JAKARTA – Komandan Korea-Korea, Bambang ‘Pacul’ Wuryanto, mengaku pernah dimarahi oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.
Bambang mengaku hanya dimarahi sebanyak dua kali selama bekerja untuk Megawati. Hal itu dikarenakan dirinya sebagai orang Jawa melakukan puasa Senin dan Kamis.
“Sepanjang saya mengabdi kepada Ketua Umum Ibu Mega itu saya kena marah itu hanya dua kali, gitu loh,” katanya dalam acara Kongkow Bambang Pacul dengan Total Politik.
“Karena orang Jawa selalu berpuasa di dua titik dalam keadaan normal. Dulu ketika Pak Bambang Pacul sedang berjuang, Korea berjuang, puasanya Senin sama Kamis,” ungkapnya.
Adapun fungsi dari puasa yang dilakukan pada Hari Senin adalah untuk menghindar dari kemarahan atasan. Kemudian, puasa pada Hari Kamis dilakukan untuk menghindar dari perilaku mengemis.
“Supaya saya tidak diseneni sama ‘galah’ dan juga tidak suka ngemis sama galah. Nggak mau saya ngemis-ngemis bos. Korea kok ngemis, hahaha, prei. Clear?” ujarnya.*
