantai hotel juga telah disampaikan kepada jemaah sejak masih dalam perjalanan dari Makkah menuju Madinah.

Ke depan, ia memastikan layanan bagi jemaah akan terus ditingkatkan dengan respons yang lebih cepat terhadap berbagai kebutuhan yang muncul selama masa tinggal di Madinah.

“Kita akan lebih meningkatkan layanan. Apa pun yang menjadi kebutuhan dan keluhan jemaah akan kita respons secepat mungkin,” tandasnya.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88