2 years ago
1 min read

‘Ngapain Ketemu Presiden Israel?’

JAKARTA – Mohamad Guntur Romli menyayangkan pertemuan beberapa Nahdliyin dengan Presiden Israel, Isaac Herzog beberapa waktu lalu. Terlebih, pemerintah Israel kini sedang menyerang Jalur Gaza.

“Cuma yang kita sayangkan kunjungan yang kemarin itu kan, teman-teman kalau memang itu adalah kunjungan dialog budaya, atau NGO, atau apa, ngapain sih ketemu sama Presiden Israel itu kan. Sementara pemerintah Israel yang sekarang sedang terpojok, kemudian lagi menyerang Gaza di Palestina,” katanya di acara Kabinet Bayangan.

Menurut Romli, pihak-pihak yang terkait bisa bertemu dengan Non-Governmental Organization di Israel yang sama-sama progresif jika ingin mengadakan dialog.

“Kalau mungkin pertemuan itu hanya dengan NGO, NGO-NGO di Israel yang progresif, yang juga memperjuangkan perdamaian, itu kan banyak. Kenapa tidak dengan mereka?” sambungnya.

Sebab, Romli menilai ada ekstrimis-ekstrimis baik di Israel dan Palestina yang memperkeruh keadaan dan memulai konflik di sana selama ini. Dan Israel sedang dipimpin oleh Perdana Menteri (PM), Benjamin Netanyahu, yang berasal dari kelompok sayap kanan garis keras.

“Netanyahu ini kan kelompok garis keras. Kalau di Palestina (ada) Hamas. Nah di sini yang harus kita benar-benar cermati gitu loh. Kita mau bangun dialog, siapa aja pihak-pihak yang bisa kita libatkan,” jelasnya.*

Komentar

Your email address will not be published.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Go toTop

Jangan Lewatkan

PBNU Matangkan Persiapan Muktamar ke-35 NU

BANDARLAMPUNG — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai mengencangkan ritme

NU Diingatkan Kembali ke Qanun Asasi

JAKARTA — Dinamika internal organisasi keagamaan kembali menjadi sorotan. Di
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88