4 months ago
5 mins read

Kisah Petugas Haji: Di Balik Seragam Itu, Pratiwi Menemukan Hidayah

Pratiwi Kusuma, Anggota MCH 2026 Daker Madinah. (Foto: MCH 2026)

MADINAH – Musim haji sudah lama menjadi bagian dari pekerjaan Pratiwi Kusuma. Sebagai jurnalis Indosiar, setiap tahun ia mengolah berbagai pemberitaan tentang penyelenggaraan ibadah haji dari balik meja redaksi. 

Sejak 2018, segmen haji selalu menjadi salah satu liputan yang paling menarik perhatiannya karena menghadirkan banyak perspektif, mulai dari persoalan yang berulang setiap tahun, kabar jemaah yang wafat, hingga kisah-kisah personal sejak sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.

Meski akrab dengan pemberitaan haji, saat itu ia belum pernah merasa terpanggil untuk ikut menjadi bagian dari penyelenggaraan ibadah haji. Selama bertahun-tahun, ia cukup menjadi orang yang menyampaikan cerita tentang para jemaah dan para petugas kepada masyarakat.

Perasaan itu berubah ketika pendaftaran petugas haji dibuka pada akhir 2025. Tanpa banyak pertimbangan, ia memutuskan mengikuti seleksi. Bahkan, menurut  pengakuannya, ia menjadi orang pertama yang menyatakan siap bertugas.

“Allah tidak pernah terlambat, tidak pula terburu-buru. Saat panggilan tes itu datang, aku sadar ini adalah waktu terbaik yang sudah disiapkan,” tuturnya.

Keputusan mengikuti seleksi bukan datang begitu saja. Selama bertahun-tahun mengolah berita haji, ada satu bayangan yang selalu muncul setiap kali melihat petugas membantu para jemaah.

Pratiwi membayangkan kedua orang tuanya. Dalam pikirannya, suatu saat nanti ayah dan ibunya juga akan memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci. 

Ketika waktu itu tiba, mereka mungkin membutuhkan bantuan para petugas sebagaimana para jemaah yang selama ini ia lihat dalam berbagai liputan.

“Dari bertahun-tahun aku selalu melihat visual jemaah yang ditolong petugas. Dan aku ingin berada di posisi itu, menolong tamu Allah sebagai bekalku agar kelak kebaikan datang dalam hidupku,” kata Pratiwi.

Keinginan itu akhirnya membawanya ke Arab Saudi sebagai anggota Media Center Haji 2026 di Daerah Kerja Madinah.

Melayani dengan hati
Pada fase puncak haji, Pratiwi mendapat penugasan menjaga Pos 1 Jamarat bersama Putri Anggia. Hari itu, 28 Mei 2026, ia kembali teringat pada kedua orang tuanya.

“Bagaimana nasibnya jika tak ada petugas.”

Pertanyaan itu membuat setiap kesempatan melayani jemaah memiliki arti tersendiri baginya. Ia mengaku mungkin tidak bisa memberikan pertolongan yang besar. 

Namun, menurutnya, menenangkan jemaah yang membutuhkan atau menyuapi sedikit camilan agar mereka kembali memiliki tenaga juga merupakan bagian dari pelayanan.

“Mungkin tak banyak pertolongan yang bisa kuberikan, tapi sejenak menenangkan mereka yang butuh, menyuapi sedikit camilan agar berenergi adalah caraku mencari bekal kehidupan. Tugasku sebagai MCH nyatanya bisa beriringan dengan nuraniku sebagai seorang hamba,” ujarnya.

Hari itu menjadi awal dari rangkaian pengalaman yang kemudian ia kenang sebagai bagian penting dari perjalanannya selama bertugas di Tanah Suci.

Keesokan harinya, 29 Mei 2026, Pratiwi kembali bertugas di Pos 1 Jamarat. Baru tiba di pos jaga, ia sudah mendapati seorang jemaah terjatuh hingga dahinya berdarah.

Saat itu ia bertugas bersama Putri Anggia dari Garuda TV. Menurut Pratiwi, selama beberapa hari bertugas di pos yang sama, mereka sudah menjalin kedekatan dengan askar dan tim medis yang berjaga di lokasi tersebut.

“Kami sudah punya kedekatan dengan askar dan tim medis di pos kami berjaga. Karena tujuan kami satu, agar ketika jemaah haji Indonesia butuh bantuan, mereka cepat bergerak.”

Kedekatan itu membantu proses penanganan jemaah yang mengalami perdarahan. Tim medis Arab Saudi segera datang dan bersama-sama membantu membawa jemaah tersebut ke medical center.

Namun, pengalaman yang paling membekas baginya justru terjadi pada hari yang sama di tenda Mina. Saat hendak berangkat menuju pos jaga, seorang jemaah lansia menggenggam tangannya dan meminta diantar ke kamar mandi. 

Pratiwi mengaku tidak mungkin menolak permintaan itu meski tugas sudah menunggunya. Ia kemudian mendampingi jemaah tersebut masuk ke bilik kamar mandi yang, menurutnya, tidak seberapa luas untuk ditempati dua orang dewasa. 

Pratiwi memperkirakan jemaah itu berasal dari Lombok dari logat bicaranya. Di dalam kamar mandi, jemaah lansia tersebut harus mengejan cukup keras karena pencernaannya tidak lancar. Setelah selesai, Pratiwi membantu membersihkan najisnya.

“Setelah itu kubasuh agar najisnya hilang,” tuturnya.

Selesai membantu jemaah itu, Pratiwi memanjatkan doa. “Aku seraya berdoa, jadilah ini rahmat bagiku kelak di kemudian hari.”

Pengalaman-pengalaman itu menjadi bagian dari hari-harinya selama bertugas di Tanah Suci. Ada yang terekam kamera, ada pula yang tidak pernah terdokumentasikan. Namun, bagi Pratiwi, semuanya menjadi bagian dari perjalanan yang ia jalani sebagai petugas haji.

Sesungguhnya, perjalanan itu telah dimulai beberapa tahun sebelum Pratiwi mengenakan seragam petugas haji.

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Siapkan Satu Haji Berbasis AI

BOGOR – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendorong integrasi data

Wamenhaj Sapu Bersih Penyimpangan di Kemenhaj

JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88