2 months ago
1 min read

INH Salurkan Ratusan Paket Makanan Hangat untuk Pengungsi Gaza

Penyaluran bantuan makanan hangat bagi warga Gaza. (Foto: INH)

GAZA — Lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH) kembali menyalurkan bantuan pangan bagi warga terdampak konflik di Jalur Gaza. Melalui program Hot Meals, ratusan paket makanan hangat didistribusikan kepada ribuan pengungsi yang bertahan di tenda-tenda darurat dan pusat penampungan dengan kondisi serba terbatas.

Penanggung jawab program INH di Gaza, Muhammad Qaddoura, mengatakan blokade berkepanjangan serta hancurnya infrastruktur sipil kian memperparah situasi kemanusiaan. Banyak rumah warga luluh lantak, akses air bersih terbatas, dan distribusi bahan pokok tersendat.

“Kondisi ini membuat krisis pangan menjadi ancaman nyata, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang membutuhkan asupan gizi memadai, terlebih di bulan Ramadan,” ujar Qaddoura, Rabu (25/2/2026).

Menjawab situasi tersebut, tim relawan INH di lapangan bergerak cepat dengan mengoperasikan dapur umum. Bahan makanan segar diolah setiap hari untuk kemudian dibagikan langsung kepada warga yang paling membutuhkan. Program Hot Meals dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan kehangatan dan dukungan moral di tengah situasi yang mencekam.

Qaddoura menegaskan, bantuan ini merupakan wujud solidaritas nyata masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina, khususnya warga Gaza yang menjadi korban konflik berkepanjangan.

“Kami hadir untuk memastikan amanah dari rakyat Indonesia sampai ke tangan yang tepat. Kehidupan di Gaza saat ini sangat berat, namun makanan hangat ini setidaknya memberi kekuatan moral bagi saudara-saudara kita di kamp pengungsian,” katanya.

Ia menambahkan, setiap paket makanan yang dibagikan bukan sekadar bantuan logistik. “Setiap porsi adalah pesan cinta dan simbol kedermawanan dari saudara-saudara kami di Indonesia. Ini pengingat bahwa mereka tidak berjuang sendirian,” ujarnya.

Distribusi Menjangkau Titik Terisolasi
Distribusi bantuan dilakukan dengan menyasar titik-titik pengungsian yang paling terdampak dan terisolasi. Relawan mendatangi langsung tenda-tenda pengungsi, menyerahkan makanan hangat kepada anak-anak dan para ibu. Suasana haru kerap mewarnai setiap pembagian, terutama bagi mereka yang telah lama kesulitan memperoleh makanan siap saji yang layak.

Di dapur umum INH, setiap proses memasak dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan kebersihan makanan tetap terjaga. Antusiasme anak-anak yang menerima paket makanan menjadi gambaran nyata bahwa bantuan sederhana dapat menghadirkan secercah harapan.

INH menegaskan kebutuhan bantuan kemanusiaan di Gaza masih jauh dari kata cukup. Krisis yang berkepanjangan membutuhkan dukungan berkelanjutan dari masyarakat internasional, termasuk Indonesia.

“Donasi Anda bukan sekadar bantuan, tetapi bisa menjadi hidangan penyambung hidup bagi setiap jiwa yang ada di sini,” pungkas Qaddoura.

Melalui program Hot Meals, INH kembali menegaskan bahwa solidaritas lintas batas tetap hidup, menghadirkan kehangatan di tengah krisis kemanusiaan yang belum berujung.*

Komentar

Your email address will not be published.

Go toTop

Jangan Lewatkan

Flotilla Gaza: Aksi Global Tembus Blokade

JAKARTA – Upaya menembus blokade Jalur Gaza melalui jalur laut

Serangan Drone Israel Tewaskan Warga Gaza

GAZA – Eskalasi kekerasan di Jalur Gaza kembali memakan korban jiwa.
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88