2 years ago
8 mins read

Bambang Pranoto dan Kisah Minyak Kutus-Kutus

Bambang Pranoto, pencipta minyak balur Kutus-Kutus. (Foto: Hertasning Ichlas)

Ia sebenarnya mentransformasi dirinya seperti pula minyak balurnya. Menjadi manusia kuat yang tak terkalahkan.

Oleh: Hertasning Ichlas*

UTRECHT – Saya menyusuri jalan kampung yang dibelah oleh sungai kecil di sebuah kawasan pedesaan Belanda bernama Baambrugge di daerah Utrecht. Di tempat ini dimana para baron Belanda biasanya memiliki kastil hingga menutup usia, saya bertemu Bambang Pranoto untuk kedua kali.

Gerbang rumah kastil sudah terbuka ketika saya tiba. Sekejap bangunan sejak abad 16-an berjendela lebar, bertembok warna batu bata dan dikelilingi vegetasi rimbun memperkenalkan dirinya ke hadapan tamunya. Saya merasakan getaran kejayaan bergantian dengan desir angin dingin kesepian dari bangunan tersebut.

Lokasi pada mesin pencari navigasi menyebut nama tempat itu Kutus-Kutus Property International B.V. Sementara pada dinding kastil tersemat dua logo berwarna hijau dan biru bersisian yaitu Kutus-Kutus beraksara Bali dan Sanga-Sanga.

Bambang Pranoto pencipta dan pemilik minyak balur Kutus-Kutus dan Sanga-Sanga membeli kastil itu sejak 2020. Berawal ketika Ia sedang membawa 200 pegawai Kutus-Kutusnya pelesir ke Eropa termasuk mengunjungi pusat Kota Amsterdam.

Saat ia terpisah dari rombongan, angin dan rintik hujan Kota Amsterdam yang labil menyeret langkah kakinya untuk meneduh di sebuah kantor makelar perumahan di bilangan pusat Kota Amsterdam. Saat itu pula Ia mendapat ilham untuk membeli kastil di Belanda.

Seusai ngobrol ngalor-ngidul lelaki berusia hampir tujuh puluh tahun itu membawa saya menyusuri kastilnya seluas tujuh hektare lebih dengan senang dan ramah. Bergantian dari tangan atau mulutnya terselip rokok Dji Sam Soe.

Ia menghisap dalam-dalam rokok kreteknya. Asap mengepul melewati raut wajahnya yang berkaca mata, berambut gondrong, berjanggut, hingga kemudian asap itu menghilang ditelan udara di akhir musim semi.

Sambil berjalan ia menjelaskan riwayat pemilik awal kastil yang dibelinya, sementara mata saya menikmati pepohonan rimbun, telaga berisi angsa dan burung-burung, dua bangunan utama kastil, tegalan, hamparan tanah lapang berumput hijau dan arus air di kali kecil yang indah yang membelah kastil.

“Kalau mau pakai untuk kumpul-kumpul diskusi atau kegiatan seni silakan saja,” ucapnya sambil tangannya menunjuk dan menjelajahi wilayah-wilayah parkir yang memungkinkan untuk digunakan.

Kami lalu berjalan balik menuju kastil nomor 9 tempat ia dan keluarganya tinggal yang persis berada di belakang kastil nomor 8 yang difungsikan sebagai kantor dan ruang pertemuan.

Dahulu kala kastil nomor 9 itu kandang kuda. Kini dirinya, istrinya dan satu anak lelakinya biasanya menghabiskan visa tinggal tiga bulan di Belanda di kastil belakang itu.

“Saya lebih suka di sini. Ruangan dan kamar mandinya tidak sebesar di depan,” katanya.

Di dalam rumah tinggalnya itu saya diajak masuk ke ruangan favoritnya. Sebuah ruangan besar menghadap ke teras kebun depan rumahnya dan tembus pandang ke hamparan tanah belakangnya yang luasnya berkali lipat lapangan sepak bola Senayan.

Sofa besar dikelilingi beberapa jenis organ keyboard, drum elektrik dan sejumlah alat musik lain mendiami ruangan itu. Ruangan itu adalah studio musiknya. Tempat ia menjalani dirinya yang lain: seorang seniman yang gemar memproduksi dan menjadi komposer musik sejak puluhan tahun silam.

“Di manapun saya tinggal saya selalu punya studio,” ucapnya seraya membuka layar komputer di hadapannya disertai alat mixing dan jenis-jenis audio pengeras suara.

Tangannya tangkas dan terampil menjelaskan aplikasi pendukung yang digunakannya serta saat Ia sibuk membuka berkas-berkas musik dari komputernya.

Ia mengajak saya menjelajahi musik-musik yang dibuatnya bersama para seniman lain sejak awal 90-an dari laci komputernya. Ada langgam musik instrumental Jawa, Sunda, dan Minang bercampur dengan nuansa rock, jazz, fushion dan entah apalagi, setidaknya itulah yang sempat saya dengar.

“Setiap hari saya berusaha membuat satu karya,” ucapnya.

Ia meluruskan punggungnya di kursi, sedikit menggerai rambutnya yang panjang dan beruban lalu membakar rokok kreteknya yang ke sekian kali sambil tetap duduk menghadap ke layar monitor memperdengarkan karya-karya musiknya.

Saya melihat Ia telah larut dan ingin berlama-lama di situ. Ada dorongan hati yang kuat terhadap musik. Asap rokok kami menari-nari seperti mengatakan tak usah kita pikirkan waktu.

Lalu kemudian saya usil bertanya, “Kalo sudah begini apakah masih bisa kesepian?”

“Oh, saya masih kesepian. Kesepian itu penting bagi saya.”

Saya amati dirinya saat mengatakan hal itu. Seorang lelaki dengan perawakan santai sedikit bohemian seperti menolak untuk serius dan teratur. Namun semakin mendalami persona dirinya saya tahu di balik penampilan itu ada disiplin diri, keseriusan terhadap waktu untuk terus berkarya dan mengisi hidup sepenuh-penuhnya.

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Trans Metro Dewata Nasibmu di Ujung Tanduk

JAKARTA – Kemacetan lalu lintas melanda hampir semua kota dan

Bantu Belanda, Pribumi Minta Pemenuhan Hak

JAKARTA – Dalam sejarah manusia, tidak jarang ditemukan sekumpulan orang
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88