2 years ago
3 mins read

Zulfan Lindan (1): Anak HMI dari Unas

Politikus Senior Zulfan Lindan. (Foto: Dok. Total Politik)

JAKARTA – Di usia yang masih cukup ‘belia’, ia sudah tertarik dengan dunia politik. Tepatnya saat masih duduk bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Zulfan Lindan, lelaki kelahiran Aceh ini, lantas menjelma menjadi politikus kawakan di kemudian hari.

Saat mahasiswa, Zulfan aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sebuah organisasi pemuda Islam yang banyak mencetak pemimpin-pemimpin ulung di Tanah Air. Sebagai aktivis pemuda Islam, Zulfan pun gemar menyelami pikiran-pikiran para intelektual Islam macam Hasan al-Banna, Sayyid Qutub, Abdul Kadir Audah, maupun Mustafa as-Siba’i.

Pergaulannya dengan kalangan aktivis maupun politisi pun makin meluas, di antaranya Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Dawam Rahardjo, Adi Sasono, Jimly Asshiddiqie, dan beberapa politikus tenar waktu itu. Pergaulan dan perkawanan yang makin membentuk karakternya.

Ia pun secara resmi terjun ke dunia politik saat bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri. Partai inilah yang pertama kali mengantarkannya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) periode 1999-2004.

Namun, sejak 2013 Zulfan pindah haluan dan berlabuh ke Partai NasDem. Ia kembali berhasil masuk Senayan sebagai anggota parlemen untuk periode 2014-2019. Di partai besutan Surya Paloh ini, Zulfan juga dipercaya sebagai salah satu Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) yang membidangi energi, sumber daya alam (SDA), dan lingkungan hidup.

Pernyataannya yang menyebut Anies Baswedan sebagai antitesa Jokowi berbuntut panjang, hingga menyebabkan hengkang dari Partai NasDem.

“Jadi begini, ini sudah kita kaji dengan pendekatan filsafat dialektika. Ini dengan pendekatan filsafatnya Hegel,” kata Zulfan dalam program Adu Perspektif bertema ‘Adu Balap Deklarasi, Adu Cepat Koalisi’ yang disiarkan Detikcom berkolaborasi dengan Total Politik.

“Jokowi ini kita lihat sebagai tesa, tesis. Berpikir dan kerja. Tesisnya kan begitu Jokowi. Lalu kita mencari antitesa. Antitesanya apa? Dari antitesa Jokowi ini, yang cocok itu Anies.”

Kini Zulfan fokus di dunia usaha dan ‘meniti’ karier sebagai “YouTuber’dengan membangun kanal podcast bernama Zulfan Lindan Unpacking Indonesia. Mengisi siniar dengan wawancara bersama sejumlah tokoh dengan beragam tema, hingga kini Unpacking telah berhasil menggaet 255 ribu subscriber. Jumlah diperkirakan bakal terus bertambah.

Kepada Totalpolitik.com, Zulfan berkisah tentang perjalanan hidupnya sebagai politisi.

Sejak kapan Anda tertarik dengan dunia politik?

Kalau tertarik sih, sejak SMA sudah tertarik dengan dunia politik. Karena saya kalau baca koran itu, habis baca olahraga, selalu saya cari rubrik politik. Baik politik nasional ataupun internasional. Makanya langganan kita kan dulu itu, sebelum ada Tempo itu, ada majalah Ekspres namanya. Kemudian baru ada Tempo, lalu Harian Merdeka. Kalau di Medan itu ada Harian Waspada, koran-koran politik. Jadi kalau tertarik politik sudah sejak SMA-lah.

Adakah sosok yang menginspirasi Anda? Kok bisa tiba-tiba langsung tertarik politik. Anak-anak SMA itu kan biasanya suka nge-band atau olahraga, misalnya?

Di Medan itu saya juga suka musik, ada aktivitas. Radio-radio amatir dulu kan. Belum ada radio profesional dulu. Kemudian olahraga sepak bola juga. Setelah lulus SMA hijrah ke Jakarta sekitar tahun 1975.

Sempat satu tahun di Bandung. Kuliah tapi nggak jelas, kurang serius. Akhirnya, 1977 masuk Jakarta lagi dari Bandung, melajutkan kuliah. Saya masuk Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI), tapi tidak selesai.

Saya mengambil dua kuliah, sorenya di Universitas Nasional (Unas) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Unas dulu FISIP-nya sore, tidak ada yang pagi. Nah, jadi waktu saya di Unas itulah saya sempat direkrut oleh aktivis-aktivis senior Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Kemudian karena saya dianggap orang Aceh, di-approach lagi sama alumni dan senior HMI. Akhirnya, saya masuk HMI. GMNI ini karena kantor DPP-nya dekat tempat saya tinggal, sehingga sering komunikasi.

Apa saja kegiatan Anda di HMI?

Setelah saya ikuti training HMI itu, saya lebih banyak aktif di luar kampus. HMI ini kan organisasi ekstra, jadi saya tidak aktif di intra. Saya aktif di ekstra HMI. Saya tidak aktif di komisariat. Saya lebih aktif di luar. Kantor cabang kita dulu kan di Jalan Cilosari. Sampai sekarang masih ada di Cilosari No. 17.

Saya lebih banyak sehari-hari di situ. Bertemu dengan kawan-kawan dari berbagai kampus. HMI ini kan dulu ada 118 komisariat. Semua komisariat itu di Jakarta aja. Dari UI, Universitas Kristen Indonesia (UKI), Trisakti, hingga Unas. Yang besar-besar kan dulu UI, IKIP, dan Unas.

Sejak dulu, Ketua Umum HMI Jakarta itu selalu dari tiga ini. Kalau nggak UI, IKIP, ya Unas. Unas baru saya sendiri pada masa itu. Jadi, selalu IKIP-UI, IKIP-UI. Pada 1982 saya masuk, berusaha menembus dominasi UI dan IKIP.

Waktu itu sudah ada pergaulan atau komunikasi dengan tokoh-tokoh politik?

Sudah. Saat baru masuk HMI pun saya sudah rajin berkomunikasi dengan Mohamad Roem, juga dengan Pak Nas (Jenderal AH Nasution). Baru dua tahun di HMI, saya berkomunikasi dengan Ahmad Soebardjo.

Kebetulan kediaman Beliau ini dekat sekali dengan kantor kita. Tepatnya di Jalan Cikini Raya. Saya kemudian berkomunikasi juga dengan tokoh-tokoh TNI seperti Ishak Djuarsa. Dengan Pak Hoegeng yang tokoh polisi. Itu kita komunikasi terus.

Nah, pada tahun 1979-1980 itu saya mendaftar kerja di Lembaga Studi Pembangunan (LSP), yang dipimpin oleh Mas Adi Swasono. Di situ ada juga Mas Cipto, Mas Dawam Rahardjo, bahkan Gus Dur. Orang-orang hebat semua itu. Saya staf waktu itu, tapi dalam diskusi kita sama.

Dalam kerja kita staf. Tapi dalam berdialog, berdiskusi, kita selalu nggak masalah. Kadang-kadang Fachry Ali gabung. Banyak sekali. Bang Jimmly Asshidique juga kadang sering datang di situ. Jenderal-jenderal yang purnawirawan juga hadir. (bersambung)

 

 

Komentar

Your email address will not be published.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius
Go toTop

Jangan Lewatkan

Ketika Demokrasi Diperjuangkan: Membaca Indonesia Melalui Autobiografi Erros Djarot

“Sebuah bangsa tidak kehilangan demokrasinya dalam satu malam. Demokrasi mulai

Kudatuli: Sudahkah Bangsa Ini Belajar?

JAKARTA – Setiap tanggal 27 Juli, ingatan bangsa ini kembali
toto slot situs togel situs togel
toto slot
slot88