2 years ago
1 min read

“Ini Partai Keluarga!”

JAKARTA – Politikus Senior Laksamana Sukardi menyatakan kultur partai di PDI-P hanya bermuara pada satu tokoh saja, yakni Ketua Umumnya.

“Walaupun ada sekolah politik, ini dan itu. Tetap saja penguasa tunggal adalah Ibu Mega,” kata pria yang biasa disapa Laks ini.

Jadi, lanjut dia, begitu terjadi pengambilan keputusan, maka semua nurut (pada keputusan Ketum). Walau di awal-awal mereka gencar mau begini atau begitu. 

“Kalau Bu Mega bilang nggak. Ya, enggak. Semua pasti nurut di bawah satu komando,” beber Laks.

Laks juga menyebut bahwa Jokowi adalah kader PDI-P yang baik. Dalam ilmu menajemen, kata dia, kalau ada kader yang baik harusnya diberikan meritokrasi, promosi. “Kalau saya ketua partai… Jadikan saja Jokowi sebagai Ketum (PDI-P).”

Kultur yang seperti ini, menurut Laks, mungkin tidak bisa terjadi di PDI-P. “Anda boleh saja menjadi calon presiden atau calon apapun, asal jangan Ketua Umum. Ini nggak masuk akal juga,” ujarnya.

Simak obrolan menarik dengan Laksamana Sukardi, hanya di Total Politik.*

 

Komentar

Your email address will not be published.

Go toTop

Jangan Lewatkan

Marwah Kejaksaan Agung dan Amanah Tegaknya Negara Hukum

JAKARTA – Pengunduran diri Jampidsus Febrie Adriansyah harus dibaca sebagai

Ketika Rakyat Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rakyat Indonesia berhak bertanya: apa yang sebenarnya sedang terjadi? JAKARTA
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88