2 years ago
1 min read

Penangkapan Pelajar di Papua Tidak Beralasan

Perayaan kelulusan pelajar di Papua melakukan pawai dari Kali Bobo menuju Bumi Wonorejo. (Foto: LBH Papua)

JAKARTA – Perayaan kelulusan pelajar di Papua berubah menjadi kekerasan saat pihak kepolisian menangkap mereka karena mencoret pakaian dengan motif Bintang Kejora.

Sebanyak 14 pelajar dari Nabire dan 1 Mahasiswa Universitas Satya Wiyata Mandala sempat ditangkap oleh pihak kepolisian ketika melakukan pawai dari Kali Bobo menuju Bumi Wonorejo.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua menilai kejadian itu melanggar beberapa ketentuan hukum. Salah satunya adalah ketentuan yang menyatakan setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya dalam Pasal 28e ayat (2) UUD 1945.

Selain itu, LBH Papua juga tidak menemukan ada pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun UU lainnya yang menegaskan “apabila ada warga negara yang menggunakan pakaian atau gelang ataupun noken ataupun benda-benda apapun yang bermotif Bintang Kejora dihukum dengan pidana”.

LBH juga membandingkan permasalahan dalam implementasi Pasal 6 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2007 tentang Lambang Daerah yang mengatur desain logo dan bendera daerah tidak boleh memiliki persamaan dengan desain logo dan bendera dari organisasi-organisasi terlarang, misalnya unsur bulan sabit yang pernah digunakan oleh kelompok separatis Aceh.

Mereka menemukan hukum tersebut tidak disertai dengan ketentuan pidana. Apalagi, Partai Aceh hingga kini menggunakan bendera bermotif bulan sabit yang dahulu pernah dijadikan lambing Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Tapi, pihak yang berwenang belum menangkap satu pun kader atau pengurus partai tersebut.

Oleh karena itu, Direktur LBH Papua Emanuel Gobay dalam siaran persnya menyatakan penangkapan terhadap 14 pelajar, 1 mahasiswa, dan klarifikasi terhadap 4 orang guru terkait dengan kejadian itu tidak memiliki alasan yang jelas, sebab tidak ada aturan pidananya.

Selanjutnya, penangkapan dan klarifikasi oleh pihak kepolisian tersebut dinilai telah melanggar Kode Etik Kepolisian.

Adapun hal itu mengatur “dalam pelaksanaan tugas, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dilarang menyalahgunakan wewenang” seperti diatur dalam Pasal 6 huruf q, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Demikian, LBH Papua meminta agar Kepala Kepolisian Negara Indonesia (Kapolri) untuk memproses oknum-oknum polisi yang terlibat.* (Bayu Muhammad)

Komentar

Your email address will not be published.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Go toTop

Jangan Lewatkan

Stafsus Menhan Minta TPNPB Hentikan Kekerasan di Papua

JAKARTA — Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan Negara Kesatuan Republik

Mahasiswa Intan Jaya Gelar Aksi Kemanusiaan, Soroti Situasi HAM di Papua

JAKARTA – Front Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya Se-Indonesia (GPMI-I)
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88