15 hours ago
1 min read

Kemenhaj Matangkan Skema Armuzna

Koordinator Bidang Satuan Operasi (Satops) Armuzna, Harun Arrasyid meninjau kesiapan tenda jemaah haji di Arafah. (Foto: Chairul Akhmad)

JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mematangkan skema pergerakan jemaah pada fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Pengaturan itu disiapkan untuk memastikan proses layanan, pelindungan, serta mobilitas jemaah berjalan aman, tertib, dan terkendali.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan fase Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam rangkaian ibadah haji karena melibatkan pergerakan jutaan jemaah dalam ruang dan waktu yang terbatas.

“Karena itu, pengaturan mobilitas, disiplin jadwal, kepatuhan terhadap arahan petugas, dan kesiapan fisik jemaah menjadi sangat penting. Kemenhaj telah membentuk Satuan Operasional Armuzna untuk memastikan pergerakan jemaah berjalan bertahap, terukur, dan berbasis mitigasi kepadatan,” ujar Maria di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Hingga hari ke-29 operasional haji 1447 H/2026 M, tercatat sebanyak 481 kloter dengan 186.041 jemaah dan 1.919 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah itu, 472 kloter dengan 182.332 jemaah dan 1.888 petugas telah tiba di Makkah.

Sementara itu, kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, mencapai 208 kloter dengan 79.945 jemaah dan 832 petugas. Adapun jemaah haji khusus yang telah tiba di Arab Saudi tercatat sebanyak 13.180 orang.

Maria menjelaskan, proses pergerakan jemaah dari Makkah menuju Arafah akan dimulai pada 8 Dzulhijjah 1447 H atau Senin (25/5) secara bertahap dalam tiga gelombang, yakni pukul 06.00, 11.30, dan 17.30 Waktu Arab Saudi. Seluruh jemaah ditargetkan telah diberangkatkan menuju Arafah sebelum pukul 24.00 WAS.

“Jemaah kami imbau tidak berada di lobi hotel sebelum jadwal keberangkatan agar tidak terjadi penumpukan. Tetap bersama rombongan, bawa perlengkapan secukupnya, selalu membawa identitas, dan jaga kondisi tubuh,” katanya.

Pelaksanaan wukuf di Arafah dijadwalkan berlangsung pada 9 Dzulhijjah atau Selasa (26/5), pukul 10.00 hingga 13.00 Waktu Arab Saudi. Setelah Magrib, jemaah mulai diberangkatkan menuju Muzdalifah pada pukul 19.00 WAS.

Khusus jemaah dengan skema murur, perjalanan akan langsung dilanjutkan menuju Mina tanpa turun di Muzdalifah.

Sementara pergerakan jemaah non-murur dari Muzdalifah menuju Mina dimulai pukul 23.00 WAS hingga pukul 07.00 WAS pada 10 Dzulhijjah.

Setibanya di Mina, jemaah akan melaksanakan lontar jumrah Aqabah mulai pukul 10.00 WAS, sebelum kembali ke tenda untuk menjalani mabit. Maria mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan kondisi fisik selama fase puncak haji berlangsung.

“Jangan memaksakan diri apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan. Syariat memberikan keringanan melalui mekanisme badal lontar bagi jemaah yang memiliki uzur,” tegas Maria.

Pada 11 hingga 13 Dzulhijjah, jemaah akan menjalani mabit di Mina dan melaksanakan lontar jumrah Aqabah, Ula, serta Wustha sesuai jadwal. Jemaah nafar awal ditargetkan menyelesaikan rangkaian ibadah pada 12 Dzulhijjah, sedangkan nafar tsani pada 13 Dzulhijjah.

Maria menegaskan keberhasilan fase Armuzna tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga disiplin jemaah dalam mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

“Patuhi jadwal, ikuti arahan resmi, jangan bepergian sendiri, jaga kekompakan, dan hemat tenaga menuju puncak haji. Kemenhaj akan terus melakukan monitoring 24 jam untuk memastikan layanan kesehatan, transportasi, konsumsi, dan mitigasi kepadatan berjalan optimal,” tutup Maria.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kisah Petugas Haji: Belajar Makna Melayani di Tanah Suci

MADINAH – Bagi banyak orang, menjadi petugas haji adalah tugas

PPIH Bentuk 10 Sektor Khusus di Armuzna, Siapkan Tim Respons Krisis dan Timsus

MAKKAH — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88