3 months ago
1 min read

SOP Pendorongan Jemaah ke Makkah Diperketat, Ini Tahapannya

Kepada Daker Madinah, Khalilurrahman. (Foto: Chairul Akhmad)

MADINAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) ketat dalam proses pendorongan jemaah dari Madinah menuju Makkah. Skema ini disusun untuk memastikan pergerakan jemaah berjalan tertib, aman, dan terkoordinasi.

Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, menjelaskan tahapan dimulai jauh sebelum keberangkatan. Delapan jam sebelum jadwal, seluruh koper jemaah sudah harus diturunkan ke lobi hotel untuk memudahkan proses distribusi.

“Delapan jam sebelum jadwal keberangkatan, koper-koper jamaah sudah diturunkan di lobi hotel jamaah,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Selanjutnya, empat jam sebelum keberangkatan, bus mulai diberangkatkan dari pool menuju hotel. Dengan estimasi perjalanan sekitar 30 menit, bus dipastikan sudah tiba di hotel tiga jam sebelum jadwal keberangkatan jemaah.

Namun, Khalil menegaskan jemaah tidak langsung naik ke bus begitu kendaraan tiba. Proses verifikasi dilakukan terlebih dahulu oleh petugas transportasi bersama pihak syarikah.

“Jamaah jangan langsung turun menuju bus, tetapi menunggu arahan dari layanan transportasi. Setelah dipastikan, bus akan diberi stiker sesuai rombongan,” jelasnya.

Setelah penomoran bus selesai, proses pemuatan barang dilakukan oleh petugas (ummal), baik untuk koper besar maupun kecil. Jemaah kemudian diarahkan naik secara bertahap sesuai rombongan masing-masing dengan pengawasan ketua rombongan dan ketua regu.

“Di sinilah peran ketua rombongan dan ketua regu untuk memastikan jamaah masuk bus secara tertib dan sesuai jadwal,” katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan di titik miqat Bir Ali, PPIH telah menyiapkan delapan pos layanan. Setiap kloter akan diarahkan ke pos berbeda guna mencegah penumpukan.

“Nanti masing-masing kloter diarahkan ke pos satu, pos dua, dan seterusnya agar lebih tertib dan rapi,” ujarnya.

Ia menegaskan, Bir Ali merupakan titik miqat internasional yang digunakan jemaah dari berbagai negara. Karena itu, pengaturan yang rapi menjadi kunci agar seluruh jemaah Indonesia dapat melaksanakan miqat tanpa kendala.

Di Makkah, jemaah dijadwalkan tinggal selama 25 hingga 30 hari. Memasuki bulan Mei, suhu udara diperkirakan mencapai 35–36 derajat Celsius.

Khalil mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama masa transisi tersebut, termasuk menggunakan alat pelindung diri dan mencukupi kebutuhan cairan.

“Imbauan kami, jemaah tetap menjaga kesehatan, membawa pelindung diri seperti masker, topi, payung, kacamata, serta memastikan asupan makan dan minum cukup,” katanya.

Dengan SOP yang terstruktur, PPIH berharap proses pendorongan jemaah dari Madinah ke Makkah dapat berjalan lancar, sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh jemaah.*

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Go toTop

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Haji dengan Saudi

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong penguatan kemitraan strategis

Kemenhaj Teguhkan Nasionalisme Lewat Doa Kebangsaan

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengikuti Doa dan Zikir
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88