MAKKAH— Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’i, mengapresiasi penyelenggaraan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang dinilainya berlangsung lebih tertata dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Berbagai pembenahan yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah disebut membuat jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih nyaman dan terarah.
“Saya melihat penataan Armuzna tahun ini jauh lebih baik. Jemaah lebih mudah mengenali lokasi tenda dan pergerakan jemaah juga lebih tertib,” ujar Syafi’i di Mina, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, salah satu perbaikan yang paling terasa adalah sistem penempatan tenda yang dilengkapi identitas kloter dan nama jemaah. Sistem tersebut memudahkan jemaah menemukan lokasi tenda masing-masing sehingga mengurangi potensi kebingungan saat berada di kawasan Armuzna.
“Tenda-tenda sudah tertata rapi dan jemaah bisa mengetahui lokasi mereka dengan mudah,” katanya.
Syafi’i juga menyoroti pola pemberangkatan jemaah dari hotel menuju Arafah yang dilakukan secara bertahap. Skema tersebut dinilai mampu mencegah penumpukan jemaah dan membuat proses keberangkatan berjalan lebih tertib.
“Jemaah diberangkatkan berdasarkan pemanggilan. Yang belum dipanggil tetap menunggu di kamar sehingga prosesnya lebih tertib,” ujarnya.
Ia menilai pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah hingga Mina juga berlangsung lebih baik dibanding musim haji sebelumnya. Menurutnya, petugas mampu mengelola mobilitas jemaah dengan lebih efektif sehingga kasus jemaah tersesat atau kebingungan selama perjalanan dapat diminimalkan.
“Pergerakan jemaah lebih teratur dan pelayanan petugas di lapangan sangat membantu,” katanya.
Selain penataan pergerakan, Syafi’i mengapresiasi penyediaan armada golfcar yang digunakan untuk membantu mobilitas jemaah, terutama kelompok lansia dan jemaah yang mengalami kesulitan beradaptasi dengan kondisi di Mina.
“Golfcar sangat membantu jemaah, khususnya lansia. Ini inovasi yang sangat baik dan perlu ditambah pada tahun mendatang,” ujarnya.
Menurut Syafi’i, inovasi tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan jemaah selama menjalani fase puncak ibadah haji.
Syafi’i menilai keberhasilan pengelolaan Armuzna tahun ini tidak terlepas dari kepemimpinan yang aktif hadir di lapangan. Ia menyebut kehadiran Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf serta Wakil Menteri Daniel Anzar Simanjuntak memberikan motivasi tersendiri bagi para petugas.
“Pimpinan hadir langsung di lapangan dan itu memberikan energi positif bagi seluruh petugas untuk bekerja maksimal melayani jemaah,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kinerja petugas haji Indonesia mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk otoritas Arab Saudi.
“Petugas haji Indonesia menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang sangat baik,” ujarnya.
Syafi’i berharap berbagai capaian pada penyelenggaraan Armuzna tahun ini dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang, sehingga jemaah Indonesia dapat beribadah dengan lebih aman, nyaman, dan khusyuk.*
