3 hours ago
1 min read

Ribuan Jemaah Mulai Bergerak ke Makkah, Gelombang I Jalani Umrah Wajib

Jemaah haji bersiap berangkat ke Makkah usai miqat di Bir Ali. (Foto: Chairul Akhmad)

MADINAH — Pergerakan jemaah haji Indonesia menuju Makkah resmi dimulai. Pada Kamis (30/4/2026), jemaah Gelombang I mulai diberangkatkan untuk menunaikan umrah wajib, menandai fase krusial dalam rangkaian ibadah haji tahun ini.

Sebanyak 12 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan secara bertahap dari Madinah menuju Makkah. Total 5.080 jemaah diangkut menggunakan 127 bus, dengan seluruh proses keberangkatan terpusat melalui miqat di Bir Ali sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Di lapangan, proses pergerakan berlangsung dinamis. Petugas memastikan setiap bus terisi sesuai manifest dan jemaah telah menjalani tahapan ibadah awal, termasuk niat ihram.

Kepala Seksi Khusus (Kaseksus) Bir Ali, Divia Ardianto, menyebut proses pendorongan sudah dimulai sejak pagi hari dan berjalan bertahap.

“Pada pagi hari ini, rencana kita akan pendorongan sebanyak 12 kloter. Dan sampai dengan saat ini, dari jam 07.00 tadi sampai dengan saat ini sudah tiga kloter. Dua kloter, yaitu dari YIA (Yogyakarta) dan JKG (Jakarta) sudah berangkat dari Bir Ali menuju ke Makkah. Sekarang yang sedang berjalan, yaitu dari Sumatera,” jelas Divia, Kamis (30/4/2026).

Di tengah arus pergerakan yang padat, petugas menerapkan skema teknis ketat untuk memastikan proses miqat berjalan cepat namun tetap tertib. Jemaah diatur berdasarkan kondisi fisik, dengan prioritas efisiensi waktu.

“Untuk teknisnya, di sini untuk seluruh jamaah, kita sarankan khususnya yang lansia dan yang disabilitas maupun yang berkebutuhan khusus untuk tidak keluar atau berada di dalam list. Terkecuali yang sehat langsung turun dari bis langsung menuju ke arah sebelah kanan ini. Ada dua bagian yang kita siapkan, yaitu untuk syarikah Rakeen dan BTG,” sambung Divia.

Delapan titik pemeriksaan disiapkan untuk mengurai kepadatan. Pembagian jalur masuk dan keluar juga diatur secara spesifik untuk mempercepat arus jemaah.

“Jadi, ada check point yang sudah kita siapkan di sini. Untuk Rakeen itu berada di check point 2 yang saat ini saya berada. Dan yang untuk BTG itu ada di check point 7. Dan untuk pintunya sendiri untuk check point 2 itu di sebelah kanan. Kalau untuk yang check point 7 berada di sebelah kiri atau di tepatnya di pintu 101,” jelas Divia.

Untuk menjaga ritme pergerakan, waktu singgah jemaah di Bir Ali dibatasi secara ketat, maksimal 15 menit per kedatangan.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

Miqat di Bir Ali, Ini yang Dilakukan Jemaah

MADINAH — Proses miqat jemaah haji Indonesia di Bir Ali tak

SOP Pendorongan Jemaah ke Makkah Diperketat, Ini Tahapannya

MADINAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah menerapkan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88