9 months ago
3 mins read

Zeitgeist: Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

Mantan Presiden Soeharto. [Foto: Net]

JAKARTA – Menurut akademisi Halbwachs (1950) dan Assmann (2011), kepahlawanan bersifat selektif dan periodik. Karena itu, gelar pahlawan menonjolkan fase tertentu dari kehidupan seseorang, bukan keseluruhan perjalanan hidupnya. Inilah alasan mengapa: George Washington dipuji sebagai pendiri Amerika, meskipun memiliki budak. Nelson Mandela dihargai atas perjuangan anti-apartheid, bukan periode militannya.

Sementara itu teori: “Nation-building” Benedict Anderson (1983) menyatakan bahwa tokoh pahlawan dipilih untuk menstabilkan identitas nasional—bukan karena hidupnya sepenuhnya bermoral.

Dengan demikian, pertanyaannya bukan “Apakah dia sempurna secara moral?” tetapi “Apakah ia berguna secara simbolik bagi negara hari ini?” Pertanyaan tersebut juga berlaku bagi Soekarno dan  Soeharto.

Semua tradisi akademik menyimpulkan hal yang sama:  Gelar Pahlawan Nasional Bersifat politik, selektif, dan episodik. Artinya, seorang pahlawan boleh memiliki masa hidup yang heroik dan juga mengalami fase yang tidak heroik, bahkan melakukan tindakan yang kelam, namun tetap dihargai atas kontribusi tertentu. Individu yang kompleks tetap dapat dianggap pahlawan, karena yang dihargai adalah kontribusi tertentu.

Kegagalan reformasi
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto secara tidak langsung didukung dan dipengaruhi oleh kegagalan Reformasi. Walaupun Reformasi di Indonesia berhasil secara politik, tetapi rapuh secara naratif.

Reformasi berhasil membongkar institusi otoriter, tetapi gagal menciptakan narasi ideologis pemersatu yang dapat menggantikan “gema pembangunan” Orde Baru, bahkan kekuatan gerakan Reformasi di Indonesia langsung terfragmentasi setelah tujuan awal tercapai yaitu lengsernya Soeharto dan terciptanya kebebasan politik.

Fragmentasi yang terjadi sangat jelas yaitu adanya kelompok nasionalis yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri, kelompok Islam Poros Tengah (Amien Rais), kelompok pengaruh Orde Baru (Golkar dan ABRI) kelompok Islam nasionalis dipimpin Gus Dur. Mereka terpecah belah sejak dimulai Sidang Umum MPRRI hasil pemilu 1999.

Kondisi ini menciptakan kevakuman, padahal politik, seperti alam, tidak pernah mentoleransi kevakuman, sehingga narasi Orde Baru (ketertiban, stabilitas, dan pembangunan) tetap menjadi satu-satunya cerita besar yang koheren. Apalagi Gerakan Reformasi tidak pernah menghasilkan alternatif yang sama kuat dan menarik.

Bagi banyak warga, terutama kelompok mayoritas yang kurang melek politik “kebebasan” dan “demokrasi” terasa abstrak, sedangkan kegagalan (biaya hidup tinggi dan korupsi) bersifat konkret.

Walaupun Reformasi memperluas kebebasan, tetapi kenyataannya sangat mengecewakan karena menghasilkan “Kartel Politik” dagang sapi, bagi-bagi rezeki dan jabatan, sehingga menciptakan korupsi yang tidak berbeda dengan zaman Orde Baru bahkan pada zaman Reformasi, korupsi telah menjadi pola hidup (way of life).

Sebaliknya, nostalgia Orde Baru yang menawarkan narasi sederhana (stabilitas, pembangunan, kemakmuran) muncul kembali ke permukaan merindukan mitos kepemimpinan kuat yang melahirkan kemajuan.

Sementara itu para pemimpin reformasi gagal menghasilkan: Karya budaya ikonik; Simbol-simbol yang mudah diingat; Storytelling yang utuh tentang perjuangan demokrasi.

Oleh karena para pemimpin hasil Reformasi tidak memiliki memori kolektif yang membanggakan, maka narasi Orde Baru kembali mengkolonisasi kesadaran publik dan mendukung pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto.

Pasca-1998, koalisi reformis—yang dulu didukung mahasiswa, LSM, intelektual, dan buruh, mengalami fragmentasi, karena sebagian terkooptasi masuk ke dalam jaringan patronase dan kenikmatan kekuasaan. Bahkan menciptakan feodalisme baru.

Sebagai akibat dari kondisi tersebut,  maka dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto tidak mendapat perlawanan yang berarti kecuali dari PDIP  dan  Megawati yang selalu mengandalkan narasi ikonik  masa lalu Presiden Soekarno. Dampaknya: citra Soeharto membaik, lalu kembali ke pusat imajinasi politik.

Di samping itu, faktor penting yang membuat kekecewaan adalah Reformasi  gagal  melahirkan penerus yang dapat mewujudkan elan perjuangan. Mereka bahkan lebih cenderung memilih keluarga sebagai penerus kepemimpinan. Reformasi tidak pernah melahirkan figur karismatik dan pemersatu seperti Soekarno atau bahkan Soeharto yang kepemimpinannya tidak diperoleh karena keturunan.

Sebaliknya, reformasi justru membangun mitos haus akan kekuasaan dengan menciptakan kartel kekuasaan dan lebih memilih jalur autokrasi, akibatnya membuat Soeharto terkesan lebih baik.

Pemimpin kedaluwarsa
Munculnya dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto juga disebabkan oleh para pemimpin Reformasi yang menjadi kedaluwarsa dimata generasi baru Indonesia.

Menurut teori Generational Replacement — Ronald Inglehart: Nilai dan aspirasi masyarakat berubah ketika generasi tua digantikan oleh generasi baru dengan preferensi politik, orientasi nilai dan identitas sosial yang berbeda.

Pemimpin yang berkuasa terlalu lama sering gagal menyesuaikan diri dengan pergeseran nilai antargenerasi, sehingga generasi muda melihat  pemimpin Reformasi sebagai tidak relevan, disconnected, atau “masa lalu”.

Selain itu Samuel P Huntington dalam “Theory of Political Decay”berpendapat bahwa institusi politik yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan sosial akan mengalami political decay (pembusukan politik).

Pemimpin Partai Politik yang berkuasa terlalu lama sering gagal mengikuti transformasi nilai, aspirasi kelas menengah, dan teknologi komunikasi, sehingga respon politik mereka menjadi tidak memadai;  legitimasi melemah; kepemimpinan terlihat usang bagi generasi baru.

Menurut teori “Iron Law of Oligarchy” — Robert Michels: Organisasi  (Partai Politik) yang dikuasai terlalu lama oleh satu kelompok pemimpin (dinasti politik) akan menjadi: kaku, tidak responsif, dan mempertahankan kekuasaan demi diri sendiri. Akibatnya, generasi baru tidak lagi beresonansi dengan narasi lama dan nostalgia politik pembangunan Soeharto muncul ke permukaan.

Kesimpulan
Menurut berbagai teori sosial  politik yang telah dijelaskan, pemimpin reformasi yang berkuasa terlalu lama cenderung mengalami keusangan politik (political obsolescence) karena kehilangan kemampuan adaptasi terhadap perubahan sosial, nilai, dan aspirasi generasi baru. Reformasi juga telah dinilai tidak mampu menciptakan narasi  ikonik yang mendapat tempat dalam sanubari kehidupan rakyat.

Fenomena “pemimpin kedaluwarsa” bukan hanya soal usia biologis, tetapi tentang ketidakmampuan membaca zeitgeist atau “semangat zaman” yang mewakili tren, suasana hati, dan pandangan kolektif masyarakat pada periode waktu tertentu.

Sewajarnya bangsa Indonesia bersatu dan tidak mengeksploitasi kesalahan-kesalahan para pemimpin masa lalu yang bergelar pahlawan nasional, tetapi belajar dari segi kebaikan mereka.  Pahlawan nasional bukan malaikat yang tidak berdosa, sebagaimana layaknya manusia, mereka memiliki kehidupan yang tidak sempurna.

Dalam konteks kepahlawanan, Ibaratnya sebuah gelas yang setengahnya berisi air, kita lebih baik mengatakan gelas tersebut setengah penuh (half full) ketimbang mengatakan setengah kosong (half empty) walaupun kedua-duanya benar tetapi yang satu dirasakan penuh optimisme dan yang satu lagi bernuansa sinisme.

Laksamana Sukardi, Politikus Senior.

Komentar

Your email address will not be published.

Hasil Pengujian Laboratorium Menjadi Dasar Estimasi Stabilitas Kosmetik Melalui Pemodelan Bayesian
Kebutuhan Nonproduksi Fasilitas Pendidikan Kosmetik Terpenuhi Melalui Pemanfaatan Air Hujan
Pengelolaan Hubungan Pemasok Bahan Baku Mengandalkan Kemampuan Negosiasi Yang Tepat
Data Formulasi Dan Preferensi Konsumen Dibandingkan Melalui Dashboard Interaktif Yang Memfasilitasi
Proses Evaluasi Aktivitas Di Platform Kecantikan Dipercepat Oleh Pemrosesan Data Langsung
Penyesuaian Pengalaman Pengguna Platform Kosmetik Dilakukan Sistem Adaptif Yang Berperan
Wilayah Budidaya Tanaman Bahan Kosmetik Teridentifikasi Berkat Bantuan Pemetaan Drone
Keseimbangan Kapasitas Platform Kosmetik Digital Dijaga Oleh Infrastruktur Adaptif
Peserta Memahami Standar Produksi Kosmetik Industri Melalui Bantuan Program Magang
Inovasi RTP Mahjongways Kasino Online Membuat Pemantauan Presisi Maksimal Tercapai
UVA Protection Factor Menjadi Alat Ukur Perlindungan Produk Terhadap Sinar UVA
Pengaturan Cahaya Laboratorium Berpengaruh Terhadap Stabilitas Bahan Kosmetik Sensitif Fotodegradasi
Peran Koalesensi Dan Flokulasi Menyebabkan Penurunan Stabilitas Sediaan Kosmetik
Predictive Metrics System Berhasil Meningkatkan Akurasi Persentase Evaluasi RTP PG SOFT
Sebagai Prediktor Kualitas Layanan Digital, Variabel Mikro PG Soft Dieksplorasi
Analisis Kegagalan Menelusuri Penyebab Emulsi Terpisah Dan Perubahan Aroma Produk
Kecerdasan Komputasional Terintegrasi Mempercepat Proses Produksi Mahjong Wins 3
Teknologi Pascapanen Berhasil Menjaga Kandungan Senyawa Aktif Tanaman Sebelum Ekstraksi
Reologi Oscillatory Mengungkap Struktur Internal Gel Tanpa Merusak Jaringan
Ekosistem Modern Menjadi Dasar Analisis Objektif Perubahan Perilaku Komunitas Digital
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
RTP PG SOFT
RTP PG SOFT
RTP PG SOFT
RTP PG SOFT
RTP PG SOFT
AI Digital Pragmatic Play !
Data Digital Pragmatic Play !
Pragmatic Play dan Data Analitik !
Analisis Teknologi Pragmatic Play !
Analitik Modern untuk Pragmatic Play !
Pragmatic Play Menguatkan Sistem Digital !
Pragmatic Play Mengoptimalkan Infrastruktur !
Komputasi AI Pragmatic Play !
Teknologi AI bagi Pragmatic Play !
Analitik Komputasional Pragmatic Play !
Transformasi AI Digital Pada Pragmatic Play
Data Digital Oleh Pragmatic Play
Sinergi Pragmatic Play
Teknologi Pragmatic Play
Implementasi Analitik Modern Untuk Pragmatic Play
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Implementasi AI Digital Terbaru Pada Pragmatic Play Mengubah Cara Pengalaman Bermain !
Pemanfaatan Data Digital Oleh Pragmatic Play Menciptakan Platform Yang Lebih Responsif !
Kolaborasi Pragmatic Play Dan Data Analitik Hasilkan Inovasi Teknologi Terdepan !
Teknologi Pragmatic Play Dianalisis Secara Mendalam Untuk Ungkap Keunggulan Sistem !
Pragmatic Play Mengadopsi Analitik Modern Untuk Tingkatkan Kualitas Layanan !
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Sistem Digital Pragmatic Play Semakin Kuat Dengan Inovasi Terbaru !
Infrastruktur Digital Pragmatic Play Dioptimalkan Untuk Performa Lebih Baik !
Kemampuan Komputasi AI Pada Pragmatic Play Meningkatkan Efisiensi Platform !
Pragmatic Play Mengintegrasikan Teknologi AI Untuk Masa Depan Yang Lebih Cerah !
Analitik Komputasional Pada Pragmatic Play Menjadi Kunci Keberhasilan Platform !
Cara Kerja Random Number Generator Dan Kalkulasi Peluang Menang Mahjong Ways Dipahami Secara Matematis
Mekanisme Simbol Runtuh Dan Pengali Bertingkat Dievaluasi Dalam Menentukan Probabilitas Kemenangan Mahjong Ways
Simulasi Permainan Mahjong Ways Menerapkan Strategi Pengelolaan Modal Berbasis Perhitungan Varians Tinggi
Return To Player Dan Distribusi Volatilitas Pada Mahjong Ways Versi Digital Dianalisis Secara Statistik
Fitur Utama Dan Rasio Pembayaran Antara Mahjong Ways Pertama Dan Kedua Dibandingkan
Peran Simbol Emas Dan Transformasi Wild Dalam Menentukan Kemenangan Mahjong Ways Dipahami Lebih Dalam
Fitur Putaran Gratis Dan Simbol Emas Berpengaruh Terhadap Perhitungan Nilai Harapan Pada Mahjong Ways
Sertifikasi RNG Dan Transparansi Sistem Algoritma Pengacakan Simbol Pada Mahjong Ways Dijelaskan
Studi Kasus Popularitas Desain Mahjong Ways Mengulas Transisi Permainan Tradisional Tiongkok Ke Format Digital
Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna Pada Mahjong Ways Dioptimalkan
Perubahan Kinerja Dijelaskan Melalui Model Statistik Adaptif Dengan Pengamatan Berkelanjutan
Pengendalian Risiko Pemain Dan Manajemen Cadangan Modal Pada Mahjong Ways
Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Baru Berdasarkan Data Historis
Stabilitas Performa Terjaga Oleh Infrastruktur Digital Meski Beban Sistem Meningkat
Varibilitas Sistem Diukur Melalui Komputasi Data Dalam Lingkungan Digital Yang Dinamis
Pemahaman Lebih Dalam Peran Simbol Emas Dan Transformasi Wild Dalam Kemenangan Mahjong Ways
Pengaruh Fitur Putaran Gratis Dan Simbol Emas Terhadap Perhitungan Nilai Harapan Mahjong Ways
Penjelasan Mengenai Sertifikasi RNG Dan Transparansi Sistem Algoritma Pengacakan Simbol Mahjong Ways
Transisi Permainan Tradisional Tiongkok Ke Format Digital Diulas Dalam Studi Kasus Popularitas Desain Mahjong Ways
Optimalisasi Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna Pada Mahjong Ways
Pemahaman Matematis Cara Kerja Random Number Generator Dan Kalkulasi Peluang Menang Mahjong Ways
Evaluasi Mekanisme Simbol Runtuh Dan Pengali Bertingkat Untuk Menentukan Probabilitas Kemenangan Mahjong Ways
Strategi Pengelolaan Modal Berbasis Perhitungan Varians Tinggi Diterapkan Dalam Simulasi Permainan Mahjong Ways
Analisis Statistik Return To Player Dan Distribusi Volatilitas Pada Versi Digital Mahjong Ways
Perbandingan Fitur Utama Dan Rasio Pembayaran Mahjong Ways Pertama Versus Versi Kedua
Akurasi Pemantauan Data Real Time Meningkat Berkat Evaluasi Sistem Yang Tepat
Inovasi Teknologi Yang Lebih Responsif Didorong Oleh Sistem Adaptif Berbasis Data
Ketelitian Mengamati Perubahan Kondisi Sistem Meningkat Berkat Monitoring Real Time
Variasi Hasil Dalam Proses Digital Kompleks Diukur Melalui Pendekatan Probabilistik
Modernisasi Proses Dipercepat Melalui Respons Yang Lebih Adaptif Dari Sistem Prediktif
Evaluasi RTP PG SOFT Yang Lebih Objektif Didukung Oleh WinLogic Analytics
Evolusi RTP PG SOFT Dipahami Secara Berkelanjutan Berkat ZoneLogic Analytics
Analisis RTP PG SOFT Yang Lebih Fleksibel Didukung TechCore Analytics
Dinamika RTP PG SOFT Berbasis Data Diikuti Melalui Bantuan TitanVision Platform
Evaluasi RTP PG SOFT Dioptimalkan Berkat Bantuan UltraLogic Analytics
Dinamika RTP Mahjongways Dijelaskan Melalui VisionPilot Engine
Perkembangan RTP Mahjongways Diikuti Dengan Bantuan XenoVision Platform
RTP Mahjongways Modern Dipahami Melalui SyncVision Intelligence
Evolusi RTP Mahjongways Diikuti Berkat VertexCore Intelligence
Monitoring RTP Mahjongways Modern Didukung Oleh UnityVision Platform !
Stabilitas Kinerja Digital Dipengaruhi Oleh Peran Variabel Mikro Pada Mahjong Wins 3
Dampak Tekanan Sosial Rtp Live Di Dalam Ekosistem Digital Modern Diteliti
Model Probabilistik Akurat Digunakan Untuk Analisis Tingkah Laku Digital PG Soft
Daya Tahan Sistem Diteliti Melalui Variabel Mikro Pada Starlight Princess
Fondasi TI Mahjong Ways Diselaraskan Dengan Visi Inovasi Korporasi
Kemajuan Teknologi Starlight Princess Dipercepat Melalui Kecerdasan Komputasional
Mahjong Wins Ditempatkan Dalam Arus Adaptasi Platform Masa Kini Oleh Perkembangan Dunia Digital
Mahjong Digital Diantarkan Ke Fase Evolusi Lebih Dinamis Berkat Kemajuan Infrastruktur Modern
Mahjong Wins Dibentuk Menjadi Bagian Transformasi Teknologi Oleh Lanskap Platform Interaktif
Mahjong Digital Dihubungkan Dengan Perkembangan Ekosistem Modern Melalui Arah Baru Dunia Teknologi
Simbol Ubin Pada Game Mahjong Ways Dirancang Dengan Integrasi Elemen Kebudayaan Klasik Asia
Mekanisme Pemicu Fitur Free Spins Melalui Tiga Simbol Scatter Dijelaskan Mahjong Ways Secara Rinci
Rincian Frekuensi Pembayaran Pada Kombinasi Empat Simbol Scatter Berturut Dijelaskan Mahjong Ways
Analisis Mekanisme Transformasi Simbol Emas Menjadi Wild Dibedah Mahjong Ways Secara Lengkap
Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan Dijelaskan Oleh Mahjong Ways
Fenomena Kartu Ketiga Pada Baccarat Dan Dampaknya Terhadap Jalan Serta Hasil Permainan
Pola Terbaru Dari Black Scatter Membuat Pemain Menjadi Kaya Secara Mendadak
Target Kemenangan Harian Disusun Black Scatter Untuk Menjadikan Pemain Lebih Konsisten
Panduan Super Cepat Menjadi Master Mahjong Wins 2 Tanpa Memerlukan Modal Besar
Teknologi AI Dan RTP Live Pada Mahjong Ways Menjadikannya Favorit Pemain Baru Tahun Ini
Go toTop

Jangan Lewatkan

Hatta: Tak Mungkin Revolusi Berjalan Terlalu Lama

JAKARTA – Mohammad Hatta kerap melontarkan kritisme terhadap berbagai fenomena

Radikalisme Ki Hadjar Dewantara Melawan Penjajahan Belanda

JAKARTA – Penduduk Hindia Belanda gegap gempita mempersiapkan perayaan kemerdekaan
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88