2 years ago
1 min read

Arti Kepahlawanan Menurut Jenderal TB Simatupang

Jenderal Tahi Bonar (TB) Simatupang. (Foto: Wikipedia)

JAKARTA – Jenderal Tahi Bonar (TB) Simatupang merupakan salah satu petinggi angkatan bersenjata Republik Indonesia (RI) era kemerdekaan yang punya perhatian bagi upaya kemerdekaan Indonesia di luar aspek perjuangan fisiknya.

Dalam tulisan berjudul “Staf Angkatan Bersenjata Memperluas Arti Kepahlawanan” yang dimuat di buku Pemikiran Politik Indonesia 1945 – 1965 Herbert Feith bersama Lance Castle, Simatupang, yang diduga jadi penulisnya, menyayangkan pemahaman akan perjuangan yang sekadar melibatkan upaya fisik meraih dan mempertahankan kemerdekaan.

Menurutnya, penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam medan pertempuran meraih dan mempertahankan kemerdekaan memang penting.

“Kita harus tetap memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada mereka yang telah mengurbankan jiwanya guna kemerdekaan dan keselamatan negara,” katanya.

‘Indonesia perlu pahlawan pembangunan’

Akan tetapi, Simatupang menyadari bahwa kendati kemerdekaan bangsa Indonesia diraih dan dipertahankan oleh para pahlawan yang berlaga di medan tempur, nation-building yang datang setelahnya dilakukan oleh pahlawan-pahlawan lainnya di berbagai bidang yang ada.

“Kemerdekaan bangsa direbut dan dipertahankan oleh pahlawan-pahlawan pertempuran, akan tetapi kebesaran bangsa hanya dapat tercapai apabila bangs aitu menghasilkan pahlawan-pahlawan ilmu pengetahuan, pahlawan-pahlawan industri, pahlawan-pahlawan perkapalan, pahlawan-pahlawan pendidikan, pahlawan-pahlawan pembangunan,” terangnya.

Dan Simatupang mengkritik kalangan pemuda Indonesia kala itu yang menurutnya berhasil dalam melawan kekuatan-kekuatan imperialis di medan tempur tapi belum berhasil membangun Indonesia setelah kemerdekaan berhasil diraih.

“Angkatan yang telah menjadi pendorong dan pelopor dalam perjuangan kemerdekaan, belum lagi berhasil untuk menjadi pendorong dan pelopor dalam usaha-usaha pembangunan setelah kemerdekaan memperoleh pengakuan dunia,” ujarnya.

Demikian karena Simatupang menilai generasi yang berhasil membawa Indonesia ke arah kemerdekaan sudah kehabisan tenaganya.

“Pertama-tama, pemuda-pemuda telah mencurahkan segala tenaga dan kegiatannya guna perjuangan selama tahun-tahun yang di belakang kita, sehingga dibandingkan dengan golongan-golongan lain tenaga mereka lebih dihabiskan selama perjuangan itu,” terangnya.

Menurut Simatupang, masyarakat Indonesia kala itu, meskipun usianya yang muda, sebenarnya telah menjadi masyarakat yang ‘lebih tua’.

“Oleh karena hal-hal yang di atas maka dapat kita katakan bahwa negara dan masyarakat kita ‘lebih tua’ daripada negara dan masyarakat pada permulaan revolusi: tempo bekerja, kesegaran pikiran, ukuran yang dipakai tentu berubah pula sebagai akibat dari hal-hal itu,” ucapnya.* (Bayu Muhammad)

Baca juga: Kritik Bung Hatta terhadap Revolusi Prancis 1789

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

‘UU TNI Harus Berkaitan dengan Pertahanan dan Keamanan’

JAKARTA – Akhir-akhir ini ruang publik kita dipenuhi kekhawatiran dari

Militer sebagai Model Pendidikan dan Metodologi untuk Berbagai Sektor

JAKARTA – Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88