MAKKAH — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Dahnil meminta waktu yang tersisa sebelum fase puncak haji dimanfaatkan untuk beristirahat penuh dan mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan. Menurutnya, kesiapan fisik menjadi faktor penting agar jemaah mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
“Waktu yang tersisa diharapkan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beristirahat penuh, mengurangi aktivitas yang tidak perlu, serta menjaga asupan makanan dan cairan tubuh,” kata Dahnil dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, saat pelaksanaan Armuzna nanti jemaah diperkirakan harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki hingga puluhan kilometer. Karena itu, kondisi tubuh yang prima menjadi kebutuhan utama agar jemaah tidak mengalami kelelahan berlebihan di tengah cuaca panas Arab Saudi.
Pemerintah juga terus mengingatkan jemaah untuk menjaga pola makan, memperbanyak konsumsi air putih, dan menghindari aktivitas berat di luar hotel selama menunggu keberangkatan menuju Armuzna.
Fase Armuzna merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji yang akan diikuti jutaan jemaah dari berbagai negara. Pada fase ini, mobilitas jemaah meningkat drastis sehingga ketahanan fisik menjadi perhatian utama petugas haji Indonesia.*
