JAKARTA – Komandan Korea-Korea, Bambang ‘Pacul’ Wuryanto, menjelaskan simbol di balik Magelang dan daerah-daerah sekitarnya.
Bambang Pacul mengatakan Magelang merupakan kesatuan dari daerah yang dikenal sebagai ‘Dulang Mas’, yaitu perkumpulan dari daerah Kedu, Magelang, dan Banyumas.
“Magelang ini menjadi satu kesatuan dari Dulang Mas, (yaitu) Kedu, Magelang, Banyumas, ini satu kesatuan,” katanya di acara Kongkow Bambang Pacul dengan Total Politik.
“Kedu terdiri dari Magelang Kota, Magelang Kabupaten, Purworejo, Wonosobo, Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga, Temanggung, masuk. ‘Mas-nya’ di sana, Banyumas. Kadipaten kuat, Banyumas kadipaten kuat,” lanjutnya.
Menurutnya, kumpulan dari daerah yang dikenal sebagai Dulang Mas itu dipaku di tengah-tengah dengan Gunung Tidar yang ada di Magelang.
“Ini menjadi satu ‘tepung gelang’, tepungnya kayak gelang, bundaran. Diikat, dipaku, ‘pok’ oleh Gunung Tidar,” jelasnya.
Di tempat itu, petinggi-petinggi militer Indonesia dilatih. Sebab, dari tempat itu pulalah banyak tokoh-tokoh militer seperti Jenderal Sudirman berasal.
“Itulah kenapa adinda sekalian, kawah candradimukanya militer ada di bawah Gunung Tidar. Di situlah para ksatria dididik, para ksatria-ksatria didik karena dulu memang ini suatu wilayah yang menghasilkan tentara-tentara tangguh,” ujarnya.*
https://www.youtube.com/watch?v=qExNl4knjIw
