3 months ago
2 mins read

PPIH Saudi Konsolidasi Jelang Armuzna, Petugas Diminta Siaga

Konsolidasi Akbar PPIH Arab Saudi 2026 di Makkah. (Foto: Chairul Akhmad/MCH 2026)

MAKKAH — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 menggelar Konsolidasi Akbar jelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Konsolidasi yang digelar di Makkah itu dihadiri jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah RI, petugas sektor, ketua kloter, hingga unsur pelayanan haji lainnya.

Ketua PPIH Arab Saudi 2026, Ian Heryawan, mengatakan konsolidasi dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh petugas dalam menghadapi fase paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Kami mengharapkan solidaritas dan loyalitas dari rekan-rekan sekalian yang bekerja. Dan kami mengapresiasi apa yang sudah dikerjakan oleh bapak dan ibu sekalian untuk memberikan yang terbaik bagi jemaah haji kita,” kata Ian Heryawan, Minggu malam (24/5/2026).

Ia menyebut sebanyak 552 petugas yang terdiri dari ketua kloter, ketua sektor, dan kepala daerah kerja hadir dalam konsolidasi tersebut. Sementara sebagian petugas lainnya telah berada di Arafah untuk melakukan pengecekan akhir kesiapan tenda dan fasilitas jemaah.

“Alhamdulillah rekan-rekan kita sebagian sudah menempati pos, khususnya di Arafah. Dan sekarang sedang checkingterakhir kesiapan tenda untuk saudara-saudara kita yang akan menempati tenda baik di Arafah maupun Muzdalifah,” ujarnya.

Ian menegaskan pihaknya ingin memastikan seluruh jemaah mendapatkan hak pelayanan dengan baik selama berada di Armuzna.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh jemaah haji mendapatkan haknya masuk ke dalam tenda dan bisa beribadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman,” katanya.

Ia mengingatkan seluruh petugas agar tidak patah semangat menghadapi berbagai tantangan pelayanan di lapangan, termasuk persoalan konsumsi, transportasi, dan kesehatan jemaah.

“Ketidaksempurnaan itu adalah bagian dari kesempurnaan kita sebagai hamba. Jangan berkecil hati, jangan sampai patah semangat,” pesan Ian.

Menurut dia, kritik dan evaluasi dari berbagai pihak harus dijadikan bahan penyempurnaan layanan selama fase puncak haji berlangsung.

“Apa yang kita terima, koreksi, kritikan, saran, itu adalah bagian penyempurnaan ibadah,” katanya.

Patuhi komando
Ian juga menekankan pentingnya kepatuhan petugas terhadap sistem komando dan pengendalian pergerakan jemaah. Ia menyebut seluruh pergerakan jemaah menuju Arafah akan dimulai sejak pukul 07.00 waktu Arab Saudi. 

“Pergerakan jemaah akan sangat tergantung kepada pengendalian, khususnya para ketua kelompok dan ketua rombongan,” ujar Ian.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, menyebut penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun selalu menghadapi tantangan. Namun ia menilai pelaksanaan haji tahun ini menunjukkan banyak perbaikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kami menganggap bahwa setiap tahun penyelenggaraan haji itu selalu saja ada masalahnya. Saya kira tidak pernah ada penyelenggaraan ini yang tanpa masalah,” kata Aziz.

Meski demikian, ia menilai sejumlah persoalan besar yang sebelumnya kerap muncul berhasil ditekan pada penyelenggaraan haji tahun ini. “Sekarang, alhamdulillah itu tidak ada masalah. Jadi itu juga prestasi,” ujarnya.

Aziz juga meminta seluruh unsur PPIH menjaga koordinasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam melayani jemaah.

Apresiasi terhadap PPIH
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah RI sekaligus Amirulhaj, Mochamad Irfan Yusuf, meminta seluruh petugas mempertahankan kualitas pelayanan yang selama ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

“Banyak apresiasi. Tak hanya orang Indonesia tapi teman-teman dari luar Indonesia juga mengapresiasi. Pertahankan,” kata Gus Irfan.

Ia mengibaratkan fase Armuzna sebagai injury time yang menentukan keberhasilan pelayanan haji Indonesia tahun ini. Menhaj juga menegaskan seluruh petugas harus bekerja dalam satu komando dan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.

“Semua harus masuk dalam satu komando, satu data, satu instruksi, dan satu pintu kerja. Tidak boleh ada tumpang tindih petugas. Tidak boleh ada layanan yang tidak jelas penanggung jawabnya,” tegas Menhaj.

Menurut dia, fokus utama pelayanan selama Armuzna adalah memastikan kebutuhan dasar jemaah terpenuhi, mulai dari konsumsi, distribusi air minum, layanan kesehatan, hingga pengendalian mobilitas jemaah.

“Pastikan air minum cukup. Bila keterlambatan terjadi, jangan sampai jemaah mengalami dehidrasi,” pesannya.

Ia juga meminta petugas tetap tenang dalam menghadapi situasi di lapangan agar tidak memicu kepanikan di kalangan jemaah.

“Dalam situasi apa pun, petugas tidak boleh panik. Kepanikan petugas akan membuat jemaah lebih panik,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Amirulhaj meminta seluruh petugas menjaga semangat pelayanan hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai.

“Sukses layanan haji ditentukan melalui pelayanan ramah dan kerja sama seluruh petugas,” tandas Menhaj.*

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88