8 months ago
2 mins read

Pers Card Number One: Jalan Panjang Kesetiaan Cak Iban

Ketua PWI Provinsi Kepri, Saibansah Dardani yang kerap disapa Cak Iban. (Foto: PWI Kepri)

JAKARTA – Tidak semua wartawan mengejar sorotan. Sebagian memilih berjalan pelan, konsisten, dan setia, bahkan ketika zaman berubah dengan kecepatan yang melelahkan. Saibansah Dardani, yang oleh banyak kawan disapa Cak Iban, termasuk dalam barisan terakhir itu. 

Ketika Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menganugerahkan Press Card Number One (PCNO) kepadanya, itu penanda usia pengabdian. Bagi Cak Iban, kartu bernomor satu itu adalah pengakuan, atas kesetiaan.

Undangan resmi sebagai penerima Press Card Number One telah ia terima dari Panitia Pusat Hari Pers Nasional 2026. Dalam surat bernomor: 476/PWI-P/HPN2026/I/2026 tanggal 27 Januari 2026 tersebut ditegaskan bahwa PCNO akan diserahkan dalam sebuah acara khusus, sebagai bagian dari rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026, 9 Februari, di Banten, sebuah momentum simbolik yang menempatkan penghargaan ini sebagai peneguhan nilai dan rekam jejak profesi.

“PCNO bukan penghargaan biasa. Bagi saya, ini pengakuan dari organisasi profesi tertua di Indonesia atas dedikasi, kontribusi, dan kesetiaan pada profesi wartawan,” katanya.

Ia menyebut angka 33 tahun bukan semata hitungan waktu, tetapi juga rekam jejak, yang panjang, yang ditinggalkan dari satu ruang redaksi ke ruang redaksi lain, dari media cetak ke media siber, dari lapangan liputan ke ruang pengambilan keputusan redaksi.

Nilai yang dipegang teguh sejak awal justru lahir dari kesadaran sederhana: wartawan adalah pembelajar seumur hidup. Sejak masih menjadi wartawan muda di Harian Pagi Riau Pos di Pekanbaru, Cak Iban belajar secara otodidak, dan lebih penting lagi, belajar langsung dari para wartawan senior. Nama-nama seperti Rida K. Liamsi, Kazzaini KS, dan Mostamir Thalib menjadi rujukan profesionalisme.

“Dari belajar dan terus belajar itulah sejatinya esensi profesi wartawan. Belajar tiada henti,” ujarnya lagi.

Namun, bagi Cak Iban, belajar saja tidaklah cukup. Ada dua hal yang tak pernah ia tawar sepanjang kariernya, yakni integritas dan kompetensi. Tanpa integritas, wartawan kehilangan kepercayaan. Tanpa kompetensi, wartawan kehilangan makna.

Dengan komitmen itulah, Saiban percaya, seorang wartawan akan menemukan jalannya sendiri, membangun kepercayaan, memperluas jaringan, dan tetap berdiri tegak di tengah perubahan zaman.

Dari koran ke klik
Perjalanan jurnalistik Cak Iban dimulai awal 1990-an. Ia tumbuh di dunia koran harian, ketika berita disusun dengan disiplin waktu dan ketelitian berlapis. Ia pernah menulis dan menyunting di Harian Riau Pos, menjajal denyut ekonomi nasional di Majalah Warta Ekonomi dan Majalah Kapital di Jakarta, hingga mengelola tanggung jawab redaksional dan manajerial di media daerah seperti Harian Lantang di Batam.

Pengalaman itu membentuknya sebagai penjaga proses. Cak Iban memahami bahwa pers bukan sekadar produk berita, melainkan ekosistem nilai, ada akurasi di sana, keberimbangan, pun keberanian bersikap.

Ketika gelombang media siber datang, Cak Iban tidak menyingkir. Ia beradaptasi. Sejak 2014, ia dipercaya menjadi Pemimpin Redaksi Batamtoday.com, lalu mendirikan J5newsroom.com pada 17 Agustus 2022, suatu tarikh yang menjadi simbol bahwa kemerdekaan pers harus terus dirawat, bahkan di era klik dan algoritma.

Kepada generasi wartawan hari ini, yang bekerja di tengah tekanan ekonomi, polarisasi, dan kebisingan digital, Cak Iban tidak menawarkan jalan pintas. Ia justru mengajak kembali pada nilai dasar profesi.

“Tetaplah menjadi wartawan yang profesional, berintegritas, dan kompeten,” terang dia, benderang.

Cak Iban mengibaratkan wartawan sebagai rajawali: burung yang berani terbang sendiri, menjelajah cakrawala luas, tidak takut pada langit mendung, bahkan pada gelap sekalipun. Rajawali tahu arah dan percaya pada sayapnya sendiri.

Dalam perumpamaan itu tersimpan pesan yang tegas, bahwa wartawan yang waras dan jujur adalah mereka yang tidak menggantungkan nurani pada kerumunan, tidak kehilangan arah oleh tekanan, dan tetap setia pada kompas etiknya, walau angkasa tengah muram.

Yang ingin dikenang
Di balik seluruh perjalanan profesional itu, Cak Iban diam-diam menyimpan harapan yang sangat sederhana. Jika suatu hari ia tak lagi menulis berita, ia tidak ingin dikenang sebagai tokoh besar atau wartawan legendaris.

“Saya cuma ingin dikenang sebagai sahabat, teman ngopi yang menyenangkan, teman diskusi, dan hamba Allah SWT yang dhaif.”

Tidak ada keinginan untuk meninggalkan monumen nama. Yang diharapkan hanyalah kehadiran yang membekas secara manusiawi, di meja kopi, pada ruang obrolan, dan dalam ingatan orang-orang yang pernah berjalan bersamanya.

Dalam dunia yang semakin riuh oleh opini dan kepentingan, kisah Cak Iban agaknya mengingatkan satu hal penting: pers tidak dibangun oleh mereka yang merasa paling bising, namun oleh mereka yang paling lama, paling setia, menjaga nilai.

Ramon DamoraPengurus PWI Pusat, Budayawan Kepri dan Penerima PCNO.

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Wartawan Senior Salim Said Berpulang

JAKARTA – Wartawan senior dan tokoh perfilman Indonesia, Salim Said,

Polemik RUU Penyiaran Berlanjut

JAKARTA – Kontroversi seputar draf Revisi Undang-Undang (RUU) No 32
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88