2 years ago
3 mins read

‘Obituary’ untuk Gaza

Warga Palestina mencari mayat keluarganya di reruntuhan bangunan dekat kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza. (Foto: Anadolu)

JAKARTA – Pada Sabtu 8 Juni 2024, militer Israel (IDF) kembali melancarkan aksi penuh kekejaman mereka terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. IDF menyerang kamp pengungsi di al-Nuseirat.

Serbuan yang mengerikan itu merenggut nyawa sekurang-kurangnya 270 warga sipil. Sementara itu, 700 lainnya mengalami luka-luka.

Tim Medecins Sans Frontieres (MSF) yang bekerja sama dengan staf-staf medis lainnya di rumah sakit al-Aqsa dan Nasser menemukan banyak perempuan dan anak-anak yang tergeletak di antara para korban.

Dr Hazem Maloh, seorang dokter Palestina, kini bekerja dengan MSF sejak 2013 memberikan kesaksiannya. Ia tinggal di kamp al-Nuseirat dan melihat nyawa orang-orang terdekatnya, tetangga, dan temannya terenggut di sana.

‘Tiga jam teror’

Hazem mendeskripsikan pengalamannya itu sebagai ‘tiga jam teror.’ Baginya, waktu terasa berjalan lama. Dan ia mengkhawatirkan keselamatan putranya yang sedang pergi ke pasar.

Sementara itu, di sekelilingnya, terdengar bunyi roket yang berterbangan dan ledakan-ledakan. Di sela-sela itu, suara sirene ambulans juga tertangkap oleh telinganya.

“Pada hari serangan itu, saya mengalami tiga jam teror dan ketakutan yang nyata. Selama satu jam yang terasa tak berujung, saya tidak tahu di mana putra sulung saya berada. Dia pergi ke pasar, dan dalam beberapa menit, segalanya berubah drastis. Menit-menit terasa seperti jam,” tuturnya.

“Ada suara roket dan ledakan di mana-mana. Kami tidak tahu apa yang terjadi. Semua orang berteriak dan lari ke segala arah. Kami bisa mendengar sirene dari ambulans. Rasanya seolah-olah itu adalah akhir dunia,” sambungnya.

Hazem sempat panik dan mencari anaknya ke mana-mana sambil berteriak. Syukurnya, ia mendapati putranya pulang dengan selamat. Tapi dengan ekspresi penuh ketakutan yang dapat terlihat di wajahnya.

“Saya bangun untuk melihat apakah putra saya sudah pulang dan saya menyadari dia meninggalkan ponselnya di rumah. Saya pergi ke jalan sambil berteriak. ‘Di mana anak saya? Di mana anak saya?’ Keluarga saya mencoba membawa saya kembali ke dalam rumah. Saya berteriak begitu banyak hingga kehilangan suara,” tuturnya.

“Satu jam kemudian, putra saya pulang. Wajahnya penuh ketakutan dan teror. Saya belum pernah melihat ini pada seorang manusia. Dia hampir tidak bisa bicara. Dia berkata, ‘Ayah, orang-orang hancur berkeping-keping! Anak-anak, perempuan. Mengapa seperti ini, Ayah?” lanjutnya.

“Saya memeluknya dan menangis dan menangis. Untuk pertama kalinya, saya merasa lemah,” ujarnya.

Mengenang yang mati

Beberapa waktu setelahnya, Hazem pergi ke klinik al-Awda di Deir al-Balah. Dan menemukan korban berserakan di mana-mana.

“Setelah itu, saya pergi ke klinik al-Awda, di Deri al-Balah, yang hanya beberapa meter dari rumah saya. Saya melihat puluhan dan puluhan orang terbaring di tanah, beberapa dari mereka sudah mati, lainnya terluka. Satu ambulans datang membawa tiga orang yang telah meinggal dan empat lainnya yang telruka. Mata saya penuh dengan air mata,” tuturnya.

Salah satu kenalannya kemudian menelponnya untuk menanyakan apa yang harus diperbuat kepada saudaranya yang terkena pecahan peluru di punggung. Tidak bisa berbuat banyak karena kekosongan ambulans, ia hanya bisa memberikan kiat-kiat pertolongan utama.

“Salah satu rekan saya menelepon saya. Saudaranya terkena pecahan peluru di punggung. Dia memberitahu saya bahwa saudaranya muntah darah. Dia terus bertanya apa yang harus dia lakukan. Tapi apa yang bisa saya lakukan? Tidak ada ambulans yang tersedia. Saya menyuruhnya untuk mengikat sehelai kain di sekitar luka untuk menekan cedera dan berdoa agar dia tetap hidup,” lanjutnya Hazem.

Banyaknya korban dari serangan IDF membuat warga setempat tidak punya waktu untuk menguburkan jasad-jasad sesamanya.

Hazem mengenang beberapa kenalannya yang turut wafat dalam serangan itu. Mulai dari Raneem, seorang putri dari teman Hazem, yang harus mengubur mimpinya sekolah kedokteran di Mesir bersamanya. Hingga, Rami, seorang nelayan sederhana, yang mimpinya adalah kembali berenang di pantai Jalur Gaza ketika perang berakhir.

“Raneem, yang merupakan putri salah satu teman dekat saya dan ayahnya, keduanya terbunuh. Dia sedang mempersiapkan diri untuk belajar kedokteran di Mesir. Terakhir kali saya melihatnya, dia tersenyum pada saya dan bertanya. ‘Paman, apakah MSF akan merekrut saya setelah saya menyelesaikan studi saya?” ingat Hazem.

“Mahmoud adalah seorang pemuda yang hebat juga. Dia sering membantu saya di kebun dengan menanam dan Bertani. Sehari sebelum dia terbunuh, dia mengumpulkan kay di depan rumah dan membuat api untuk memasak mie untuk anak-anaknya. Dia mengatakan kepada saya, ‘Anda tahu sekarang saya membuat mie lebih baik daripada Maqluba [hidangan terkenal Palestina].’ Mahmoud juga terbunuh pada hari Sabtu,” lanjutnya.

Rami adalah seorang nelayan sederhana. Sehari sebelum serangan, dia berkata kepada saya, ‘Bersiaplah, kita akan kembali berenang di laut lagi setelah perang berakhir.’ Rami juga terbunuh.

Mimpi warga Palestina untuk hidup di Jalur Gaza dengan tenang, tanpa harus khawatir setiap kali suara desingan roket dan dentuman bom, ikut terkubur dengan Raneem, Mahmoud, dan Rami hari itu.

“Daftar (yang mati) terlalu panjang. Dan saya tidak akan pernah melihat mereka lagi,” tandas Hazem.* (Bayu Muhammad)

Baca juga:

Momentum Bersejarah di Jalur Gaza

Dari Indonesia untuk Gaza

Di Gaza Mereka Terdera

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

‘Kudeta’ Netanyahu Ancam Perang Gaza Tanpa Akhir

Penolakan pemimpin Israel terhadap peta jalan yang dipimpin AS akan

Lebanon-Israel Berunding di Roma

LEBANON – Lebanon dan Israel kembali duduk di meja perundingan. Kali
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88